<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://ejournal.stitta.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-04-05T02:12:42Z</responseDate>
	<request metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/15</identifier>
				<datestamp>2022-08-03T04:23:55Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kepemimpinan Wanita sebagai Gerakan Emansipasi Berbasis Gender Awareness di Pondok Pesantren </dc:title>
	<dc:creator>Ulum, Bahrul </dc:creator>
	<dc:creator>Fairuz , Najmah </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Emansipasi Wanita</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kepemimpinan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pesantren</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk membangkitkan kobaran kiprah wanita sebagai pemimpin ummat. karena disadari sebagai kaum hawa, memiliki batasan tertentu untuk dapat tampil dimuka umum. Objek yang di kaji ialah ulama wanita pesantren “Bu Nyai” mengingat Bu Nyai adalah sosok&amp;nbsp; yang memiliki kewibawaan tinggi dan menjadi leader dalam lingkup pesantren. &amp;nbsp;Metode yang disuguhkan menggunakan jenis pendekatan deskriptif interpretatif dengan teknik pengambilan data observasi dan wawancara. Teknik Analisisnya menggunakan analisis isi. Hasil Menunjukkan bahwa peran kepemimpinan Bu Nyai&amp;nbsp; di pesantren sebagai bentuk dari emansipasi wanita dalam pembentukan relevansi kesetaraan gender di pondok pesantren, Di satu sisi merupakan salah satu embrio tampilnya ulama perempuan, di sisi lain memperlihatkan adanya berbagai faktor yang mempengaruhi dinamika kepemimpinan pesantren. Secara eksternal, kepemimpinan ulama perempuan muncul karena desakan modernisasi yang menimbulkan kesadaran di kalangan pesantren antara lain mengenai demokrasi, hak-hak asasi manusia dan emansipasi wanita atau feminisme. Ulama wanita dalam pesantren &amp;nbsp;memiliki tiga dimensi utama yakni: pertama, kepemimpinan yang memiliki wibawa yang tinggi, yakni menjadi uswah bagi orang lain. Kedua, motivator of inspiration yakni, sebagai motivator yang dapat menginspirasi orang lain. Ketiga, intellectual stimulation, yakni pewaris intelektual cendekiawan yang mentransfer ilmu-ilmu agama kepada orang lain sekaligus sebagai received of knowledge dari orang lain. Sehingga pada saat itulah terbentuknya leader of college yang partisipan terhadap perkembangan zaman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/15</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 1 (2021): Pendidikan dan Kependidikan Islam di Sekolah dan Pesantren  ; 1-26</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 1 (2021): Pendidikan dan Kependidikan Islam di Sekolah dan Pesantren  ; 1-26</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/15/14</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/16</identifier>
				<datestamp>2022-08-03T04:23:55Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Project Method Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa MTs. Darul Muhajirin Pekalangan Tenggarang Bondowoso</dc:title>
	<dc:creator>Susanti, Desi</dc:creator>
	<dc:creator>Jannah, Maulidatul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Project Method</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Motivasi Belajar Siswa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">MTs. Darul Muhajirin Pekalangan Tenggarang Bondowoso yang mana dapat dilihat pada orientasinya yang lebih mementingkan pada penguasaan praktik dan keterampilan. Namun, karena tahapan pembelajaran yang belum terkuasai oleh guru menghambat proses kegiatan belajar. Akan tetapi, dengan pembinaan-pembinaan tiap kali akan memulai pembelajaran, kesulitan tersebut dapat teratasi. Kini selama proses pembelajaran berlangsung, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran menjadi aktif. Tidak hanya pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits saja, di mata pelajaran yang lain pun siswa akan terlatih aktif dan kreatif. Sehingga dorongan untuk belajar siswa sangat tinggi, siswa sangat berantusias dalam mengikuti proses pembelajaran.
Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kuantitatif.Hal ini dilakukan karena sesuai dengan survey yang dilakukan serta memerlukan ketajaman dan kecermatan dalam mengamati masalah yang diteliti.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh yang signifikan dalam pembelajaran dengan menggunakan project method terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa di MTs. Darul Muhajirin Pekalangan Tenggarang Bondowoso</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/16</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 1 (2021): Pendidikan dan Kependidikan Islam di Sekolah dan Pesantren  ; 27-61</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 1 (2021): Pendidikan dan Kependidikan Islam di Sekolah dan Pesantren  ; 27-61</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/16/16</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/17</identifier>
				<datestamp>2022-08-03T04:23:55Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Manajemen Life Skill pada Sekolah Unggul melalui Teori Fishbone </dc:title>
	<dc:creator>Hidayah , Taufik </dc:creator>
	<dc:creator>Pathollah, Akhmad Ghasi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Manajemen Life Skill</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sekolah Unggul</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Teori Fishbone</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Skill peserta didik merupakan kapasitas yang dibutuhkan sehingga peserta didik untuk melaksanakan beberapa tugas yang merupakan pengembangan dari hasil training dan pengalaman yang didapat. Dengan adanya skill peserta didik maka peserta didik mampu mengoprasikan suatu pekerjaan secara mudah dan cermat.Keberadaan pembelajaran life skill diperlukan peserta didik sebagai kemampuan pada diri, selain itu diharapkan peserta didik mampu untuk menghadapi masalah dan dapat mencari solusinya. Pembelajaran ini lebih tepatnya jika terjun langsung, sehingga peserta didik tahu bagaimana kenyatannya. Kenyataan dilapangan, pembelajaran life skill di sekolah dapat perhatian yang cukup, alasannya adalah sekolah ingin mencetak anak didiknya menjadi peserta didik yang berpotensi dalam berbagai bidang baik itu bidang keilmuan maupun bidang keterampilan. Pengalaman belajar yang diperoleh peserta didikakan mengilhami mereka ketika menghadapi problema dalam kehidupan sesungguhnya. Dalam mengembangkan pengalaman belajar sedapat mungkin pengalaman belajar yang diberikan bukan hanya mengembangkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik, tetapi juga kecakapan hidup yang sangat diperlukan bagi kehidupan siswa kelak sebagai anggota masyarakat.Tujuan penelitian ini diantaranya untukmeningkatkan kecakapan akademik (academic skills) melalui pembelajaran kontekstual dengan menggunakan model pembelajaran berbasis life skillsehingga siswa lebih tertarik mengikuti pembelajaran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/17</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 1 (2021): Pendidikan dan Kependidikan Islam di Sekolah dan Pesantren  ; 62-74</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 1 (2021): Pendidikan dan Kependidikan Islam di Sekolah dan Pesantren  ; 62-74</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/17/15</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/18</identifier>
				<datestamp>2022-08-03T04:23:55Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Model-model Public Relation di Lembaga Pendidikan </dc:title>
	<dc:creator>Hidayat, Taufik </dc:creator>
	<dc:creator>Pathollah, Akhmad Ghasi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Public Relation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Lembaga Pendidikan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Public relation atau yang kita kenal dengan hubungan masyarakat adalah bagian penting dari manajemen terutama pada lembaga pendidikan yang bertujuan untuk memberikan informasi dan membentuk pelanggan yang royal terhadap product yang ditawarkan oleh lembaga pendidikan tentunya dengan berpegang teguh kepada kepuasan pelanggan (customer satisfaction) yang merupakan hal pertama dalam fungsi humas sebagai badan penghubung antara lembaga pendidikan dan pihak pengguna jasa pendidikan.
Dalam hubungan masyarakat (PR) ada empat model yang ditawarkan oleh seorang tokoh yang pertama adalah model Press agentry (agen pemberitaan atau agen pres) yang kedua Model public information (informasi publik) yang ketiga two way asymmetrical (dua arah asimetris) dan yang terakhir adalah model two way symmetrical (dua arah simetris). keempat model tersebut merupakan cara untuk mendeskripsikan dan memberikan pemahaman terkait mengapa sebuah praktek PR dilaksanakan oleh praktisi tersebut. Lembaga pendidikan sebagai wadah dari jasa pendidikan pasti memiliki manajemen kehumasan yang bertujuan untuk menginformasikan serta menghubungkan antara lembaga pendidikan dengan pelanggan atau penikmat jasa pendidikan dengan menerapkan beberapa model diatas. Oleh karenanya article ini akan membahas bagaimana menggunakan model-model public relation yang tepat dan sering digunakan pada lembaga pendidikan sebenarnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/18</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 1 (2021): Pendidikan dan Kependidikan Islam di Sekolah dan Pesantren  ; 75-91</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 1 (2021): Pendidikan dan Kependidikan Islam di Sekolah dan Pesantren  ; 75-91</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/18/17</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/19</identifier>
				<datestamp>2022-08-03T04:23:55Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">	أثر حفظ القرآن في استيعاب المفردات ومهارة الكلام العربي لطلاب المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية بوندووسو </dc:title>
	<dc:creator>Syarafah, Husnul Fadilatus </dc:creator>
	<dc:creator>Wassalwa, Siti Masyarafatul Manna</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">حفظ القرآن</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">استيعاب المفردات</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">مهارة الكلام العربي</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">&amp;nbsp;
&amp;nbsp;خلفية البحث هو لايزال تواجه تعليم اللغة العربية عقبات مختلفة مثل ظهور صعوبات مختلفة في عملية تعلم اللغة العربية. ويرى الطلاب أن تعليم اللغة العربية صعب بل أصعب من اللغات الأجنبية الأخرى. وبالإضافة إلى ذلك، أن استيعاب المهارات اللغوية قليل. ويهدف هذا البحث لمعرفة أثر حفظ القرآن في استيعاب المفردات ومهارة الكلام العربي لطلاب المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية بوندووسو، خاصة أثر طريقة التحفيظ في استيعاب المفردات وأثر طريقة التكرير في مهارة الكلام العربي. العينات هي طلاب شعبة الدين بعدد 69 طالبا. وجمع البيانات المستخدمة هي الاستبيان والوثائقية والملاحظة والمقابلة الشخصية. بناء على نتائج البحث نتجت: يوجد أثر حفظ القرآن في استيعاب المفردات ومهارة &amp;nbsp;الكلام العربي0.514 وهو أثر معتدل مع معامل التحديد26.41% و0.464 وهو أثر معتدل مع معامل التحديد 21.52% بدرجة الأخطاء 5%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/19</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 1 (2021): Pendidikan dan Kependidikan Islam di Sekolah dan Pesantren  ; 92-103</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 1 (2021): Pendidikan dan Kependidikan Islam di Sekolah dan Pesantren  ; 92-103</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/19/18</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/22</identifier>
				<datestamp>2022-03-01T08:50:53Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengembangan Kurikulum Madrasah Aliyah Al-Ishlah Dadapan Grujugan Bondowoso dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan</dc:title>
	<dc:creator>Pathollah, Akhmad Ghasi </dc:creator>
	<dc:creator>Kamil, Nur Azizahtus</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kurikulum</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mutu Pendidikan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Madrasah merupakan lembaga tafaqquh fi al-din yang selama ini telah memberikan andil cukup besar dalam pembinaan dan pengembangan kehidupan umat Islam di Indonesia terutama dalam pendidikan Islam. Namun seiring dengan perkembangan zaman, berbagai sisi kehidupan Madrasah dinilai oleh banyak kalangan memiliki kelemahan dan kekurangan. Output madrasah aliyah dianggap kurang kompetitif dalam percaturan persaingan kehidupan modern. Dalam menghadapi kenyataan tersebut, sebagai lembaga pendidikan Islam, Madrasah Aliyah Al-Ishlah melakukan berbagai pengembangan dalam meningkatkan mutu pendidikannya. Karena diharapkan dengan adanya mutu pendidikan&amp;nbsp; yang tinggi, maka akan mampu menghasilkan output atau lulusan siswa yang berkualitas, berkompetensi, dan unggul, yang nantinya siap terjun dan bersaing di dalam kehidupan masyarakat global. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/22</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Kependidikan Islam; 1-35</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Kependidikan Islam; 1-35</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/22/19</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/23</identifier>
				<datestamp>2022-03-01T08:50:53Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendidikan Holistik Dalam Mengembangkan Potensi Santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Maskuning Kulon Pujer Bondowoso</dc:title>
	<dc:creator>Susanti, Desi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Holistik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Potensi Santri</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Diantara sistem pendidikan modern pesantren adalah “pendidikan holistik”. Pendidikan holistik merupakan suatu filsafat pendidikan yang berangkat dari pemikiran bahwa pada dasarnya seorang individu dapat menemukan identitas makna dan tujuan hidup melalui hubungannya dengan masyarakat. Lingkungan alam, dan nilai-nilai spritual. Melalui pendidikan holistik, peserta didik di harapakan dapat menjadi dirinya sendiri (learning to be). Setiap manusia pasti memiliki yang namanya potensi dasar. Potensi dasar manusia adalah benih-benih yang dimiliki oleh manusia sejak lahir, bahkan sejak dalam kandungan ibunya. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa pendidikan holistik yang ada di Pondok Pesantren Miftahul Ulum mempunyai dua indikator, yaitu; Pendidikan nilai dan Pendidikan yang utuh. Pengembangan potensi santri dengan pendidikan holistik yang diterapkan memberikan dua sumbangsih besar terhadap pengembangan potensi santri, yaitu pengembangan potesi keterampilan santri dan pengembangan potensi akademik santri. Adapun faktor pendukung pendidikan holistik dalam mengembangkan potensi santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Maskuning Kulon Pujer Bondowoso adalah sarana prasarana yang cukup, fasilitas pembelajaran yang memadai dan tenaga pengajar yang kompeten (profesional). Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu, kurang memadainya pemanfaatan sarana prasarana dan rendahnya himmah atau kemauan santri dalam mengembangkan potensinya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/23</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Kependidikan Islam; 36-69</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Kependidikan Islam; 36-69</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/23/20</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/24</identifier>
				<datestamp>2022-03-01T08:50:53Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengembangan Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Toleransi Siswa di SMP Negeri 1 Sukapura</dc:title>
	<dc:creator>Iqbal, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Agama Islam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Toleransi Siswa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">SMP Negeri 1 Sukapura yang menjadi subyek penelitian ini, merupakan salah satu pendidikan jenjang dasar yang teletak di Desa/Kecamatan Sukapura. Di sini, siswa penganut agama Islam dan penganut agama Hindu Tengger, belajar dalam satu atap. Ada ratusan siswa penganut Agama Hindu Tengger yang yang belajar di sekolah ini. Sehari-hari, mereka berbaur dengan siswa penganut agama Islam. Berkaitan dengan kondisi tersebut, SMP Negeri 1 Sukapura memiliki tantangan untuk menanamkan toleransi beragama siswa yang sudah terbangun, melalui pendidikan di sekolah. Utamanya melalui pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) berwasasan multicultural. Adapun hasil dalam penelitian tentang Pengembangan Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural Dalam Menanamkan Toleransi Beragama Siswa ini, adalah Bahwa pengembangan Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural di SMP Negeri Sukapura menerapkan model organisme/sistemik. Komponen-komponen dalam pendidikan, bersama dan bekerjasama secara terpadu menuju tujuan tertentu, yaitu terwujudnya hidup yang religius atau dijiwai oleh ajaran dan nila-nilai agama. Para guru—meski bukan guru agama—juga memberikan pesan-pesan moral yang berkaitan dengan toleransi beragama.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/24</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Kependidikan Islam; 70-105</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Kependidikan Islam; 70-105</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/24/21</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/25</identifier>
				<datestamp>2022-03-01T08:50:53Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Model Promosi Madrasah di MTs at-Taqwa Bondowoso</dc:title>
