Strategic Management in Public Library: Empowering Community Reading Habits at Regional Level
DOI:
https://doi.org/10.59106/attahsin.v6i2.500Kata Kunci:
Strategic Management, Public Library, Archipelagic Literacy, Community IncubationAbstrak
Penelitian ini berjudul “Strategi Kepala Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat di Perpustakaan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una”. Penelitian ini berfokus pada (1) Bagaimana strategi kepala perpustakaan dalam meningkatkan minat baca di Perpustakaan Daerah Tojo Una-Una. (2) Kendala yang dihadapi kepala perpustakaan dalam meningkatkan minat baca di Perpustakaan Daerah Tojo Una-Una.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi untuk memperoleh gambaran yang sistematis mengenai strategi dan kendala yang dihadapi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi kepala perpustakaan dalam meningkatkan minat baca di Perpustakaan Daerah Tojo Una-Una meliputi pengembangan koleksi dan perluasan akses bacaan, pengembangan layanan perpustakaan, penguatan kemitraan dan jejaring literasi, penataan serta pengelolaan koleksi, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi layanan. Dalam pengembangan koleksi, kepala perpustakaan menjalin kerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui program bantuan buku yang disalurkan ke rumah ibadah di wilayah Ampana Kota. Perpustakaan juga melaksanakan layanan perpustakaan keliling ke sekolah tingkat SMP dan SMA serta memberikan pendampingan kepada mahasiswa dalam penelusuran referensi akademik. Selain itu, kemitraan dengan komunitas literasi dan organisasi kemasyarakatan memperkuat gerakan literasi secara kolaboratif. (2) Kendala yang dihadapi kepala perpustakaan dalam meningkatkan minat baca di Perpustakaan Daerah Tojo Una-Una meliputi keterbatasan koleksi buku akademik yang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan mahasiswa, minat baca masyarakat yang masih bersifat situasional, serta keterbatasan anggaran daerah yang menyebabkan pengadaan koleksi masih bergantung pada bantuan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan minat baca masyarakat memerlukan strategi yang terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan, serta dukungan anggaran yang memadai agar perpustakaan dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat literasi dan sumber belajar masyarakat.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fitra, Rusdin, Masmur, Irawan Hadi Patanggu, Andi Nurfaizah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







