Pengembangan Kreativitas dan Kompetensi Entrepreneurship Santri dengan Pelatihan Pembuatan Buket
DOI:
https://doi.org/10.59106/salwatuna.v5i3.481Keywords:
Pelatihan Buket, Kreativitas dan Kompetensi EntrepreneurshipAbstract
This community service activity aims to enhance the creativity an
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan kewirausahaan santriwati melalui pelatihan pembuatan buket di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Dawuhan Situbondo. Adapun masalah yang melatarbelakangi adalah rendahnya kemampuan teknis dan pemahaman kewirausahaan santriwati dalam menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai jual. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif partisipatif, dimana instrumen pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan mencakup penyampaian materi kewirausahaan dan kreativitas, pengenalan alat serta bahan, dan praktik langsung pembuatan buket dalam kelompok kecil. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan buket dengan variasi desain lebih beragam dan penataan lebih rapi. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang nilai tambah produk dan peluang usaha, yang tercermin dari kemampuan merancang konsep pemasaran sederhana. Keterampilan teknis meningkat seiring dengan kemampuan mengaplikasikan ide kreatif secara mandiri maupun kolaboratif. Interaksi kelompok mendorong kerja sama yang lebih baik dan penguatan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi tantangan produksi. Proses praktik langsung membuat peserta lebih terbiasa dengan alur pembuatan buket dari awal hingga siap dipasarkan. Kesadaran kewirausahaan berkembang melalui diskusi dan refleksi terhadap potensi bisnis yang dapat dijalankan. Pemantauan dan umpan balik selama kegiatan membantu peserta memperbaiki kualitas produk secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pelatihan pembuatan buket efektif dalam menumbuhkan keterampilan teknis, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan santriwati, dan disarankan agar kegiatan selanjutnya menekankan pengembangan strategi pemasaran dan manajemen usaha berbasis kelompok secara lebih komprehensif.
d entrepreneurial skills of female students through bouquet-making training at Salafiyah Syafi’iyah Islamic Boarding School, Dawuhan Situbondo. This study employs a qualitative approach with a descriptive design to describe the training process and its impact on the participants. The subjects of the activity consisted of approximately 30 female students. Data collection methods were carried out through observation, interviews, and documentation, while the implementation of the activity used a practice-based training method (learning by doing), which included material delivery, introduction to tools and materials, and hands-on practice in small groups. The results of the activity indicate an improvement in participants’ technical skills and creativity in making bouquets, as evidenced by more varied and neatly produced products. In addition, participants’ entrepreneurial understanding also increased, particularly in terms of product value addition and business opportunities. Based on interview results, approximately 85% of participants expressed readiness to try marketing their products independently. This training also enhanced participants’ self-confidence and encouraged collaboration in developing group-based business ventures. Therefore, bouquet-making training is effective as an effort to empower female students in developing creative and entrepreneurial capacities.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dassucik, Agusti, Ahmad Hafas Rasyidi, Siti Dwi Amriani , Dina Anggraini Susanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