	<dc:creator>Syarafah, Husnul Fadilatus </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Model Promosi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Madrasah </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Manajemen promosi madrasah dewasa ini memiliki peran strategis dan taktis di tengah kompetisi antar lembaga pendidikan yang semakin ketat dengan ragam nilai tawar berupa keunggulan layanan masing-masing. Dalam kontek ini berdasar observasi awal peneliti, Madrasah Tsanawiyah At Taqwa Bondowoso terus melakukan inovasi guna meningkatkan daya saing lembaga dengan memacu prestasi siswa melalui berbagai event olimpiade sains dan matematika. Adapun kesimpulan Penelitian ini adalah model promosi madrasah yang dikembangkan MTs At Taqwa Bondowoso di antaranya: 1). membentuk Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), publikasi madrasah melalui pengiklanan, mengadakan event yang melibatkan masyarakat, promosi penjualan, penjualan perseorangan, penjualan langsung dengan membuka stand&amp;nbsp; pendaftaran. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/25</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Kependidikan Islam; 106-127</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Kependidikan Islam; 106-127</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/25/22</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/26</identifier>
				<datestamp>2022-03-01T08:50:53Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Meningkatkan Aspek Perkembangan Kognitif Anak Melalui Permainan Tradisional Dakon Berbahan Alam</dc:title>
	<dc:creator>Sulalah, Asia Anis</dc:creator>
	<dc:creator>Nisak, Akyun </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Aspek Perkembangan Kognitif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Permainan Tradisional Dakon</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pendidikan merupakan bagian integral dalam pembangunan. Suatu rumusan nasional tentang istilah “pendidikan” adalah : pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Melalui pelaksanaan yang dilakukan untuk meningkatkan kegiatan belajar anak yang dilaksanakan oleh peneleti dari awal ialah membaca doa sebelum dimulai pelajaran, guru memperkenalkan diri kepada murid-murid, setelah itu menyebutkan macam-macam ciptaan-Nya, dan memasuki ke kegiatan inti adalah memperkenalkan permainan dakon, memberitahukan berapa lubang dakon, fungsi dan manfaat bermain dakon, serta yang paling penting adalah menghitung hasil akhir dari permainan yang dimainkan artinya menghitung hasil biji-bijian yang didapat serta mengelompokkan biji-bijian sesuai jenis, warna, dan semacamnya. Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini, mencakup aspek perkembangan kognitif anak yang melalui beberapa siklus yakni, siklus 1 dan siklus 2 mengalami peningkatan sesuai yang diinginkan oleh guru, dan peneliti, dalam meningkatkan aspek perkembangan kognitif melalui permainan tradisional dakon ialah dapat&amp;nbsp; memahami teman, memecahkan masalah yang ada, kemampuan berhitung anak menjadi lebih baik, mengenal benda-benda di sekitar kita, mengenal tumbuh-tumbuhan alam dan masih banyak lagi yang didapat anak dalam permainan dakon ini, hasilnya anak sangat merasa senamg dan nyaman tanpa paksaan mereka melakukannya dengan senang hati dan dengan melalui beberapa siklus maka pada siklus 2 mencapai peningkatan sebesar 83%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/26</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Kependidikan Islam; 128-152</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 2 (2021): Pengembangan Pendidikan dan Kependidikan Islam; 128-152</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/26/23</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/37</identifier>
				<datestamp>2022-08-03T06:27:13Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Implementasi Budaya Leadership Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Madrasah </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Implementasi Budaya Leadership Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Madrasah </dc:title>
	<dc:creator>Nuri Arisandi, Refli</dc:creator>
	<dc:creator>Rusdi, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Implementasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Budaya Leadership</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Peningkatan Mutu Pendidikan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemimpin yang baik tidak akan mencari kesalahan dengan membabi buta, atau menyalahkan didepan umum, marah di depan umum itu adalah pembunuhan karakter manusia, implikasinya adalah mereka akan diam dan males untuk kembali berinovasi dalam wadah kreatifitas karena tidak ada apresiasi (penghargaaan) sehingga hanya menjadi penurut dan mengatakan terserah pimpinan gimana enaknya saya manut saja, pemimpin yang terpenjara dalam penghormatan dan penghargaan akan merasa dihargai dan dihormati senangya bukan main padahal itu adalah nama lain dari tidurnya kreatifitas bawahan, yang lebih parah lagi pemimpin model top down instruction yang merupakan pengagum institusi hierarki menempatkan seorang leader sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di areal managemen merasa paling benar dan tabu untuk dikritik dan disalahkan. Ucapan Minta Maaf, Minta tolong, terima kasih tidak pernah keluar dalam verbal linguisticnya yang ada hanya prosedur, konsep, intruksi kaku yg haram untuk dikritik. Oleh karenanya perlu revitalisasi kepemimpinan di madrasah agar madrasah hebat.dan bermartabat. </dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pemimpin yang baik tidak akan mencari kesalahan dengan membabi buta, atau menyalahkan didepan umum, marah di depan umum itu adalah pembunuhan karakter manusia, implikasinya adalah mereka akan diam dan males untuk kembali berinovasi dalam wadah kreatifitas karena tidak ada apresiasi (penghargaaan) sehingga hanya menjadi penurut dan mengatakan terserah pimpinan gimana enaknya saya manut saja, pemimpin yang terpenjara dalam penghormatan dan penghargaan akan merasa dihargai dan dihormati senangya bukan main padahal itu adalah nama lain dari tidurnya kreatifitas bawahan, yang lebih parah lagi pemimpin model top down instruction yang merupakan pengagum institusi hierarki menempatkan seorang leader sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di areal managemen merasa paling benar dan tabu untuk dikritik dan disalahkan. Ucapan Minta Maaf, Minta tolong, terima kasih tidak pernah keluar dalam verbal linguisticnya yang ada hanya prosedur, konsep, intruksi kaku yg haram untuk dikritik. Oleh karenanya perlu revitalisasi kepemimpinan di madrasah agar madrasah hebat.dan bermartabat. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/37</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal ; 1-10</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal ; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/37/34</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/38</identifier>
				<datestamp>2023-09-29T04:04:51Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/39</identifier>
				<datestamp>2022-08-03T06:27:13Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli Dan Mengkonsumsi Ikan Lele Yang Diberi Pakan Bangkai Ayam Di Jambesari Bondowoso </dc:title>
	<dc:creator>Homaidi, Mohammad</dc:creator>
	<dc:creator>Burhanuddin, Ainur Rahman </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">tinjauan hukum islam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">praktek jual-beli</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dewasa ini, perkembangan budidaya ikan Lele telah dilakukan oleh masyarakat di berbagai Daerah, salah satunya adalah di desa Jambesari kec Bondowoso. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hukum jual beli dan hukum mengkonsumsi Lele yang telah diberi pakan bangkai ayam dalam perspektif hukum islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan Normatif empiris yang dilengkapi dengan metode wawancara. Sedangkan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi, wawancara, dan disertai dengan dokumentasi. Hasil penelitian&amp;nbsp; menunjukkan bahwa mengkonsusmsi Lele yang telah diberi pakan bangkai ayam mati hukumnya adalah halal jika memenuhi syarat-syarat berikut; (1) tidak ada perubahan terhadap rasa; (2) tidak menimbulkan terhadap perubahan bau, (3) tidak membahayakan dan (4) telah melalui proses karantina selama 3-4 hari. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/39</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal ; 20-32</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal ; 20-32</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/39/36</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/40</identifier>
				<datestamp>2022-03-11T03:39:17Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pertunangan Adat Madura Ditengah Perubahan Sosial Masyarakat Kangean </dc:title>
	<dc:creator>Muta'allim, Muta'allim</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Adat madura</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perubahan sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pertunangan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kangean adalah pulau yang memiliki berbagai macam tradisi, salah satunya tradisi pertunangan. Dewasa ini, tradisi pertunangan telah mengalami pergeseran yang drastis, dikarenakan hadirnya media teknologi, seperti, Televisi, Hp, Internet, dan sejenisnya. Televisi yang pada dasarnya merupakan media hiburan bagi masyarakat luas, namun bagi masyarakat kangean, Televisi menjadi salah satu penyebab terjadinya perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan penyebab terjadinya perubahan tersebut. Penelitian ini menggunakan data analisis. Metode kualitatif adalah metode yang bertujuan untuk memperoleh data deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah percakapan yang berkaitan dengan penyebab terjadinya pergeseran sosial budaya, data tersebut di transkip kedalam teks tertulis. Data dikumpulkan dengan teknik&amp;nbsp; wawancara, menyeleksi, mendeskripsikan dan vertifikasi. Data dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif yang berdasarkan pada teori Siswantoro. Kalimat&amp;nbsp; yang berkaitan dengan penyebab terjadinya pergeseran sosial budaya, dianalisis guna untuk mengidentifikasi dan mencegahnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tayangan-tayangan yang bersifat tidak mendidik di Televisi sangat mempengaruhi masyarakat kangean, khususnya dikalangan remaja. &amp;nbsp;Maka dari itu,&amp;nbsp; diperlukan kebijakan untuk membatasi lingkup globalisasi terhadap mana yang harus diterapkan dan mana yang harus di tolak. Hal ini diperlukan peran pemerintah masyarakat kangean untuk bertindak melalui kebijakan-kebijakan yang lebih mengarah pada pertimbangan-pertimbangan&amp;nbsp; sosial budaya. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/40</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 1 (2022): Islamic Value in Multicultural Education; 33-49</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 1 (2022): Islamic Value in Multicultural Education; 33-49</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/40/37</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/41</identifier>
				<datestamp>2022-03-01T08:43:48Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/51</identifier>
				<datestamp>2022-08-03T06:27:13Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Implikasi Model Promosi Madrasah Tsanawiyah At Taqwa Bondowoso dalam Meningkakan Kinerja Sekolah : Implikasi Model Promosi Madrasah Tsanawiyah At Taqwa Bondowoso dalam Meningkakan Kinerja Sekolah </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Implikasi Model Promosi Madrasah Tsanawiyah At Taqwa Bondowoso dalam Meningkakan Kinerja Sekolah : Implikasi Model Promosi Madrasah Tsanawiyah At Taqwa Bondowoso dalam Meningkakan Kinerja Sekolah </dc:title>
	<dc:creator>Abdus Syukur, Hayi </dc:creator>
	<dc:creator>Azizahtus Kamil, Nur </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Promosi Madrasah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kinerja Sekolah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Manajemen promosi madrasah dewasa ini memiliki peran strategis dan taktis di tengah kompetisi antar lembaga pendidikan yang semakin ketat dengan ragam nilai tawar berupa keunggulan layanan masing-masing. Dalam kontek ini berdasar observasi awal peneliti, Madrasah Tsanawiyah At Taqwa Bondowoso terus melakukan inovasi guna meningkatkan daya saing lembaga dengan memacu prestasi siswa melalui berbagai event olimpiade sains dan matematika. Adapun kesimpulan Penelitian ini adalah segmentasi dam positioning promosi madrasah yang dikembangkan MTs At Taqwa Bondowoso di antaranya : memetakan segmentasi promosi madrasah berdasar variable geografis, demografis dan psikografis secara terintegrasi, menetapkan sasaran promosi berdasar pemetaan peserta didik yang mendaftar tahun sebelumnya, serta mempertimbangkan aspek aksesbilitas dan keberlanjutan hubungan baik, memilih segmentasi promosi sasaran dengan strategi promosi terdiferensiasi dan non-diferensiasi secara kontekstual serta promosi terkonsentrasi dan promosi massal terpadu. Sementara positioning MTs at-Taqwa Bondowoso dalam konteks persaingan antara sekolah lain diantaranya : akreditasi kelembagaan, pendidikan agama islam dengan system pesantren, pendidikan sains ilmu pengetahuan alam, program baca baca cepat kitab kuning dengan metode amtsilati dan pengembangan kemampuan motoric siswa melalui kegiatan ekstrakurikuleryang dibina secara professional. </dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Manajemen promosi madrasah dewasa ini memiliki peran strategis dan taktis di tengah kompetisi antar lembaga pendidikan yang semakin ketat dengan ragam nilai tawar berupa keunggulan layanan masing-masing. Dalam kontek ini berdasar observasi awal peneliti, Madrasah Tsanawiyah At Taqwa Bondowoso terus melakukan inovasi guna meningkatkan daya saing lembaga dengan memacu prestasi siswa melalui berbagai event olimpiade sains dan matematika. Adapun kesimpulan Penelitian ini adalah segmentasi dam positioning promosi madrasah yang dikembangkan MTs At Taqwa Bondowoso di antaranya : memetakan segmentasi promosi madrasah berdasar variable geografis, demografis dan psikografis secara terintegrasi, menetapkan sasaran promosi berdasar pemetaan peserta didik yang mendaftar tahun sebelumnya, serta mempertimbangkan aspek aksesbilitas dan keberlanjutan hubungan baik, memilih segmentasi promosi sasaran dengan strategi promosi terdiferensiasi dan non-diferensiasi secara kontekstual serta promosi terkonsentrasi dan promosi massal terpadu. Sementara positioning MTs at-Taqwa Bondowoso dalam konteks persaingan antara sekolah lain diantaranya : akreditasi kelembagaan, pendidikan agama islam dengan system pesantren, pendidikan sains ilmu pengetahuan alam, program baca baca cepat kitab kuning dengan metode amtsilati dan pengembangan kemampuan motoric siswa melalui kegiatan ekstrakurikuleryang dibina secara professional. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/51</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal ; 42-56</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal ; 42-56</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/51/45</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/63</identifier>
				<datestamp>2022-08-03T06:27:13Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penyuluhan Hukum Tentang Perlindungan Hukum Bagi Anak dan Perempuan dalam Hukum Pidana Indonesia Bagi Santriwati Pondok Pesantren Nurul Jadid</dc:title>
	<dc:creator>Mushafi, Mushafi</dc:creator>
	<dc:creator>Iskandar, Adi</dc:creator>
	<dc:creator>Athourrahman, Athourrahman</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Hasanah, Lailatu</dc:creator>
	<dc:creator>Jannah, Miftahul</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Arifah, Faizah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penyuluhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perlindungan Hukum</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Anak dan Perempuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hukum Pidana</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengabdian kepada masyarakat ini dikemas dengan penyuluhan hukum dengan tema “Penyuluhan Hukum Tentang Perlindungan Hukum Bagi Anak dan Perempuan dalam Hukum Pidana Indonesia Bagi Santriwati Pondok Pesantren Nurul Jadid”. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan hukum tentang perlindungan anak dan perempuan bagi santri PP. Nurul Jadid. Melalui penyuluhan hukum ini diharapkan santri PP. Nurul Jadid memiliki wawasan tentang bagaimana keberpihakan hukum terhadap anak den perempuan. Mengapa, karena selama ini banyak anak-anak di bawah umur dan perempuan seringkali menjadi korban intimidasi dan diterlantarkan atau dipaksa bekerja tatakala masih berada di bawah umur. Atas dasar inilah maka penting dilakukan penyuluhan hukum bagi santriwati PP. Nurul Jadid sebagai calon ibu dan orang tua agar tidak menjadi korban diskriminasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/63</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal ; 33-41</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal ; 33-41</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/63/61</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/64</identifier>
				<datestamp>2022-03-11T03:39:17Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Islamic Culture in Purwakarta Regency</dc:title>
	<dc:creator> Tabroni, Imam</dc:creator>
	<dc:creator>Purnama Sari, Rini</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">History of Islamic Culture</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Purwakarta Regency</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">History of Islamic Culture in Purwakarta Regency, West Java since the 17th century has embraced Islam. Previously the people of Purwakarta adhered to the Sunda Wiwitan belief. The entry of Islam in Purwakarta did not escape the role of the First Regent, Singa Perbangsa I, whose territory covered Karawang, Cikampek, and Purwakarta is bordered by Bandung. The name Purwakarta was given on August 23, 1830, or on the 4th of Rabiul awal 1250 Hijriah. The origin of the name Purwakarta is closely related to the spread of Islam and the existence of the Great Mosqu (Masjid Agung), or currently the Great Mosque of Baing Yusuf Purwakarta. On 1830 Cutak attended an assembly at the Pendopo which is currently the Office of the Regent of Purwakarta, during the leadership of Dalem Solawat (R.A. Suryawinata). This study uses a qualitative methodology, data taken through interviews, observations and documentation. and book literacy. Primary data is data regarding the history of Purwakarta Regency. Baeng Yusuf and Mama Sempur, the Grand Mosque and the Regent's Office (Pendopo) Secondary data can be obtained from books and the Internet. The research was conducted in Purwakarta Regency from January 2022 to February 2022 for two months. The purpose of this study was to obtain information about the history of Islamic Culture in Purwakarta Regency. The results obtained are that the people of Purwakarta Regency, West Java, have embraced Islam since the 18th century. Starting from the First Regent of the Singaperbangsa 1, the spread of Islam was then spread by Waliyullah figures, including Baeng Yusuf and Mama Sempur. Evidence of Islamic historical heritage, including the people of Purwakarta Regency until 2022, the majority are Muslims. has the Great Mosque. The Regent's Hall has Islamic nuances and others.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/64</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 1 (2022): Islamic Value in Multicultural Education; 1-8</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 1 (2022): Islamic Value in Multicultural Education; 1-8</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/64/62</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/65</identifier>
