Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna <p>Salwatuna adalah jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari untuk peningkatan <em>out-put</em> penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini memuat kajian pendidikan dan kependidikan Islam dan kedua kajian itu dalam kaitannya dengan berbagai disiplin keilmuan lain secara interdisipliner atau multidisipliner. Tujuan adanya jurnal ini adalah melaksanakan diseminasi keilmuan dalam wujud distribusi hasil penelitian sekaligus bentuk konkret dari pengamalan keilmuan dan wujud pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini terbit secara berkala dalam periode 4 bulanan, yakni Pebruari, Juni dan Oktober. e-ISSN 2797-2429</p> Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari en-US Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat 2797-2429 Pemberdayaan Tenaga Pendidik melalui Pendekatan Pembelajaran Interaktif untuk Optimalisasi Retensi Memori Santri https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/553 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan tenaga pendidik TPQ Baitur Rahmah melalui adopsi pendekatan pembelajaran edukatif interaktif sebagai upaya mengoptimalkan retensi memori santri dalam pembelajaran mengaji. Kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pengabdian partisipatif melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan pemberdayaan, pendampingan, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pemberdayaan berhasil meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dalam mengelola pembelajaran yang lebih aktif, komunikatif, dan menyenangkan melalui penerapan permainan edukatif, kuis islami, ice breaking, tepuk semangat, serta komunikasi dua arah. Peningkatan kompetensi tenaga pendidik tersebut berdampak pada meningkatnya fokus belajar, partisipasi aktif, motivasi, dan retensi memori santri dalam mengingat hafalan surat pendek, bacaan tajwid, serta materi pembelajaran mengaji lainnya. Dengan demikian, pemberdayaan tenaga pendidik melalui adopsi pendekatan pembelajaran edukatif interaktif menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mengaji sekaligus memberikan alternatif pembelajaran yang berkelanjutan bagi tenaga pendidik dalam mengoptimalkan retensi memori santri di lingkungan TPQ.</p> Rifa Muslihatin Nufus Nufus Muzammil Muzammil Copyright (c) 2026 Rifa Muslihatin Nufus Nufus, Muzammil https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-27 2026-07-27 6 2 78 92 10.59106/salwatuna.v6i2.553 Pendampingan Pengembangan Media Ular Tangga sebagai Inovasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/554 <p>Rendahnya motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi salah satu tantangan yang dihadapi SD Negeri Sumber Kejayan 04. Kondisi ini dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran yang belum mampu melibatkan peserta didik secara aktif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pendampingan pengembangan media ular tangga PAI sebagai inovasi pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan, memanfaatkan, dan mengoptimalkan media ular tangga PAI agar lebih efektif dan berkelanjutan dalam proses pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini menggunakan pendekatan <em>Participatory Action Research (PAR</em>) dan langkah-langkahnya meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan penyusunan bank soal PAI, pendampingan pengembangan media ular tangga kelompok, penyusunan panduan penggunaan media, serta simulasi implementasi dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru berhasil mengembangkan bank soal yang terstruktur, memodifikasi media ular tangga menjadi format kelompok yang lebih partisipatif, serta menyusun panduan penggunaan media sebagai pendukung implementasi pembelajaran. Selain itu, keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran meningkat karena media memungkinkan interaksi dan partisipasi yang lebih luas. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan media ular tangga PAI dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran aktif, meningkatkan motivasi belajar peserta didik, serta memperkuat budaya inovasi pembelajaran di lingkungan sekolah dasar.</p> Nabilah Hayyu Palupi Muzammil Muzammil Copyright (c) 2026 Nabilah Hayyu Palupi, Muzammil https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-12 2026-06-12 6 2 93 103 10.59106/salwatuna.v6i2.554 Dakwah Bil-Hal melalui Pendidikan Ekologi Islam dalam Pemanfaatan Limbah Organik Sekolah https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/564 <p>Permasalahan sampah organik di lingkungan sekolah masih menjadi isu krusial yang belum dikelola secara optimal, padahal dalam perspektif Islam menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari iman dan tugas kekhalifahan manusia di bumi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dakwah <em>bil-hal</em> melalui pendidikan ekologi Islam dalam inovasi pemanfaatan limbah organik sekolah di SMA-Islam Nurul Hidayah Banyu Putih dan SMK NU Wringin Bondowoso. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi empat tahapan: 1) Sosialisasi dan penyadaran ekoteologi Islam melalui kajian ayat-ayat ekologis (<em>Fiqh Al-Bi'ah</em>) tentang konsep <em>khalifah fil ardh</em>, <em>thaharah</em>, dan larangan <em>israf</em>; 2) Pelatihan dan demonstrasi pengolahan limbah organik; 3) Praktik dan pendampingan pembuatan kompos, pupuk organik cair, dan <em>eco-enzyme</em> dari sampah sisa kantin dan dedaunan; 4) Evaluasi dan pembentukan kader peduli lingkungan sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan kesadaran ekologis siswa sebesar 85% yang menginternalisasi nilai Islam <em>Rahmatan Lil 'Alamin</em> dalam menjaga lingkungan. Secara fisik, program ini berhasil mengurangi volume sampah organik sekolah hingga 70% dan menghasilkan 120 kg kompos serta 40 liter <em>eco-enzyme</em> yang dimanfaatkan untuk penghijauan sekolah dan kebun produktif. Terbentuknya Bank Kompos Sekolah dan Komunitas Santri Peduli Lingkungan menjadi indikator keberlanjutan program. Kegiatan ini membuktikan bahwa dakwah bil-hal melalui pendidikan ekologi Islam efektif sebagai model pemberdayaan untuk mewujudkan sekolah yang bersih, hijau, dan berkah.</p> Abu Khaer M. Ulum Copyright (c) 2026 Abu Khaer, M. Ulum https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-16 2026-06-16 6 2 104 112 10.59106/salwatuna.v6i2.564