https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/issue/feedSalwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat2026-05-05T14:07:21+00:00Akhmad Ghasi Pathollahakhmadpathollah91@gmail.comOpen Journal Systems<p>Salwatuna adalah jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari untuk peningkatan <em>out-put</em> penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini memuat kajian pendidikan dan kependidikan Islam dan kedua kajian itu dalam kaitannya dengan berbagai disiplin keilmuan lain secara interdisipliner atau multidisipliner. Tujuan adanya jurnal ini adalah melaksanakan diseminasi keilmuan dalam wujud distribusi hasil penelitian sekaligus bentuk konkret dari pengamalan keilmuan dan wujud pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini terbit secara berkala dalam periode 4 bulanan, yakni Pebruari, Juni dan Oktober. e-ISSN 2797-2429</p>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/482Pengembangan Keterampilan Berwirausaha Mahasiswa Berbasis Pelatihan Membatik pada Batik Benang Ratu2026-05-05T14:07:21+00:00Dassucik Dassucikdassucik75@gmail.comAhmad Hafas Rasyidihafasrasyidi12@gmail.comNur Azizahnurazizah23@gmail.comSiti Dwi Amrianisitamriani24@gmail.comFajar Kurniadikurniadish46@gmail.comFairous Shafira Hudashafirous25@gmail.com<p>Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa berbasis pelatihan keterampilan membatik sekaligus menumbuhkan melalui kolaborasi dengan Batik Benang Ratu. Dalam konteks ini, kemampuan mahasiswa dalam membatik sangat rendah disebabkan kurangnya perhatian akan hal tersebut serta minimnya pemahaman tentang peluang usaha berbasis budaya lokal. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan bersifat partisipatif dan langkah-langkah pelaksanaan meliputi pemaparan materi, praktik membatik, hingga inovasi produk bernilai ekonomis. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap teknik membatik secara menyeluruh, mampu merancang desain batik secara mandiri, dan melakukan pencantingan serta pewarnaan dengan bahan alami. Peserta juga menunjukkan kemampuan mengubah kain perca menjadi produk kreatif seperti tas, memahami strategi pemasaran, dan menyusun konsep kewirausahaan sederhana. Selain itu, kegiatan meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam menghasilkan produk yang layak dipasarkan, menumbuhkan kreativitas dalam desain, serta memberikan pengalaman langsung tentang proses produksi batik profesional. Interaksi dengan pelaku usaha batik memberikan wawasan tentang manajemen usaha dan pemasaran yang efektif. Kegiatan ini berkontribusi pada pelestarian budaya lokal melalui pemanfaatan teknik batik tradisional. Pengalaman tersebut mendorong peserta untuk menjadikan batik sebagai peluang usaha yang berkelanjutan. Sebagai rekomendasi, pengabdian berikutnya disarankan mengembangkan modul lanjutan yang fokus pada digital marketing dan ekspansi pasar batik agar keterampilan kewirausahaan peserta semakin maksimal</p>2026-03-02T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Dassucik, Ahmad Hafas Rasyidi, Nur Azizah, Siti Dwi Amriani, Fajar Kurniadi, Fairous Shafira Huda