				<datestamp>2022-03-11T03:39:17Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kepemimpinan Kyai dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikultur di Pondok Pesantren</dc:title>
	<dc:creator>Manna Wassalwa, Siti Masyarafatul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kepemimpinan Kyai</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Nilai-Nilai Multikultur Pesantren</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kyai di pondok Pesantren dalam melakukan proses kepemimpinan untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok dalam keberagaman latar belakang budaya yang berbeda dalam satu naungan dan tujuan pondok Pesantren tercapai. Keberadaan seorang kiai sebagai pimpinan pondok Pesantren, ditinjau dari peran dan fungsinya, dipandang sebagai fenomena kepemimpian yang unik dan sangat menarik serta dinamik. Kepemimpinan kyai dalam membangun nilai-nilai keberagaman dengan menggunakan peningkatan kualitas keilmuan dan pengetahuan, kualitas perilaku yang baik dan menjadi contoh (uswah) serta kesadaran dalam membina keberagaman yang ada, dengan mengembangkan integritas kepemimpinan pada masyarakatnya, keluarganya dan santrinya maka harus mempunyai strategi yaitu menghargai keluarga, teman atau orang lain, bangun kepercayaan antar individu dan ciptakan keharmonisan, perkuat nilai-nilai keberagaman dari bebragai multi kultur bersama. menciptakan komunikasi yang memiliki kebanggaan tertentu&amp;nbsp; dan menemukan dasar-dasar pijakan bersama.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/65</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 1 (2022): Islamic Value in Multicultural Education; 9-18</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 1 (2022): Islamic Value in Multicultural Education; 9-18</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/65/63</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/65</identifier>
				<datestamp>2023-09-29T03:36:31Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/66</identifier>
				<datestamp>2022-03-11T03:39:17Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Manajemen Pembelajaran Tahfidzul Qur’an di Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso</dc:title>
	<dc:creator>Wafi, Ali</dc:creator>
	<dc:creator>Subaidi, Subaidi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">ManajemenPembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tahfidzul Qur’an</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran Tahfidzul Qur’an di Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso. Penelitian ini menggunakan kualitatif yang bersifat study kasus yang dilakukan di MAN Bondowoso. Teknik pengumpulan data yang digunakan (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumenter. Dalam penelitian ini penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan model intraktif Miles dan Huberman, yaitu; reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dalam uji keabsahaan data, peneliti mengguanakan triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, diskusi sejawat dan member chek.Dalam penelitian ini peneliti menemukan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan tahfidzul qur’an di MAN Bondowoso yaitu: (1) Perencanaan pembelajaran tahfidzul qur’an jurusan keagamaan di MAN Bondowoso adalah sebagai berikut; penyusunan program kerja pembelajaran tahfidzul Qur’an, melibatkanguru dalam dalam penyusun perencanaan, melakukan perekrutan guru tahfidzul Qur’an. (2) Pelaksanakanpembelajaran tahfidzul qur’an jurusan keagamaan di MAN Bondowoso adalah sebagai berikut; penggunaan strategi kyang tepat, Memberikan motivasi, Metode menghafalkan Al Qur’an, Mengatur jadwal Murojaah, Peningkatan prestasi. (3) Evaluasi pembelajaran&amp;nbsp;&amp;nbsp; tahfidzul qur’an jurusan keagamaan di MAN Bondowoso adalah sebagi berikut; Tes tulis Al Qur’an, Siswa melanjutkan bacaan guru.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/66</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 1 (2022): Islamic Value in Multicultural Education; 19-34</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 1 (2022): Islamic Value in Multicultural Education; 19-34</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/66/64</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/67</identifier>
				<datestamp>2022-03-11T03:39:17Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Wisata Religi dalam Bingkai Eco Wisata (Studi Survey Destinasi Wisata Religi di Bondowoso)</dc:title>
	<dc:creator>Washil, Sobri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Wisata Religi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Eco Wisata</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Destinasi Wisata</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengabdian kepada masyarakat ini dikemas dengan pendampingan wisata religi dengan tema “Wisata Religi dalam Bingkai Eco Wisata”. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan sejarah dan keteladanan bagi masyarakat dan melalui pendampingan ini diharapkan masyarakat memiliki wawasan tentang bagaimana menempatkan tokoh sejarah dan keteladannya sebagai kiblat tindakan dan pemikiran. Mengapa, karena selama ini banyak masyarakat yang alpa terhadap sejarah dan bertindak di luar kearifan lokal yang telah dibangun oleh para pendahulunya. Atas dasar inilah maka penting dilakukan pendampingan wisata religi dalam bingkai eco wisata untuk membangun kesadaran sejarah masyarakat terhadap tokoh-tokoh pembangun pondasi peradaban di zaman lampau.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/67</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 1 (2022): Islamic Value in Multicultural Education; 35-44</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 1 (2022): Islamic Value in Multicultural Education; 35-44</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/67/65</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/92</identifier>
				<datestamp>2023-02-17T06:56:18Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/93</identifier>
				<datestamp>2022-09-16T22:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">THE INFLUENCE OF PRICE AND SOCIAL MEDIA PROMOTION FACEBOOK MARKETING ON PURCHASE DECISIONS FOR AM CLOTHING DISTROS IN BREBES</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">THE INFLUENCE OF PRICE AND SOCIAL MEDIA PROMOTION FACEBOOK MARKETING ON PURCHASE DECISIONS FOR AM CLOTHING DISTROS IN BREBES</dc:title>
	<dc:creator>Indayani, Yuni </dc:creator>
	<dc:creator>Sucipto, Hendri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">the effect of price</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">social media advertising</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">the effect of price</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">social media advertising</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstract
The purpose of the study was to determine and determine the effect of price and social mediaadvertisingonpurchasingdecisionsforAmClothBrebesdistribution.consideringthenumberofdistributions in Brebes, the approach used in this study is an associative approach. The population in thisstudy is infinity, with accidental sampling technique, so that a sample of 65 people was taken, the type ofdatacollectedtosupportthevariableswithaquestionnaire,thedataanalysistechniqueinthisstudyused,includedinstrumentaltest,validityandreliability,classicalassumptiontestincludednormality,multicollinearity,heteroscedasticity,multiplelinearregressionanalysis,ttestFtest,dataprocessingusingSPSSsoftwareprogram(statusticpackageforthesocialscienceb)0.25forwindows,theresultsofthestudyshow that partially, each price and promotion variable influence on purchasing decisions of Am ClothDistrosinBrebes,priceandpromotionvariablesaffectpurchasingdecisionsofAmClothDistrosinBrebes</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstract
The purpose of the study was to determine and determine the effect of price and social mediaadvertisingonpurchasingdecisionsforAmClothBrebesdistribution.consideringthenumberofdistributions in Brebes, the approach used in this study is an associative approach. The population in thisstudy is infinity, with accidental sampling technique, so that a sample of 65 people was taken, the type ofdatacollectedtosupportthevariableswithaquestionnaire,thedataanalysistechniqueinthisstudyused,includedinstrumentaltest,validityandreliability,classicalassumptiontestincludednormality,multicollinearity,heteroscedasticity,multiplelinearregressionanalysis,ttestFtest,dataprocessingusingSPSSsoftwareprogram(statusticpackageforthesocialscienceb)0.25forwindows,theresultsofthestudyshow that partially, each price and promotion variable influence on purchasing decisions of Am ClothDistrosinBrebes,priceandpromotionvariablesaffectpurchasingdecisionsofAmClothDistrosinBrebes</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/93</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process; 1-18</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process; 1-18</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/93/85</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/94</identifier>
				<datestamp>2022-09-16T22:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">THE CONCEPT OF CHARACTERISTICS AS A PRIMARY OPTIMIZATION STRATEGY IN PUBLIC SERVICE</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">THE CONCEPT OF CHARACTERISTICS AS A PRIMARY OPTIMIZATION STRATEGY IN PUBLIC SERVICE</dc:title>
	<dc:creator>Sopyan, Amrin </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Morality</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Public Service</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">, the concept of characteristics</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Morality</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Public Service</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">the concept of characteristics</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstract: The research aims to describe the concept of morality as a prime optimization strategy in public services. The research method used is descriptive qualitative. The researcher describes the situation regarding the implementation of public services as a form of optimal service implementation in administrative reform. The result showed that the concept of morality as a prime optimization strategy in public services is 6 characters including A for accountability, K for competence, H for harmony, L for loyalty, A for adaptive, and K for collaborative.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstract: The research aims to describe the concept of morality as a prime optimization strategy in public services. The research method used is descriptive qualitative. The researcher describes the situation regarding the implementation of public services as a form of optimal service implementation in administrative reform. The result showed that the concept of morality as a prime optimization strategy in public services is 6 characters including A for accountability, K for competence, H for harmony, L for loyalty, A for adaptive, and K for collaborative.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/94</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process; 19-26</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process; 19-26</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/94/86</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/95</identifier>
				<datestamp>2022-09-16T22:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">THE INFLUENCE OF SERVICE QUALITY AND PROMOTION ON CONSUMER PURCHASE DECISIONS OF CARDINAL JEANS: (Case Study at the Yogya Mall Keuntungan Department Store)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">THE INFLUENCE OF SERVICE QUALITY AND PROMOTION ON CONSUMER PURCHASE DECISIONS OF CARDINAL JEANS: (Case Study at the Yogya Mall Keuntungan Department Store)</dc:title>
	<dc:creator>Pahruri, Evan </dc:creator>
	<dc:creator>Fitralisma, Gian</dc:creator>
	<dc:creator>Afridah, Nur </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Service Quality</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Promotion</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Purchase Decision</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Service Quality</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Promotion</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Purchase Decision</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstract
This study aims to determine the effect of service quality and promotion on consumer purchasing decisions of cardinal jeans (Studi Toserba Yogya Mall Keuntungan), The population in this study were 1652 consumers. The criteria used as samples in this study are consumers who buy cardinal jeans using the slovin formula, so the number of samples is 100 respondents. This type of research is quantitative research. The data collection technique used to analyze is by distributing questionnaires in the form of questionnaires to consumers, the research was carried out using SPSS Version 25.0. The results were analyzed to determine the validity and reliability test, determination test, classical assumption test, multiple linear regression and multiple correlation, f test and t test and coefficient of determination test. Based on the results of this study, it shows that the quality of service and promotion of the purchasing decision of cardinal jeans at the department store of Yogyakarta Mall Keuntungan has a significant influence on the sales of cardinal jeans at the department store Yogya Mall Keuntungan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstract
This study aims to determine the effect of service quality and promotion on consumer purchasing decisions of cardinal jeans (Studi Toserba Yogya Mall Keuntungan), The population in this study were 1652 consumers. The criteria used as samples in this study are consumers who buy cardinal jeans using the slovin formula, so the number of samples is 100 respondents. This type of research is quantitative research. The data collection technique used to analyze is by distributing questionnaires in the form of questionnaires to consumers, the research was carried out using SPSS Version 25.0. The results were analyzed to determine the validity and reliability test, determination test, classical assumption test, multiple linear regression and multiple correlation, f test and t test and coefficient of determination test. Based on the results of this study, it shows that the quality of service and promotion of the purchasing decision of cardinal jeans at the department store of Yogyakarta Mall Keuntungan has a significant influence on the sales of cardinal jeans at the department store Yogya Mall Keuntungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/95</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process; 27-37</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process; 27-37</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/95/87</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/96</identifier>
				<datestamp>2022-09-16T22:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ASSISTANCE OFASSIGNED TEACHERS ON THE ACHIEVEMENT OF TPQ STUDENTS AT THE GUNUNG PANDAK ISLAMIC BOARDING SCHOOL, MALANG PERFORMANCE</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">ASSISTANCE OFASSIGNED TEACHERS ON THE ACHIEVEMENT OF TPQ STUDENTS AT THE GUNUNG PANDAK ISLAMIC BOARDING SCHOOL, MALANG PERFORMANCE</dc:title>
	<dc:creator>Husni, Muhammad </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">CBSA method</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Assignment Teacher</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Student Success</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">CBSA method</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Assignment Teacher</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Student Success</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstract
Tahfidzul qur'an and Tartil qur'an competitions are a type of competition at the TPQ level and Formal institutions organized by the Branch Leader of Muhammadiyah Tempur Donomulyo Malang. The competition was held in the month of Ramadan, with various delegates from other institutions including 76 institutions that took part in the contest with 500 participants, both tahfidz and tartil participants. The teacher assigned to be a pioneer in the victory event for the students of TPQ Gunung Pandak Malang, namely by applying the CBSA learning model as a form of the method he used. This study aims to determine the application of the CBSA learning model, namely the active student learning method, which means active student learning design, namely students are more active in learning than their teachers. So the teacher here only reprimands and corrects the student's mistakes in the material he is studying. The results of this study describe the success of students in the learning model using the CBSA model. The method used in this study is the CBSA method, which is an active student learning method, unlike other methods, CBSA is a simple method but affects student success. Assignment teacher as a motivation for students in reaping the success of a competition.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstract
