Total Quality Management and Pedagogical Thought in Islamic Higher Education: A Conceptual Analysis
DOI:
https://doi.org/10.59106/attahsin.v6i1.408Kata Kunci:
Total Quality Management , Islamic higher educationAbstrak
Kualitas pendidikan tinggi islam jadi isu strategis bersamaan meningkatnya tuntutan akreditasi, energi saing lulusan, serta akuntabilitas tata kelola akademi besar. Dalam konteks ini, Total Quality Management (TQM) banyak diadopsi selaku pendekatan manajemen buat menjamin kenaikan kualitas secara berkepanjangan lewat keterlibatan segala komponen institusi serta fokus pada kepuasan pemangku kepentingan. Beberapa riset menampilkan kalau TQM berkontribusi signifikan terhadap kenaikan mutu layanan akademik serta daya guna penyelenggaraan pendidikan tinggi. Walaupun demikian, implementasi TQM di pendidikan tinggi kerap kali lebih menekankan aspek administratif serta prosedural, semacam pemenuhan standar akreditasi serta dokumen kualitas, dibanding penguatan kualitas proses pendidikan di kelas. Sementara itu, proses pendidikan ialah inti layanan akademik yang secara langsung memastikan mutu kompetensi lulusan. Oleh sebab itu, dibutuhkan pendekatan konseptual yang sanggup mengintegrasikan kerangka manajerial TQM dengan landasan pedagogis yang kokoh. Postingan ini bertujuan menganalisis serta mensintesiskan pelaksanaan TQM dalam pendidikan tinggi islam berbasis pemikiran Rusdi Ahmad Thu’ aimah. Lewat pendekatan kualitatif dengan tata cara riset kepustakaan, postingan ini menampilkan kalau gagasan Thu’ aimah menimpa kejelasan tujuan pendidikan, pendekatan komunikatif, penjenjangan kompetensi, serta penilaian berkepanjangan mempunyai kesesuaian konseptual dengan prinsip-prinsip TQM. Integrasi keduanya berpotensi menguatkan sistem penjaminan kualitas akademik di akademi besar Islam secara holistik.







