Dakwah Bil-Hal melalui Pendidikan Ekologi Islam dalam Pemanfaatan Limbah Organik Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.59106/salwatuna.v6i2.564Keywords:
Dakwah Bil-Hal, Limbah Organik, Pendidikan EkologiAbstract
Permasalahan sampah organik di lingkungan sekolah masih menjadi isu krusial yang belum dikelola secara optimal, padahal dalam perspektif Islam menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari iman dan tugas kekhalifahan manusia di bumi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dakwah bil-hal melalui pendidikan ekologi Islam dalam inovasi pemanfaatan limbah organik sekolah di SMA-Islam Nurul Hidayah Banyu Putih dan SMK NU Wringin Bondowoso. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi empat tahapan: 1) Sosialisasi dan penyadaran ekoteologi Islam melalui kajian ayat-ayat ekologis (Fiqh Al-Bi'ah) tentang konsep khalifah fil ardh, thaharah, dan larangan israf; 2) Pelatihan dan demonstrasi pengolahan limbah organik; 3) Praktik dan pendampingan pembuatan kompos, pupuk organik cair, dan eco-enzyme dari sampah sisa kantin dan dedaunan; 4) Evaluasi dan pembentukan kader peduli lingkungan sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan kesadaran ekologis siswa sebesar 85% yang menginternalisasi nilai Islam Rahmatan Lil 'Alamin dalam menjaga lingkungan. Secara fisik, program ini berhasil mengurangi volume sampah organik sekolah hingga 70% dan menghasilkan 120 kg kompos serta 40 liter eco-enzyme yang dimanfaatkan untuk penghijauan sekolah dan kebun produktif. Terbentuknya Bank Kompos Sekolah dan Komunitas Santri Peduli Lingkungan menjadi indikator keberlanjutan program. Kegiatan ini membuktikan bahwa dakwah bil-hal melalui pendidikan ekologi Islam efektif sebagai model pemberdayaan untuk mewujudkan sekolah yang bersih, hijau, dan berkah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abu Khaer, M. Ulum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