Tahfidzul qur'an and Tartil qur'an competitions are a type of competition at the TPQ level and Formal institutions organized by the Branch Leader of Muhammadiyah Tempur Donomulyo Malang. The competition was held in the month of Ramadan, with various delegates from other institutions including 76 institutions that took part in the contest with 500 participants, both tahfidz and tartil participants. The teacher assigned to be a pioneer in the victory event for the students of TPQ Gunung Pandak Malang, namely by applying the CBSA learning model as a form of the method he used. This study aims to determine the application of the CBSA learning model, namely the active student learning method, which means active student learning design, namely students are more active in learning than their teachers. So the teacher here only reprimands and corrects the student's mistakes in the material he is studying. The results of this study describe the success of students in the learning model using the CBSA model. The method used in this study is the CBSA method, which is an active student learning method, unlike other methods, CBSA is a simple method but affects student success. Assignment teacher as a motivation for students in reaping the success of a competition.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/96</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process; 38-49</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process; 38-49</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/96/88</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/97</identifier>
				<datestamp>2022-09-16T22:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PROCESSING OF EDUCATION ASSESSMENT RESULTS IN THE EVALUATION OF LEARNING OUTCOMES</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">PROCESSING OF EDUCATION ASSESSMENT RESULTS IN THE EVALUATION OF LEARNING OUTCOMES</dc:title>
	<dc:creator>Adiyono, Adiyono</dc:creator>
	<dc:creator>Astuti, Herla </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Result Processing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Educational Assessment</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Evaluation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Norm Reference Assessment (PAN)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Benchmark Reference Assessment (PAP)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Result Processing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Educational Assessment</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Evaluation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Norm Reference Assessment (PAN)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Benchmark Reference Assessment (PAP)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstract
This study discusses how the results of educational assessments become a benchmark in determining student achievement. Giving a score is a result of an answer that can be converted into a number on the score. and the score obtained from a question that is answered by students correctly and can consider the weight of the answer. The main focus that we will discuss is the processing of educational assessment results. The purpose of this study was to determine the processing of educational assessment results. So that education can be used as a reference in processing student learning outcomes. Analyze how the processing of the assessment results in the learning process. Based on this goal, scoring is very important in learning, especially for students.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstract
This study discusses how the results of educational assessments become a benchmark in determining student achievement. Giving a score is a result of an answer that can be converted into a number on the score. and the score obtained from a question that is answered by students correctly and can consider the weight of the answer. The main focus that we will discuss is the processing of educational assessment results. The purpose of this study was to determine the processing of educational assessment results. So that education can be used as a reference in processing student learning outcomes. Analyze how the processing of the assessment results in the learning process. Based on this goal, scoring is very important in learning, especially for students.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/97</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process; 50-59</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process; 50-59</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/97/89</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/98</identifier>
				<datestamp>2023-02-17T07:00:24Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">A Optimizing Children's Intelligence with Storying Activities in Surakarta</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">A OPTIMIZING CHILDREN'S INTELLIGENCE WITH STORYING  ACTIVITIES IN KRATONAN, SERENGAN, SURAKARTA</dc:title>
	<dc:creator>Amin, Lailla Hidayatul</dc:creator>
	<dc:creator>Mu’in Abdullah, Mu’in Abdullah</dc:creator>
	<dc:creator>Alfian Eko Rochmawan, Alfian Eko Rochmawan</dc:creator>
	<dc:creator>Abdullah Hasan At Taufiqi, Abdullah Hasan At Taufiqi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Intelligence cannot be measured only based on academic intelligence tests or IQ, but by looking at a person's ability to solve every problem (problem solving) and the ability to create new products that have cultural value (creativity). This storytelling activity took place in RW 01 and 02 Kratonan and was held on February 23, 2022, with 60 children participating. This activity aims to optimize children's intelligence through fairy tales, provide knowledge of learning based on multiple intelligences in children's education, and apply learning based on multiple intelligences for children. With this intelligence, students can adapt and learn from experience. The results of the activity show that storytelling can develop children's intelligence and fairy tales can be used as a medium to tell something to children orally or give them a message. In storytelling, it can increase imagination and can shape its character and for creative children it will be easy to guess what will happen next to the fairy tale character. Fairy tales can make children active, love to read and can make children know the good things and avoid the bad things.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kecerdasan tidak dapat diukur hanya berdasarkan tes kecerdasan akademik atau IQ, tetapi dengan melihat kemampuan seseorang dalam memecahkan setiap masalah (problem solving) dan kemampuan menciptakan produk baru yang memiliki nilai budaya (kreativitas). Kegiatan mendongeng ini berlangsung di RW 01 dan 02 Kratonan dan dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2022 dengan diikuti 60 anak. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kecerdasan anak melalui dongeng, memberikan pengetahuan pembelajaran berbasis multiple intelligences dalam pendidikan anak, dan menerapkan pembelajaran berbasis multiple intelligences pada anak. Dengan kecerdasan ini, siswa dapat beradaptasi dan belajar dari pengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mendongeng dapat mengembangkan kecerdasan anak dan dongeng dapat digunakan sebagai media untuk menceritakan sesuatu kepada anak secara lisan atau memberikan pesan. Dalam mendongeng dapat meningkatkan imajinasi dan dapat membentuk karakternya dan bagi anak yang kreatif akan mudah menebak apa yang akan terjadi selanjutnya dengan tokoh dongeng tersebut. Dongeng dapat membuat anak aktif, gemar membaca dan dapat membuat anak mengetahui hal-hal yang baik dan menghindari hal-hal yang buruk.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/98</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 3 (2022): Internalisasi Toleransi dalam Halaqah Kebangsaan ; 30-36</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 3 (2022): INTERNALISASI TOLERANSI DALAM HALAQOH KEBANGSAAN; 30-36</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/98/93</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/99</identifier>
				<datestamp>2023-02-17T07:00:24Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penanaman Nilai-nilai Multikultural dalam Pembelajaran</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penanamkan Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembelajaran Kitab Kuning </dc:title>
	<dc:creator>Arifin, Zainul </dc:creator>
	<dc:creator>Muhalli, Muhalli</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kepemimpinan Kyai</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Nilai-Nilai Multikultur Pesantren</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kepemimpinan Kyai</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Nilai-Nilai Multikultur Pesantren</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan kyai di pondok Pesantren dalam melakukan proses kepemimpinan untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok dalam keberagaman latar belakang budaya yang berbeda dalam satu naungan dan tujuan pondok Pesantren tercapai. Keberadaan seorang kiai sebagai pimpinan pondok Pesantren, ditinjau dari peran dan fungsinya, dipandang sebagai fenomena kepemimpian yang unik dan sangat menarik serta dinamik. Dikatakan unik karena sebagai pemimpin sebuah lembaga pendidikan Islam, seorang kiai tidak sekadar bertugas menyusun kebijakann, kurikulum, membuat peraturan tata tertib, merancang sistem evaluasi, sekaligus melaksanakan proses belajar mengajar yang berkaitan dengan ilmu-ilmu agama di lembaga yang diasuhnya, melainkan bertugas pula sebagai pembina dan pendidik keberagaman di tengah-tengah masyarakat sebagai kekuatan strategi peningkatan sumber daya manusia dalam kemandirian lahiriah dan batiniah memimpin keluarga, santri dan masyarakat.
Kepemimpinan kyai dalam membangun nilai-nilai keberagaman dengan menggunakan peningkatan kualitas keilmuan dan pengetahuan, kualitas perilaku yang baik dan menjadi contoh (uswah) serta kesadaran dalam membina keberagaman yang ada, dengan mengembangkan integritas kepemimpinan pada masyarakatnya, keluarganya dan santrinya maka harus mempunyai strategi yaitu menghargai keluarga, teman atau orang lain, bangun kepercayaan antar individu dan ciptakan keharmonisan, perkuat nilai-nilai keberagaman dari bebragai multi kultur bersama. menciptakan komunikasi yang memiliki kebanggaan tertentu&amp;nbsp; dan menemukan dasar-dasar pijakan bersama.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan kyai di pondok Pesantren dalam melakukan proses kepemimpinan untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok dalam keberagaman latar belakang budaya yang berbeda dalam satu naungan dan tujuan pondok Pesantren tercapai. Keberadaan seorang kiai sebagai pimpinan pondok Pesantren, ditinjau dari peran dan fungsinya, dipandang sebagai fenomena kepemimpian yang unik dan sangat menarik serta dinamik. Dikatakan unik karena sebagai pemimpin sebuah lembaga pendidikan Islam, seorang kiai tidak sekadar bertugas menyusun kebijakann, kurikulum, membuat peraturan tata tertib, merancang sistem evaluasi, sekaligus melaksanakan proses belajar mengajar yang berkaitan dengan ilmu-ilmu agama di lembaga yang diasuhnya, melainkan bertugas pula sebagai pembina dan pendidik keberagaman di tengah-tengah masyarakat sebagai kekuatan strategi peningkatan sumber daya manusia dalam kemandirian lahiriah dan batiniah memimpin keluarga, santri dan masyarakat.
Kepemimpinan kyai dalam membangun nilai-nilai keberagaman dengan menggunakan peningkatan kualitas keilmuan dan pengetahuan, kualitas perilaku yang baik dan menjadi contoh (uswah) serta kesadaran dalam membina keberagaman yang ada, dengan mengembangkan integritas kepemimpinan pada masyarakatnya, keluarganya dan santrinya maka harus mempunyai strategi yaitu menghargai keluarga, teman atau orang lain, bangun kepercayaan antar individu dan ciptakan keharmonisan, perkuat nilai-nilai keberagaman dari bebragai multi kultur bersama. menciptakan komunikasi yang memiliki kebanggaan tertentu&amp;nbsp; dan menemukan dasar-dasar pijakan bersama.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/msword</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/99</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 3 (2022): Internalisasi Toleransi dalam Halaqah Kebangsaan ; 37-53</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 3 (2022): INTERNALISASI TOLERANSI DALAM HALAQOH KEBANGSAAN; 37-53</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/99/94</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/100</identifier>
				<datestamp>2023-02-17T07:00:24Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Halaqoh Kebangsaan tentang Internalisasi Toleransi dalam Keberagaman Bangsa</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">HALAQOH KEBANGSAAN TENTANG INTERNALISASI TOLERANSI DALAM KEBERAGAMAN BANGSA</dc:title>
	<dc:creator>Hartono, Hartono</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Halaqoh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Toleransi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">media sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Halaqoh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Toleransi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">media sosial</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan kegiatan ini untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang urgensi internalisasi nilai toleransi ditengah perbedaan ras, gologan, agama budaya dan pendapat di media sosial. Metode yang digunakan adalah kholaqoh kebangsaan atau dialog kebangsaan bersama remas Nurul Huda desa Tarebung berkejasama dengan PC. Anshor Kecamatan Gayam kabupaten Sumenep Jawa Timur. Kecanggihan tekhnologi merambah semua lapisan masyarakat hingga potensi perbedaan kian tersajikan secara luas. Maka diperlukan sebuah kajian yang diharapkan mampu menciptakan nilai toleransi terwujudya negara aman dan sejahtera ditengah kemajemukan bangsa. Kegiatan semacam ini dan sekiranya bermanfaat langsung kepada masyarakat perlu terus dilakukan tidak hanya pada tataran konsep tetapi jauh dari itu bagaimana nilai-nilai toleransi hidup ditengah-tengah masyarakat terus berkembang seirama dengan tantangan global. </dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan kegiatan ini untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang urgensi internalisasi nilai toleransi ditengah perbedaan ras, gologan, agama budaya dan pendapat di media sosial. Metode yang digunakan adalah kholaqoh kebangsaan atau dialog kebangsaan bersama remas Nurul Huda desa Tarebung berkejasama dengan PC. Anshor Kecamatan Gayam kabupaten Sumenep Jawa Timur. Kecanggihan tekhnologi merambah semua lapisan masyarakat hingga potensi perbedaan kian tersajikan secara luas. Maka diperlukan sebuah kajian yang diharapkan mampu menciptakan nilai toleransi terwujudya negara aman dan sejahtera ditengah kemajemukan bangsa. Kegiatan semacam ini dan sekiranya bermanfaat langsung kepada masyarakat perlu terus dilakukan tidak hanya pada tataran konsep tetapi jauh dari itu bagaimana nilai-nilai toleransi hidup ditengah-tengah masyarakat terus berkembang seirama dengan tantangan global. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/100</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 3 (2022): Internalisasi Toleransi dalam Halaqah Kebangsaan ; 10-18</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 3 (2022): INTERNALISASI TOLERANSI DALAM HALAQOH KEBANGSAAN; 10-18</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/100/91</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/101</identifier>
				<datestamp>2023-02-17T06:56:18Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/102</identifier>
				<datestamp>2023-02-17T07:00:24Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Hermeneutics and Its Implications for Understanding The Preliminary Hadits</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">HERMENEUTICS AND ITS IMPLICATIONS FOR UNDERSTANDINGTHE PRELIMINARY HADITS</dc:title>
	<dc:creator>Ismail, Hidayatullah</dc:creator>
	<dc:creator> Yahya Ma’ali, Dasman</dc:creator>
	<dc:creator>Novendri S, Mochammad </dc:creator>
	<dc:creator>Basri, Helmi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hermeneutics</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Understanding</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hadith</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hermeneutics</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Understanding</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hadith</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">: This article is entitled the hermeneutic method and its implications for understanding hadith. In understanding the hadith, there are hadiths that are not the same as the Koran, both at the level of certainty of the presence of the text (qaṭ'ī al-wurūdah) and at the level of certainty of the argument (qaṭ'ī al-dalālah). This article examines how the presentation of hermeneutics and its implications for the understanding of hadith. Using a descriptive-analytical approach, this study examines the basic concept of an interpretive approach to understanding a hadith. From the results of the discussion, it can be concluded that the hadith sciences that have been relied on so far, will be more evident in their effectiveness when complemented by a hermeneutic approach that examines not only the horizon of the text, but also the horizons of the initiator (Prophet), readers (rijal al-hadis, mukharrij al-hadith) and mufassir), and its contextuality. The hermeneutic approach in the interpretation of hadith can be carried out through three layers of interpretation, namely: (2) interpretation from &quot;inside&quot; the hadith text (meaning within the text); (2) interpretation of the things surrounding the hadith text (meaning behind the text); and, (3) critical interpretation of hadith texts (meaning in front of the text). These three layers of interpretation have focuses, goals, and methods that complement one another. Interpretation of hadith with a hermeneutic approach is felt to be able to generate meanings that combine the elements of textuality and contextuality of hadith at once, bearing in mind that a text can only find its meaning in context.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">: This article is entitled the hermeneutic method and its implications for understanding hadith. In understanding the hadith, there are hadiths that are not the same as the Koran, both at the level of certainty of the presence of the text (qaṭ'ī al-wurūdah) and at the level of certainty of the argument (qaṭ'ī al-dalālah). This article examines how the presentation of hermeneutics and its implications for the understanding of hadith. Using a descriptive-analytical approach, this study examines the basic concept of an interpretive approach to understanding a hadith. From the results of the discussion, it can be concluded that the hadith sciences that have been relied on so far, will be more evident in their effectiveness when complemented by a hermeneutic approach that examines not only the horizon of the text, but also the horizons of the initiator (Prophet), readers (rijal al-hadis, mukharrij al-hadith) and mufassir), and its contextuality. The hermeneutic approach in the interpretation of hadith can be carried out through three layers of interpretation, namely: (2) interpretation from &quot;inside&quot; the hadith text (meaning within the text); (2) interpretation of the things surrounding the hadith text (meaning behind the text); and, (3) critical interpretation of hadith texts (meaning in front of the text). These three layers of interpretation have focuses, goals, and methods that complement one another. Interpretation of hadith with a hermeneutic approach is felt to be able to generate meanings that combine the elements of textuality and contextuality of hadith at once, bearing in mind that a text can only find its meaning in context.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/102</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 3 (2022): Internalisasi Toleransi dalam Halaqah Kebangsaan ; 54-67</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 3 (2022): INTERNALISASI TOLERANSI DALAM HALAQOH KEBANGSAAN; 54-67</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/102/95</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/105</identifier>
				<datestamp>2023-02-17T07:00:24Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Wali Asuh Dalam Upaya Menciptakan Nilai-Nilai Religius di Pondok Pesantren Nurul Jadid</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Peran Wali Asuh Dalam Upaya Menciptakan Nilai-Nilai Religius di Pondok Pesantren Nurul Jadid</dc:title>
	<dc:creator>Ulum, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Haq AS, Abdul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Wali Asuh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Religiutas Santri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pesantren</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Wali Asuh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Religiutas Santri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pesantren</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Fokus pengabdian ini memaparkan wali asuh dalam upaya menanggulangi problematika degradasi efektivitas kegiatan santri di pondok pesantren Nurul Jadid, yang salah satunya disebabkan oleh semakin membludaknya jumlah santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Eksistensi wali asuh di Nurul Jadid merupakan sebuah ide dan pembaruan sebagai upaya efektivitas kegiatan santri di pesantren. Pesantren yang saat ini menjadi wadah pendidikan Islam paling diminati oleh masyarakat, dirasa perlu untuk selalu berbenah dan memperbaiki dengan cara optimalisasi struktur pendidikan dan kegiatan. Langkah demi langkah pengembangan dan pembaharuan sistem pondok pesantren perlu menjadi perhatian penuh dari elemen pondok pesantren sebagai upaya pengembangan nilai-nilai pesantren terhadap santri. Salah satu pengembangan program tersebut terbingkai dengan optimalisasi peranan wali asuh yang menjadi salah satu solusi dalam mencapai keberlangsungan aktivitas pesantren dengan baik dengan tetap melestarikan budaya dan adat khas pesantren yang selaras dengan syariat Islam. Dengan adanya wali asuh ini, diharapkan bahwa setiap santri (anak asuh) akan merasa lebih nyaman, kerasan dan konsisten menjalankan aktivitas pesantren dengan senang hati dan penuh kesungguhan. Indikasi idealnya adalah adanya pengontrolan yang lebih efektif dari wali asuh dengan intensitas kedekatan dengan anak asuh yang sudah layaknya orang tua sendiri dalam mengarahkan atau menjadwalkan kegiatan sehari-hari. Dengan kata lain, adanya wali asuh sebagai motivator, konselor dan pengganti orang tua sementara selama berada di pesantren</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Fokus pengabdian ini memaparkan wali asuh dalam upaya menanggulangi problematika degradasi efektivitas kegiatan santri di pondok pesantren Nurul Jadid, yang salah satunya disebabkan oleh semakin membludaknya jumlah santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Eksistensi wali asuh di Nurul Jadid merupakan sebuah ide dan pembaruan sebagai upaya efektivitas kegiatan santri di pesantren. Pesantren yang saat ini menjadi wadah pendidikan Islam paling diminati oleh masyarakat, dirasa perlu untuk selalu berbenah dan memperbaiki dengan cara optimalisasi struktur pendidikan dan kegiatan. Langkah demi langkah pengembangan dan pembaharuan sistem pondok pesantren perlu menjadi perhatian penuh dari elemen pondok pesantren sebagai upaya pengembangan nilai-nilai pesantren terhadap santri. Salah satu pengembangan program tersebut terbingkai dengan optimalisasi peranan wali asuh yang menjadi salah satu solusi dalam mencapai keberlangsungan aktivitas pesantren dengan baik dengan tetap melestarikan budaya dan adat khas pesantren yang selaras dengan syariat Islam. Dengan adanya wali asuh ini, diharapkan bahwa setiap santri (anak asuh) akan merasa lebih nyaman, kerasan dan konsisten menjalankan aktivitas pesantren dengan senang hati dan penuh kesungguhan. Indikasi idealnya adalah adanya pengontrolan yang lebih efektif dari wali asuh dengan intensitas kedekatan dengan anak asuh yang sudah layaknya orang tua sendiri dalam mengarahkan atau menjadwalkan kegiatan sehari-hari. Dengan kata lain, adanya wali asuh sebagai motivator, konselor dan pengganti orang tua sementara selama berada di pesantren</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/105</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 2 No. 3 (2022): Internalisasi Toleransi dalam Halaqah Kebangsaan ; 1-9</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 2 No 3 (2022): INTERNALISASI TOLERANSI DALAM HALAQOH KEBANGSAAN; 1-9</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/105/97</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/117</identifier>
				<datestamp>2023-12-25T23:43:45Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/118</identifier>
				<datestamp>2023-12-25T23:43:39Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/127</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:52:04Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pelatihan Penggunaan Chromebook untuk Digitalisasi Kegiatan Belajar Mengajar Bagi Guru Sekolah Dasar di SDN Wringin 05 Bondowoso</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pelatihan Penggunaan Chromebook untuk Digitalisasi Kegiatan Belajar Mengajar Bagi Guru Sekolah Dasar di SDN Wringin 05 Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso</dc:title>
	<dc:creator>Ulum, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Wildaniyah, Wildaniyah</dc:creator>
	<dc:creator>Risqiah, Jamilatul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pelatihan, Chromebook</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Digitalisasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pelatihan, Chromebook</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Digitalisasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sebagai lembaga pendidikan, SD Negeri 05 Wringin Bondowoso tanggap dengan perkembangan teknologi. Dengan dukungan SDM yang di miliki sekolah ini siap untuk berkompetisi dengan sekolah-sekolah lainnya dalam pelayanan informasi publik. Teknologi Informasi, menjadi sarana bagi SD Negeri 05 Wringin Bondowoso untuk memberi pelayanan informasi secara cepat, jelas, dan akuntable. Dari layanan ini pula, sekolah siap menerima saran dari semua pihak yang akhirnya dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengedukasi kepada tenaga pengajar tentang pemanfaatan Chromebook, proses kegiatan belajar mengajar lebih menarik dan meningkatkan inovasi serta kolaborasi antara siswa dan guru,membuat digital classroom menjadi lebih personal dan menarik. Tujuan adanya program ini adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan keterampilan guru di SD Negeri 05 Wringin Bondowoso dalam kegiatan belajar mengajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Langkah-langkah pengabdian ini meliputi Survei lokasi, penyampaian materi, pelatihan dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua bulan mulai dari survey, penyampaian materi, pelatihan pendampingan hingga evaluasi. Peserta juga memberikan kritik dan saran di akhir pertemuan. Hasil yang diperoleh peserta pelatihan mampu menggunakan Chromebook dalam kegiatan belajar mengajar. Respon dari para peserta pelatihan melalui google form mereka merespon&amp;nbsp; positif adanya pelatihan ini, peserta juga memberikan masukan untuk kegiatan seperti ini hendaknya setiap peserta diberikan modul sebagai panduan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Sebagai lembaga pendidikan, SD Negeri 05 Wringin Bondowoso tanggap dengan perkembangan teknologi. Dengan dukungan SDM yang di miliki sekolah ini siap untuk berkompetisi dengan sekolah-sekolah lainnya dalam pelayanan informasi publik. Teknologi Informasi, menjadi sarana bagi SD Negeri 05 Wringin Bondowoso untuk memberi pelayanan informasi secara cepat, jelas, dan akuntable. Dari layanan ini pula, sekolah siap menerima saran dari semua pihak yang akhirnya dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengedukasi kepada tenaga pengajar tentang pemanfaatan Chromebook, proses kegiatan belajar mengajar lebih menarik dan meningkatkan inovasi serta kolaborasi antara siswa dan guru,membuat digital classroom menjadi lebih personal dan menarik. Tujuan adanya program ini adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan keterampilan guru di SD Negeri 05 Wringin Bondowoso dalam kegiatan belajar mengajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Langkah-langkah pengabdian ini meliputi Survei lokasi, penyampaian materi, pelatihan dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua bulan mulai dari survey, penyampaian materi, pelatihan pendampingan hingga evaluasi. Peserta juga memberikan kritik dan saran di akhir pertemuan. Hasil yang diperoleh peserta pelatihan mampu menggunakan Chromebook dalam kegiatan belajar mengajar. Respon dari para peserta pelatihan melalui google form mereka merespon&amp;nbsp; positif adanya pelatihan ini, peserta juga memberikan masukan untuk kegiatan seperti ini hendaknya setiap peserta diberikan modul sebagai panduan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/127</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i1.127</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 30-44</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 30-44</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/127/110</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/150</identifier>
				<datestamp>2023-12-07T14:38:27Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemberdayaan Ekonomi Lokal Krupuk Pleret dalam Komunitas Perempuan Sepuh Tuna Karya Masyarakat Pedesaan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL KRUPUK PLERET PADA KOMUNITAS PEREMPUAN SEPUH TUNA KARYA PEDESAAN </dc:title>
	<dc:creator>Pathollah, Akhmad Ghasi </dc:creator>
	<dc:creator>Munir, Misbahul</dc:creator>
	<dc:creator>Muhlisin, Nurul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Ekonomi Lokal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Krupuk Pleret</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Komunitas Perempuan Sepuh Tuna Karya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ekonomi Lokal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Krupuk Pleret</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Komunitas Perempuan Sepuh Tuna Karya</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayan ekonomi lokal krupuk pleret pada komunitas perempuan sepuh tuna karya pedesaan. Dalam konteks komunitas perempuan sepuh pedesaan Jambesari Bondowoso, tuna karya adalah perkara lumrah. Pasalnya, perempuan pedesaan adalah perempuan yang ansich sebagai ibu rumah tangga semenjak memutuskan untuk menikah. Keterampilan yang mereka miliki lebih banyak bertumpu pada kreasi masakan berbasis kebutuhan makanan ringan masyarakat. Perihal ini menjadi problematis ketika mereka memiliki tanggungan berpenghidupan di masa sepuh sebab beberapa faktor ; ditinggal mati suami, tidak diurus oleh keluarga dan anak-anak yang masih belum memiliki pekerjaan tetap. Adapun pendekatan yang dipakai adalah Participatory Action Research (PAR). Sedangkan hasil pengabdian ini adalah : 1) adanya komunitas perempuan sepuh tuna karya adalah wadah organisasional yang tersistem sebagai jalan yang mempermudah pengelolaan keterampilan komunitas. 2) keterampilan krupuk pleret yang dimiliki oleh komunitas perempuan sepuh diberdayakan sebagai unit kegiatan masyarakat yang mendorong perbaikan ekonomi komunitas perempuan tuna karya pedesaan. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayan ekonomi lokal krupuk pleret pada komunitas perempuan sepuh tuna karya pedesaan. Dalam konteks komunitas perempuan sepuh pedesaan Jambesari Bondowoso, tuna karya adalah perkara lumrah. Pasalnya, perempuan pedesaan adalah perempuan yang ansich sebagai ibu rumah tangga semenjak memutuskan untuk menikah. Keterampilan yang mereka miliki lebih banyak bertumpu pada kreasi masakan berbasis kebutuhan makanan ringan masyarakat. Perihal ini menjadi problematis ketika mereka memiliki tanggungan berpenghidupan di masa sepuh sebab beberapa faktor ; ditinggal mati suami, tidak diurus oleh keluarga dan anak-anak yang masih belum memiliki pekerjaan tetap. Adapun pendekatan yang dipakai adalah Participatory Action Research (PAR). Sedangkan hasil pengabdian ini adalah : 1) adanya komunitas perempuan sepuh tuna karya adalah wadah organisasional yang tersistem sebagai jalan yang mempermudah pengelolaan keterampilan komunitas. 2) keterampilan krupuk pleret yang dimiliki oleh komunitas perempuan sepuh diberdayakan sebagai unit kegiatan masyarakat yang mendorong perbaikan ekonomi komunitas perempuan tuna karya pedesaan. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/150</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 1 No. 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal </dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 1 No 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal </dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/150/125</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/151</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:52:42Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Pengembangan Inovasi Pendidikan dalam Mengarahkan Karakter Digital Native Generasi Millenial di MA Nahdlatul Ulama Lombok Wetan Wonosari Bondowoso</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Pengembangan Inovasi Pendidikan dalam Mengarahkan Karakter Digital Native Generasi Millenial </dc:title>
	<dc:creator>Susanti, Desi</dc:creator>
	<dc:creator>Muta'allim, Muta'allim</dc:creator>
	<dc:creator> Wafi, Ali</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Inovasi Pendidikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Digital Native</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Generasi Millenial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Inovasi Pendidikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Digital Native</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Generasi Millenial</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan masyarakat dalam pengembangan inovasi pendidikan dalam mengarahkan karakter digital native generasi millenial. Pasalnya, remaja sebagai generasi millenial yang notabene sedang dalam proses belajar di sekolah seringkali mengalami disorientasi dalam pembelajaran disebabkan oleh kegandrungan mereka terhadap handphone atau gadget. Generasi ini memang hidup secara akrab dengan perkembangan teknologi, namun butuh untuk didampingi agar keakraban terhadap teknologi menjadi hal yang positif. Metode yang dipakai dalam pengembdian ini adalah Partipatory Action Research (PAR). Metode ini dianggap sesuai dengan karakteristik objek kajian yang akan dibahas. Adapun hasil yang didapat adalah karakter digital native merupakan sebuah keunggulan dimana teknologi pada era digital ini mengisi segala ruang kehidupan. Teknologi akan memberikan dampak dalam efektifitas dan efisiensi bagi kehidupan manusia terutama remaja millenial terutama dalam proses pembelajaran mereka. Inovasi pendidikan butuh untuk dilaksanakan karena kemampuan peserta didik yang bisa melampaui terhadap scope pelajarannya lewat akses autodidak yang disediakan oleh teknologi, bahkan melewati batas-batas kewajaran. Inovasi dalam hal ini adalah inklusi teknologi dalam pembelajaran. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan inovasi pendidikan dalam mengarahkan karakter digital native generasi millenial.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan masyarakat dalam pengembangan inovasi pendidikan dalam mengarahkan karakter digital native generasi millenial. Pasalnya, remaja sebagai generasi millenial yang notabene sedang dalam proses belajar di sekolah seringkali mengalami disorientasi dalam pembelajaran disebabkan oleh kegandrungan mereka terhadap handphone atau gadget. Generasi ini memang hidup secara akrab dengan perkembangan teknologi, namun butuh untuk didampingi agar keakraban terhadap teknologi menjadi hal yang positif. Metode yang dipakai dalam pengembdian ini adalah Partipatory Action Research (PAR). Metode ini dianggap sesuai dengan karakteristik objek kajian yang akan dibahas. Adapun hasil yang didapat adalah karakter digital native merupakan sebuah keunggulan dimana teknologi pada era digital ini mengisi segala ruang kehidupan. Teknologi akan memberikan dampak dalam efektifitas dan efisiensi bagi kehidupan manusia terutama remaja millenial terutama dalam proses pembelajaran mereka. Inovasi pendidikan butuh untuk dilaksanakan karena kemampuan peserta didik yang bisa melampaui terhadap scope pelajarannya lewat akses autodidak yang disediakan oleh teknologi, bahkan melewati batas-batas kewajaran. Inovasi dalam hal ini adalah inklusi teknologi dalam pembelajaran. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan inovasi pendidikan dalam mengarahkan karakter digital native generasi millenial.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/151</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i2.151</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 75-80</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 75-80</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/151/126</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/152</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:53:06Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Program Pengembangan Literasi Pesantren dalam Kontruksi Fikih Peradaban di Pesantren Miftahul Ulum Randu Cangkring Pujer Bondowoso</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Program Pengembangan Literasi Pesantren dalam Kontruksi Fikih Peradaban</dc:title>
	<dc:creator>Pathollah, Akhmad Ghasi </dc:creator>
	<dc:creator>Manna Wassalwa, Siti Masyarafatul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Program Literasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pesantren</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Fikih Peradaban</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Program Literasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pesantren</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Fikih Peradaban</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan program pengembangan literasi pesantren berorientasi Fikih peradaban. Selama ini, pesantren yang dikenal dengan karakter kurikulumnya yang khas berupa kitab kuning seringkali tampak tradisional dan tidak dinamis dalam menghadapi perkembangan zaman. Hal ini menuntut adanya sebuah kontekstualisasi dalam literasi pesantren berupa kitab kuning tersebut agar pesantren bisa berkontribusi lebih banyak dalam permasalahan masyarakat modern. Salah satu kontekstualisasi kitab kuning adalah Fikih peradaban.&amp;nbsp; Metode yang dipakai dalam pengembdian ini adalah Partipatory Action Research (PAR). Lokus penelitian dalam artikel ini adalah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Randu Cangkring Pujer Bondowoso. Metode ini dianggap sesuai dengan karakteristik objek kajian yang akan dibahas. Adapun hasil dari kajian artikel ini adalah literasi pesantren terhadap kitab kuning seringkali terjebak dalam tekstualitas dan historisitas kitab kuning tersebut sehingga tampak tidak dinamis, tidak fleksibel dan tidak terbuka, hal ini menuntut seuah kontekstualisasi agar literasi kitab kuning bisa lebih dinamis, fleksibel dan inklusif. Fikih peradaban merupakan salah satu bentuk dari kontekstualisasi tersebut. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi dalam program pengembangan literasi pesantren agar pemahaman terhadap kitab kuning bersifat kontekstual dan bisa memberikan kontribusi dalam penyelesaikan problem masyarakat.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan program pengembangan literasi pesantren berorientasi Fikih peradaban. Selama ini, pesantren yang dikenal dengan karakter kurikulumnya yang khas berupa kitab kuning seringkali tampak tradisional dan tidak dinamis dalam menghadapi perkembangan zaman. Hal ini menuntut adanya sebuah kontekstualisasi dalam literasi pesantren berupa kitab kuning tersebut agar pesantren bisa berkontribusi lebih banyak dalam permasalahan masyarakat modern. Salah satu kontekstualisasi kitab kuning adalah Fikih peradaban.&amp;nbsp; Metode yang dipakai dalam pengembdian ini adalah Partipatory Action Research (PAR). Lokus penelitian dalam artikel ini adalah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Randu Cangkring Pujer Bondowoso. Metode ini dianggap sesuai dengan karakteristik objek kajian yang akan dibahas. Adapun hasil dari kajian artikel ini adalah literasi pesantren terhadap kitab kuning seringkali terjebak dalam tekstualitas dan historisitas kitab kuning tersebut sehingga tampak tidak dinamis, tidak fleksibel dan tidak terbuka, hal ini menuntut seuah kontekstualisasi agar literasi kitab kuning bisa lebih dinamis, fleksibel dan inklusif. Fikih peradaban merupakan salah satu bentuk dari kontekstualisasi tersebut. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi dalam program pengembangan literasi pesantren agar pemahaman terhadap kitab kuning bersifat kontekstual dan bisa memberikan kontribusi dalam penyelesaikan problem masyarakat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/152</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i3.152</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 125-132</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 125-132</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/152/127</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/153</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:52:42Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Madrasah dalam Penguatan Toleransi dalam Minimalisasi Bullying Siswa di MTs Miftahul Ulum Kerang Sukosari Bondowoso</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Madrasah dalam Penguatan Toleransi dalam Minimalisasi Bullying Siswa di MTs Miftahul Ulum Kerang Sukosari Bondowoso</dc:title>
	<dc:creator>Pathollah, Akhmad Ghasi </dc:creator>
	<dc:creator>Munir, Misbahul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendampingan Madrasah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Penguatan Toleransi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Bullying Siswa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendampingan Madrasah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penguatan Toleransi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bullying Siswa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan madrasah dalam penguatan toleransi dan minimalisasi bullying siswa. Pasalnya, perilaku bullying marak terjadi di antara siswa tanpa memandang letak geografis. MTs Miftahul Ulum yang ada di pelosok desa juga tak luput dari adanya perilaku bullying di antara para siswa. Perilaku ini sebetulnya bermula dari hal kecil dan remeh, yang dalam bahasa madura dikelanl dengan ‘congucho’, namun ketika prilaku ini terjadi secara intensif dan dalam skala luas, maka mengakibatkan mental down pada korban bullying itu. Sebegai sebuah langkah antisipasi, sosialisasi dan penguatan toleransi menjadi penting untuk dilakukan bagi siswa dan guru serta orang tua. Metode yang dipakai dalam artikel pengabdian ini adalah Partipatory Action Research (PAR). Sebuah metode yang menuntut peneliti terlibat dalam pelaksanaan proses di lapangan. Metode ini sesuai karena pengabdian yang berupa pendampingan menuntut partisipasi peneliti dalam proses. Hasil dari pembahasan artikel ini adalah bahwa perilaku bullying jamak terjadi di antara para siswa mulai dari bullying verbal dan bullying non-verbal, fisik dan non-fisik. Perilaku bullying ini menyerang terhadap mental siswa apalagi bila dilakukan secara berkelompok. Langkah antisipatif dibutuhkan agar perilaku bullying tidak menjadi karakter bagi siswa sehingga menjadi kebiasaan yang buruk yang dijaga dan dilestarikan. Artikel ini diharapkan akan membangun kesadaran toleransi dan keterbukaan yang tinggi pada siswa dan pada gilirannya mengurangi terhadap prilaku bullying dalam kadar yang paling minimal.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan madrasah dalam penguatan toleransi dan minimalisasi bullying siswa. Pasalnya, perilaku bullying marak terjadi di antara siswa tanpa memandang letak geografis. MTs Miftahul Ulum yang ada di pelosok desa juga tak luput dari adanya perilaku bullying di antara para siswa. Perilaku ini sebetulnya bermula dari hal kecil dan remeh, yang dalam bahasa madura dikelanl dengan ‘congucho’, namun ketika prilaku ini terjadi secara intensif dan dalam skala luas, maka mengakibatkan mental down pada korban bullying itu. Sebegai sebuah langkah antisipasi, sosialisasi dan penguatan toleransi menjadi penting untuk dilakukan bagi siswa dan guru serta orang tua. Metode yang dipakai dalam artikel pengabdian ini adalah Partipatory Action Research (PAR). Sebuah metode yang menuntut peneliti terlibat dalam pelaksanaan proses di lapangan. Metode ini sesuai karena pengabdian yang berupa pendampingan menuntut partisipasi peneliti dalam proses. Hasil dari pembahasan artikel ini adalah bahwa perilaku bullying jamak terjadi di antara para siswa mulai dari bullying verbal dan bullying non-verbal, fisik dan non-fisik. Perilaku bullying ini menyerang terhadap mental siswa apalagi bila dilakukan secara berkelompok. Langkah antisipatif dibutuhkan agar perilaku bullying tidak menjadi karakter bagi siswa sehingga menjadi kebiasaan yang buruk yang dijaga dan dilestarikan. Artikel ini diharapkan akan membangun kesadaran toleransi dan keterbukaan yang tinggi pada siswa dan pada gilirannya mengurangi terhadap prilaku bullying dalam kadar yang paling minimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/153</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i2.153</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 81-88</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 81-88</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/153/128</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/155</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:53:06Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pelatihan Desain Pembelajaran Bagi Guru Bahasa Arab dengan Menggunakan Metode Elektik di Madrasah Diniyah Nurul Hikmah Besuki Situbondo</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pelatihan Desain Pembelajaran Bagi Guru Bahasa Arab dengan Menggunakan Metode Elektik di Madrasah Diniyah Nurul Hikmah Besuki Situbondo</dc:title>
	<dc:creator>Ulum, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Darul, Darul </dc:creator>
	<dc:creator>Latih, Fathul </dc:creator>
	<dc:creator>Hizbulloh, Hizbulloh</dc:creator>
	<dc:creator>Roziqin, Khairur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Desain Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Bahasa Arab</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Metode Elektik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Desain Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bahasa Arab</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Metode Elektik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak. Berlangsungnya kegiatan belajar mengajar di sekolah formal maupun nor formal, acap kali menghadapi situasi yang kurang membangkitkan semangat belajar peserta didik. Fenomena seperti ini sering dijumpai oleh guru mata pelajaran, utamanya guru mata pelajaran bahasa Arab. Salah satu fenomena pembelajaran ini terjadi bagi guru bahasa Arab di Madrasah Diniyah Nurul Hikmah Besuki Situbondo. Oleh sebab itu, perlu kiranya guru bahasa Arab membuat desain pembelajaran dengan metode pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik, sehingga dalam mengikuti kegiatan pemebelajaran bahasa Arab, mereka tidak lagi merasakan berat dalam menerima materi pelajaran bahasa Arab di kelas. Oleh sebab itu, Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan pengabdi dengan membangaun kegiatan pelatihan desain pembalajaran bagi guru bahasa Arab di Madrasah Diniyah Nurul Hikmah Besuki Situbondo, sebagai rangakaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Hal ini perlu dilakukan pengabdi guna mengedukasi guru bahasa Arab dalam mendesain pembelajaran yang inovatif, efektif, dan menyenangkan. Pengabdi merangkai kegiatan Kuliah Kerja Nyata dnegan bentuk kegaitan pelatihan, dimana pengabdi akan mengedukasikan metode elektik, hal ini menjadi perlu dilakukan sebagai relevansi kebutuhan peserta didik di Madrasah Dininyah Nurul Hikmah Besuki Situbondo. Pelatihan ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD), merupakan salah satu pndekatan dalam Upaya pengembangan komunitas dan masyarakat. Pendekatan ini mengedepankan konsep asset, modal, dan kekuatan yang dimiliki komunitas. Adapaun langkah-langkah yang dilakukan pengabdi adalah melakukan wawancara bersama kepala madrasah dan guru abahasa Arab, mengadakan dialog, identifikasi penyusunan progam pengabdian, pelaksanaan program yang telah direncanakan, dan refleksi yaitu dengan memastikan bahwa program tersebut sudah berjalan. Dari hasil kegiatan yang telah dilaksanakan, menegaskan suatu hasil bahwa pelaksanaan pelatihan desain pembelajaran bagi guru bahasa Arab dengan menggunakan metode elektik di Madrasah Diniyah Nurl Hikmah Besuki Situbondo dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditentukan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan tahapan evaluasi.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstrak. Berlangsungnya kegiatan belajar mengajar di sekolah formal maupun nor formal, acap kali menghadapi situasi yang kurang membangkitkan semangat belajar peserta didik. Fenomena seperti ini sering dijumpai oleh guru mata pelajaran, utamanya guru mata pelajaran bahasa Arab. Salah satu fenomena pembelajaran ini terjadi bagi guru bahasa Arab di Madrasah Diniyah Nurul Hikmah Besuki Situbondo. Oleh sebab itu, perlu kiranya guru bahasa Arab membuat desain pembelajaran dengan metode pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik, sehingga dalam mengikuti kegiatan pemebelajaran bahasa Arab, mereka tidak lagi merasakan berat dalam menerima materi pelajaran bahasa Arab di kelas. Oleh sebab itu, Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan pengabdi dengan membangaun kegiatan pelatihan desain pembalajaran bagi guru bahasa Arab di Madrasah Diniyah Nurul Hikmah Besuki Situbondo, sebagai rangakaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Hal ini perlu dilakukan pengabdi guna mengedukasi guru bahasa Arab dalam mendesain pembelajaran yang inovatif, efektif, dan menyenangkan. Pengabdi merangkai kegiatan Kuliah Kerja Nyata dnegan bentuk kegaitan pelatihan, dimana pengabdi akan mengedukasikan metode elektik, hal ini menjadi perlu dilakukan sebagai relevansi kebutuhan peserta didik di Madrasah Dininyah Nurul Hikmah Besuki Situbondo. Pelatihan ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD), merupakan salah satu pndekatan dalam Upaya pengembangan komunitas dan masyarakat. Pendekatan ini mengedepankan konsep asset, modal, dan kekuatan yang dimiliki komunitas. Adapaun langkah-langkah yang dilakukan pengabdi adalah melakukan wawancara bersama kepala madrasah dan guru abahasa Arab, mengadakan dialog, identifikasi penyusunan progam pengabdian, pelaksanaan program yang telah direncanakan, dan refleksi yaitu dengan memastikan bahwa program tersebut sudah berjalan. Dari hasil kegiatan yang telah dilaksanakan, menegaskan suatu hasil bahwa pelaksanaan pelatihan desain pembelajaran bagi guru bahasa Arab dengan menggunakan metode elektik di Madrasah Diniyah Nurl Hikmah Besuki Situbondo dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditentukan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan tahapan evaluasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/155</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i3.155</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 133-144</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 133-144</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/155/130</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/156</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:53:06Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Membaca Al-Quran terhadap Siswi Kelas Vii Smp Islam Paiton di Sumberanyar Paiton Probolinggo</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENDAMPINGAN MEMBACA AL-QURAN TERHADAP SISWI KELAS VII SMP ISLAM PAITON DI SUMBERANYAR PAITON PROBOLINGGO</dc:title>
	<dc:creator> Romziana, Luthviyah</dc:creator>
	<dc:creator>Hasanah, Mamluatul </dc:creator>
	<dc:creator>Azizah, Nur </dc:creator>
	<dc:creator>Habsyi, Nabilai</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Al Qur’an</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Makhorijul huruf</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Tajwid</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Al Qur’an</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Makhorijul Huruf</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tajwid</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Pendampingan pembelajaran membaca Al-Quran sangatlah penting karena banyak siswi-siswi di SMP Islam Paiton yang memiliki kemampuan membaca Al-Quran yang sangat kurang, utamanya dalam memahami ilmu tajwid dan pelafalan huruf hijaiyah yang benar. Adapun Tujuan pendampingan pembelajaran membaca Al-Quran ini yaitu untuk memberikan pemahaman tentang ilmu tajwid dan pelafalan huruf hijaiyah yang baik dan benar (makhorijul huruf) kepada siswi-siswi di SMP Islam Paiton, khususnya kelas VII. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan tutorial yaitu penyampaian materi-materi terkait masalah ilmu tajwid dan makhorijul huruf yang dilanjutkan dengan praktek membaca Al-Quran secara secara langsung oleh para siswi. Adapun metode pembelajaran Al-Quran yang dipakai yaitu metode Tartila. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa dengan adanya pendampingan membaca Al-Quran oleh mahasiswi pengabdian, menjadikan siswi-siswi di SMP Islam Paiton, memahami tentang ilmu tajwid dan makhorijul huruf dan dapat menjadikan siswi siswi fashih dalam membaca Al-Quran.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abstrak: Pendampingan pembelajaran membaca Al-Quran sangatlah penting karena banyak siswi-siswi di SMP Islam Paiton yang memiliki kemampuan membaca Al-Quran yang sangat kurang, utamanya dalam memahami ilmu tajwid dan pelafalan huruf hijaiyah yang benar. Adapun Tujuan pendampingan pembelajaran membaca Al-Quran ini yaitu untuk memberikan pemahaman tentang ilmu tajwid dan pelafalan huruf hijaiyah yang baik dan benar (makhorijul huruf) kepada siswi-siswi di SMP Islam Paiton, khususnya kelas VII. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan tutorial yaitu penyampaian materi-materi terkait masalah ilmu tajwid dan makhorijul huruf yang dilanjutkan dengan praktek membaca Al-Quran secara secara langsung oleh para siswi. Adapun metode pembelajaran Al-Quran yang dipakai yaitu metode Tartila. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa dengan adanya pendampingan membaca Al-Quran oleh mahasiswi pengabdian, menjadikan siswi-siswi di SMP Islam Paiton, memahami tentang ilmu tajwid dan makhorijul huruf dan dapat menjadikan siswi siswi fashih dalam membaca Al-Quran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/156</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i3.156</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 145-154</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 145-154</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/156/131</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/157</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:53:06Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Terdampak Covid-19 Melalui Promosi Online Penjualan Masker di Desa Sambirampak Kidul Kotaanyar Probolinggo</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">UPAYA MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19 MELALUI PROMOSI ONLINE PENJUALAN MASKER DI DESASAMBIRAMPAK KIDUL, KECAMATAN KOTAANYAR, KABUPATEN PROBOLINGGO</dc:title>
	<dc:creator>Mudarris, Badrul </dc:creator>
	<dc:creator> Nuril Mufidah, Putri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Promosi online</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Masker</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Covid 19</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Promosi online</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Masker</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Covid 19</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Mewabahnya virus Corona yang saat ini lebih sering disebut Covid-19 telah menjadi ancaman bagi seluruh penduduk dunia. Pandemi global ini telah menyebabkan begitu banyak dampak buruk antara lain kematian ribuan hingga jutaan nyawa, penurunan perekonomian dunia, dan menggagalkan ribuanrencana yang telah ditetapkan, termasukkegiatanPKM di Universitas Nurul Jadid. Kegiatan yang seharusnya menjadi tempat para mahasiswa menjejaki pengalaman berharga berinteraksi langsung dengan masyarakat berubah menjadi ancaman bagi yang tetap melakukan hal tersebut. Makadariitu, kampus berkeadaban Universitas Nurul Jadid kemudian mengarahkan kegiatan PKM dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam kondisi seperti saat ini dengan tetap di rumah yakni dengan mengadakan &quot;Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tematik Covid-19 berbasis prodak karya pengabdian&quot;. Begitu cepatnya peningkatkan korban Covid-19 ini telah menakutkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk masyarakat daerah kabupaten Probolinggo. Tercatatsudah 91 orang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 di daerah tersebutdari total 27.549 kasuspositif di Indonesia per 02 Juni 2020. Dengan demikian, kami pun memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap sesame dengan melakukan kegiatan PKM yang bias membantu dan mengurangi bebanserta rasa khawatir masyarakat desa kami yakni dengan membantu meningkatkan pendapatan di Lembaga Pelatihan dan Kursus Menjahit Raudlatul Hasaniyah (LPKRH) desa Sambirampak Kidul kecamatan Kotaanyar kabupaten Probolinggo. Adanya PKM tematik ini mempermudah kami dalam melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu dalam kondisi sulit seperti sekarang ini. LPKRH mengalami penurunan permintaan dari para pelanggan yang disisi lain juga membuat para pekerja tak mendapatkan upah mereka seperti biasanya. Dengan program promosi online kami, diharapkan bisa membantu meningkatkan permintaan dan penghasilan mereka.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Mewabahnya virus Corona yang saat ini lebih sering disebut Covid-19 telah menjadi ancaman bagi seluruh penduduk dunia. Pandemi global ini telah menyebabkan begitu banyak dampak buruk antara lain kematian ribuan hingga jutaan nyawa, penurunan perekonomian dunia, dan menggagalkan ribuanrencana yang telah ditetapkan, termasukkegiatanPKM di Universitas Nurul Jadid. Kegiatan yang seharusnya menjadi tempat para mahasiswa menjejaki pengalaman berharga berinteraksi langsung dengan masyarakat berubah menjadi ancaman bagi yang tetap melakukan hal tersebut. Makadariitu, kampus berkeadaban Universitas Nurul Jadid kemudian mengarahkan kegiatan PKM dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam kondisi seperti saat ini dengan tetap di rumah yakni dengan mengadakan &quot;Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tematik Covid-19 berbasis prodak karya pengabdian&quot;. Begitu cepatnya peningkatkan korban Covid-19 ini telah menakutkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk masyarakat daerah kabupaten Probolinggo. Tercatatsudah 91 orang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 di daerah tersebutdari total 27.549 kasuspositif di Indonesia per 02 Juni 2020. Dengan demikian, kami pun memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap sesame dengan melakukan kegiatan PKM yang bias membantu dan mengurangi bebanserta rasa khawatir masyarakat desa kami yakni dengan membantu meningkatkan pendapatan di Lembaga Pelatihan dan Kursus Menjahit Raudlatul Hasaniyah (LPKRH) desa Sambirampak Kidul kecamatan Kotaanyar kabupaten Probolinggo. Adanya PKM tematik ini mempermudah kami dalam melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu dalam kondisi sulit seperti sekarang ini. LPKRH mengalami penurunan permintaan dari para pelanggan yang disisi lain juga membuat para pekerja tak mendapatkan upah mereka seperti biasanya. Dengan program promosi online kami, diharapkan bisa membantu meningkatkan permintaan dan penghasilan mereka.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/157</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i3.157</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 165-177</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 165-177</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/157/129</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/158</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:53:06Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Metode Fitrah Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Di MTs Al-Mubarok Kalisari Banyuglugur Situbondo</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Metode Fitrah Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Di MTs Al-Mubarok Kalisari Banyuglugur Situbondo</dc:title>
	<dc:creator>Adawiyah, Yayah Robiatul </dc:creator>
	<dc:creator>Yuliswati, Yuni </dc:creator>
	<dc:creator>Risqiyah, Jamilatul</dc:creator>
	<dc:creator>Himmah, Faiqotul </dc:creator>
	<dc:creator>Adhima, Hani Qotrunnada </dc:creator>
	<dc:creator>Chusna, Aula Chotimatul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendampingan;</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Metode Fitrah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pembelajaran Bahasa Arab</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendampingan;</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Metode Fitrah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pembelajaran Bahasa Arab</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">MTs Al-Mubarok sebuah instansi yang sempat vakum selama 2 tahun dan mulai aktif kembali pada tahun ajaran baru 2023 ini. Setelah melakukan observasi langsung ternyata kemampuan para siswa untuk pelajaran Bahasa Arab masih sangat rendah dan kurang semangat dalam belajar. Irsyad Trust Ltd mengembangkan sebuah metode, metode ini telah digunakan di Madrasah Irsyad Al-Islamiyah Singapura dan beberapa sekolah ternama di Indonesia dan beberapa Negara di Asia Tenggara yang disebut Metode fitrah,&amp;nbsp; sebuah metode baru yang dikembangkan dari rahasia seorang ibu dalam mengajarkan bahasa kepada anaknya. Metode ini mendorong murid berani berbicara bahasa Arab dengan sangat percaya diri, karena menitik beratkan pendekatan tanya jawab dan menggunakan metode mubasyiroh atau sam’iyyah syafawiyyah. Maka, kami&amp;nbsp; melakukan pendampingan dalam pembelajaran Bahasa arab dengan Metode Fitrah dengan harapan siswa akan mudah memahami dan senang belajar Bahasa Arab. Belajar aktif dapat merangsang stimulus dan respon siswa serta bersifat menyenangkan. Interaksi dalam belajar aktif akan menimbulkan positive interdepedence sehingga konsolidasi pembelajaran dapat diperoleh secara bersama-sama melalui eksplorasi keaktifan dalam belajar. Hasil dari diterapkannya metode fitrah selama kurang lebih 2 bulan menunjukkan anak-anak MTs Al-Mubarok lebih aktif dalam&amp;nbsp; belajar Bahasa Arab dan lebih mudah mengingat kosa kata bahasa arab karena para siswa melakukan praktek untuk berkomunikasi langsung dengan guru menggunakan Bahasa Arab.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">MTs Al-Mubarok sebuah instansi yang sempat vakum selama 2 tahun dan mulai aktif kembali pada tahun ajaran baru 2023 ini. Setelah melakukan observasi langsung ternyata kemampuan para siswa untuk pelajaran Bahasa Arab masih sangat rendah dan kurang semangat dalam belajar. Irsyad Trust Ltd mengembangkan sebuah metode, metode ini telah digunakan di Madrasah Irsyad Al-Islamiyah Singapura dan beberapa sekolah ternama di Indonesia dan beberapa Negara di Asia Tenggara yang disebut Metode fitrah,&amp;nbsp; sebuah metode baru yang dikembangkan dari rahasia seorang ibu dalam mengajarkan bahasa kepada anaknya. Metode ini mendorong murid berani berbicara bahasa Arab dengan sangat percaya diri, karena menitik beratkan pendekatan tanya jawab dan menggunakan metode mubasyiroh atau sam’iyyah syafawiyyah. Maka, kami&amp;nbsp; melakukan pendampingan dalam pembelajaran Bahasa arab dengan Metode Fitrah dengan harapan siswa akan mudah memahami dan senang belajar Bahasa Arab. Belajar aktif dapat merangsang stimulus dan respon siswa serta bersifat menyenangkan. Interaksi dalam belajar aktif akan menimbulkan positive interdepedence sehingga konsolidasi pembelajaran dapat diperoleh secara bersama-sama melalui eksplorasi keaktifan dalam belajar. Hasil dari diterapkannya metode fitrah selama kurang lebih 2 bulan menunjukkan anak-anak MTs Al-Mubarok lebih aktif dalam&amp;nbsp; belajar Bahasa Arab dan lebih mudah mengingat kosa kata bahasa arab karena para siswa melakukan praktek untuk berkomunikasi langsung dengan guru menggunakan Bahasa Arab.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/158</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i3.158</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 155-164</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 155-164</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/158/132</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/160</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:52:04Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Optimalisasi Potensi SDM Dalam Menanamkan Jiwa Entrepreneur Mama Muda di Desa Lombok Wetan </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Optimalisasi Potensi SDM Dalam Menanamkan Jiwa Entrepreneur Mama Muda di Desa Lombok Wetan </dc:title>
	<dc:creator>Sulalah, Asia Anis </dc:creator>
	<dc:creator>Burhanuddin, Ainur Rahman </dc:creator>
	<dc:creator>Hosaini, Hosaini</dc:creator>
	<dc:creator>Kamil, Nur Azizahtus </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Potensi SDM</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Jiwa Entrepreneur</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Mama Muda</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Potensi SDM</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Jiwa Entrepreneur</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mama Muda</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perkembangan zaman yang semakin menuntut manusia untuk menunjukkan kreatifitasnya dalam segala hal. Maka kompetensi sumber daya manusia dalam diri harus dapat dioptimalkan melalui pelatihan dan pengembangan yang berbasis kompetensi. kegiatan-kegiatan yang di lakukan dari sosialisasi dini, pembuatan, pengemasan, pemasaran, KBM, dan penyuluhan kesehatan,membantu mama muda untuk tetap mandiri dan meningkatkan kesejahteraan hidup mama muda, serta mengurangi beban perekonomian mereka, mengingat masih dalam pemahaman yang kuno bahwa perempuan hanya bisa di rumah saja tanpa perlu mendapat pendapatan sendiri untuk memenuhi kebutuhannya sendiri yang cukup signifikan mengingat perempuan terutama mama muda saat ini bukan hanya memiliki kebutuhan dalam ranah rumah tangga seperti kebutuhan pokok namun juga kebutuhan sekunder seperti make up dan fishion</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Perkembangan zaman yang semakin menuntut manusia untuk menunjukkan kreatifitasnya dalam segala hal. Maka kompetensi sumber daya manusia dalam diri harus dapat dioptimalkan melalui pelatihan dan pengembangan yang berbasis kompetensi. kegiatan-kegiatan yang di lakukan dari sosialisasi dini, pembuatan, pengemasan, pemasaran, KBM, dan penyuluhan kesehatan,membantu mama muda untuk tetap mandiri dan meningkatkan kesejahteraan hidup mama muda, serta mengurangi beban perekonomian mereka, mengingat masih dalam pemahaman yang kuno bahwa perempuan hanya bisa di rumah saja tanpa perlu mendapat pendapatan sendiri untuk memenuhi kebutuhannya sendiri yang cukup signifikan mengingat perempuan terutama mama muda saat ini bukan hanya memiliki kebutuhan dalam ranah rumah tangga seperti kebutuhan pokok namun juga kebutuhan sekunder seperti make up dan fishion</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/160</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i1.160</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 15-29</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 15-29</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/160/138</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/161</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:52:04Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Strategi Pemasaran UMKM Aneka Olahan Singkong Masyarakat Pedesaan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pemberdayaan UMKM Aneka Olahan Singkong dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat</dc:title>
	<dc:creator>Syukur, Hayi Abdus </dc:creator>
	<dc:creator>Arifin, Zainul </dc:creator>
	<dc:creator>Susanti, Desi</dc:creator>
	<dc:creator>Khoiroh, Niatul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pemberdayaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Aneka Olahan Singkong</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Perekonomian Masyarakat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemberdayaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Aneka Olahan Singkong</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perekonomian Masyarakat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan proses optimalisasi peran mahasiswa semester VI untuk mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai dengan target yang terarah, sehingga hal tersebut benar dirasakan oleh masyarakat. Program di bidang pemberdayaan ekonomi adalah pengedukasian dan praktek inovasi dalam pemasaran kepada pelaku UMKM Desa Mangli. Adapun pengedukasian ini dilakukan untuk memberikan pandangan kepada pelaku UMKM yang memiliki produksi jajanan tradisional bahwasanya jenis makanan basah yang memiliki kandungan air yang sangat tinggi diperlukan perlakuan khusus supaya makanan yang di produksi tidak rusak sampai kepada konsumen. Tujuan program ini adalah meningkatkan perekonomian dan daya saing pasar.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan proses optimalisasi peran mahasiswa semester VI untuk mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai dengan target yang terarah, sehingga hal tersebut benar dirasakan oleh masyarakat. Program di bidang pemberdayaan ekonomi adalah pengedukasian dan praktek inovasi dalam pemasaran kepada pelaku UMKM Desa Mangli. Adapun pengedukasian ini dilakukan untuk memberikan pandangan kepada pelaku UMKM yang memiliki produksi jajanan tradisional bahwasanya jenis makanan basah yang memiliki kandungan air yang sangat tinggi diperlukan perlakuan khusus supaya makanan yang di produksi tidak rusak sampai kepada konsumen. Tujuan program ini adalah meningkatkan perekonomian dan daya saing pasar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/161</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i1.161</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 45-61</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 45-61</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/161/137</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/162</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:52:04Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan dalam Membangun Budaya Literasi Untuk Meningkatkan Kesadaran Belajar Masyarakat di Desa Kerang Sukosari Bondowoso</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Dalam Membangun Budaya Literasi Untuk Meningkatkan Kesadaran Belajar Masyarakat Di Desa Kerang</dc:title>
	<dc:creator>Muhalli, Muhalli</dc:creator>
	<dc:creator>Pathollah, Akhmad Ghasi </dc:creator>
	<dc:creator>Yakin, Muhammad Nurul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Budaya Literasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kesadaran Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Budaya Literasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kesadaran Belajar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salah satu peningkatan mutu dan kualitas sumber daya manusia adalah dengan cara menumbuhkan budaya literasi. Konsep yang terdengar klise dan klasik mau tidak mau masih menjadi solusi yang sangat mendasar dalam peningkatan mutu SDM.
Desa kerang adalah salah satu desa menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan terbukti dengan adanya lembaga-lembaga formal maupun non formal. Dari keberanekaragaman para pelajar dalam menyikapi dunia pendidikan, maka kami mahasiswa KKM menawarkan program unggulan “Menumbuhkan Budaya Literasi”. Alasan rasional kami ialah, &amp;nbsp;supaya para pelajar di Desa Kerang memiliki kesadaran dalam menambah wawasan belajar khususnya yang berhubungan dengan literasi, sehingga diprediksi akan meningkatkan daya minat belajar tinggi dan mampu turut serta dalam mewarnai khazanah literasi Indonesia.&amp;nbsp;Progres Budaya Literasi ini sangat menjanjikan dalam menunjang pendidikan dan tergolong mudah dalam proses tindakan. Sebab mayoritas pelajar di desa kerang sudah mengenyam bangku pendidikan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Salah satu peningkatan mutu dan kualitas sumber daya manusia adalah dengan cara menumbuhkan budaya literasi. Konsep yang terdengar klise dan klasik mau tidak mau masih menjadi solusi yang sangat mendasar dalam peningkatan mutu SDM.
Desa kerang adalah salah satu desa menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan terbukti dengan adanya lembaga-lembaga formal maupun non formal. Dari keberanekaragaman para pelajar dalam menyikapi dunia pendidikan, maka kami mahasiswa KKM menawarkan program unggulan “Menumbuhkan Budaya Literasi”. Alasan rasional kami ialah, &amp;nbsp;supaya para pelajar di Desa Kerang memiliki kesadaran dalam menambah wawasan belajar khususnya yang berhubungan dengan literasi, sehingga diprediksi akan meningkatkan daya minat belajar tinggi dan mampu turut serta dalam mewarnai khazanah literasi Indonesia.&amp;nbsp;Progres Budaya Literasi ini sangat menjanjikan dalam menunjang pendidikan dan tergolong mudah dalam proses tindakan. Sebab mayoritas pelajar di desa kerang sudah mengenyam bangku pendidikan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/162</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i1.162</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 1-14</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 1-14</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/162/139</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/163</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:52:42Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Optimalisasi Perpustakaan Desa dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Optimalisasi Perpustakaan Desa dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat</dc:title>
	<dc:creator>Adi Suwarno, Suparjo</dc:creator>
	<dc:creator>Romlah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Aini, Nur </dc:creator>
	<dc:creator>Ayu Wulandari, Putri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Perpustakaan Desa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Minat Baca Masyarakat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perpustakaan Desa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Minat Baca Masyarakat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan dan tingkat perekonomian. Berdasarkan data kualitatif yang diperoleh menunjukkan bahwa di Desa Pecalongan kebanyakan penduduk usia produktif hanya memiliki bekal pendidikan formal pada level pendidikan dasar 52.89 % dan pendidikan menengah - SLTP dan SLTA 7,68 %. Sementara yang dapat menikmati pendidikan di Perguruan Tinggi hanya 1,87 %. Dan terdapat 1687 jiwa atau 52.89 % tidak tamat SD. &amp;nbsp; Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh mahasiswa KKMT Integratif Riset menunjukkan bahwa mayoritas siswa-siswi dan masyarakat kurang minat dalam membaca, serta adanya perpustakaan yang kurang dimanfaatkan.&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan dan tingkat perekonomian. Berdasarkan data kualitatif yang diperoleh menunjukkan bahwa di Desa Pecalongan kebanyakan penduduk usia produktif hanya memiliki bekal pendidikan formal pada level pendidikan dasar 52.89 % dan pendidikan menengah - SLTP dan SLTA 7,68 %. Sementara yang dapat menikmati pendidikan di Perguruan Tinggi hanya 1,87 %. Dan terdapat 1687 jiwa atau 52.89 % tidak tamat SD. &amp;nbsp; Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh mahasiswa KKMT Integratif Riset menunjukkan bahwa mayoritas siswa-siswi dan masyarakat kurang minat dalam membaca, serta adanya perpustakaan yang kurang dimanfaatkan.&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/163</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i2.163</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 103-114</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 103-114</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/163/134</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/164</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:52:04Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Peserta Didik di Taman Pendidikan Al-Qur’an Yayasan Darut Tholabah Wonosari Bondowoso</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Taman Pendidikan Al-Qur’an Sebagai Bentuk Implementasi Pendidikan Pesantren di Yayasan Darut Tholabah Wonosari </dc:title>
	<dc:creator>Munir, Misbahul </dc:creator>
	<dc:creator>Wassalwa , Siti Masyarafatul Manna  </dc:creator>
	<dc:creator>Mahidin, La</dc:creator>
	<dc:creator> Maula, Nikmatul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Taman Pendidikan Al-Qur’an</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendidikan Pesantren</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Darut Tholabah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Taman Pendidikan Al-Qur’an</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendidikan Pesantren</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Darut Tholabah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mengakar kuat dari budaya asli bangsa indonesis, tentunya harus kita pertahankan eksistensinya. Kehadiran dunia pesantren sebagai lembaga pendidikan islam semakin diminati oleh banyak kalangan, hal ini membuktikan bahwa pesantren dalam hal ini mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan pendidikan. Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Ikhlas yang masih berada dibawah naungan Yayasan Darut Tholabah, ini menunjukkan bahwa eksistensi dari TPA Al-Ikhlas ini merupakan implementasi dari pendidikan pesantren di Yayasan Darut Tholabah Wonosari. Keberadaannya sebagai mitra dari pendidikan dasar yang juga berada di bawah Yayasan darut Tholabah Wonosari, yaitu SD Darut Tholabah diharapkan menjadi support untuk sekolah tersebut dari sisi spiritual.&amp;nbsp;Karena tak dipungkiri, semua kegiatan yang dilaksanakan di TPA Al-Ikhlas ini mrupakan tindak lanjut dari program pendidikan yang di temakan oleh SD Darut Tholabah itu sendiri. jadi, dalam pandangan kami TPA Al-Ikhlas ini merupakan sarana penunjang bagi keberhasilan peseta didik di SD Darut Tholabah yang berlatar belakang pesantren.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mengakar kuat dari budaya asli bangsa indonesis, tentunya harus kita pertahankan eksistensinya. Kehadiran dunia pesantren sebagai lembaga pendidikan islam semakin diminati oleh banyak kalangan, hal ini membuktikan bahwa pesantren dalam hal ini mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan pendidikan. Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Ikhlas yang masih berada dibawah naungan Yayasan Darut Tholabah, ini menunjukkan bahwa eksistensi dari TPA Al-Ikhlas ini merupakan implementasi dari pendidikan pesantren di Yayasan Darut Tholabah Wonosari. Keberadaannya sebagai mitra dari pendidikan dasar yang juga berada di bawah Yayasan darut Tholabah Wonosari, yaitu SD Darut Tholabah diharapkan menjadi support untuk sekolah tersebut dari sisi spiritual.&amp;nbsp;Karena tak dipungkiri, semua kegiatan yang dilaksanakan di TPA Al-Ikhlas ini mrupakan tindak lanjut dari program pendidikan yang di temakan oleh SD Darut Tholabah itu sendiri. jadi, dalam pandangan kami TPA Al-Ikhlas ini merupakan sarana penunjang bagi keberhasilan peseta didik di SD Darut Tholabah yang berlatar belakang pesantren.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/164</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i1.164</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 62-74</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 62-74</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/164/136</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/167</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:52:42Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Manajemen Referensi Zotero dalam Optimalisasi Penulisan Artikel Mahasiswa </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Manajemen Referensi Zotero dalam Optimalisasi Penulisan Artikel Mahasiswa </dc:title>
	<dc:creator>Diana, Eka </dc:creator>
	<dc:creator>Ma’nuna, Durratul </dc:creator>
	<dc:creator>Annisah, Ira </dc:creator>
	<dc:creator>Kholifatunnisak, Kholifatunnisak</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Aplikasi Zotero</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Artikel Ilmiah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Manajemen Reference</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Aplikasi Zotero</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Artikel Ilmiah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Manajemen Reference</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengelola jurnal, baik nasional maupun internasionalmewajibkan penggunaan aplikasi Reference salah satunya adalah Zotero dalam penulisan artikel ilmiah. Namun, hasil observasi tim pengabdian menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa yang belum terbiasa atau bahkan belum menguasai penggunaan Zotero dalam mendukung penulisan karya ilmiah, terutama bagi mereka yang sedang menyusun tugas akhir berupa jurnal ilmiah terakreditasi.Metode pengabdian ini dilakukan melalui ceramah, diskusi, dan pendampingan dalam beberapa tahapan, yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pre-test sebelum pelatihan menunjukkan bahwa mayoritas peserta belum familiar dengan penggunaan Zotero. Namun, setelah dilakukan pelatihan, hasil post-test menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. Peserta pelatihan telah menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam mengoperasikan aplikasi Zotero setelah mendapatkan pendampingan yang intensif.Dari hasil ini, terlihat bahwa melalui pendekatan pengabdian yang mencakup tahapan observasi hingga evaluasi serta pendampingan yang terarah, dapat menghasilkan perubahan positif dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait penggunaan aplikasi Zotero dalam penulisan karya ilmiah. Hal ini merupakan langkah yang penting untuk membekali mahasiswa, terutama yang tengah menyelesaikan tugas akhir, dengan keterampilan yang relevan dan diperlukan di dalam dunia akademis.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pengelola jurnal, baik nasional maupun internasionalmewajibkan penggunaan aplikasi Reference salah satunya adalah Zotero dalam penulisan artikel ilmiah. Namun, hasil observasi tim pengabdian menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa yang belum terbiasa atau bahkan belum menguasai penggunaan Zotero dalam mendukung penulisan karya ilmiah, terutama bagi mereka yang sedang menyusun tugas akhir berupa jurnal ilmiah terakreditasi.Metode pengabdian ini dilakukan melalui ceramah, diskusi, dan pendampingan dalam beberapa tahapan, yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pre-test sebelum pelatihan menunjukkan bahwa mayoritas peserta belum familiar dengan penggunaan Zotero. Namun, setelah dilakukan pelatihan, hasil post-test menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. Peserta pelatihan telah menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam mengoperasikan aplikasi Zotero setelah mendapatkan pendampingan yang intensif.Dari hasil ini, terlihat bahwa melalui pendekatan pengabdian yang mencakup tahapan observasi hingga evaluasi serta pendampingan yang terarah, dapat menghasilkan perubahan positif dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait penggunaan aplikasi Zotero dalam penulisan karya ilmiah. Hal ini merupakan langkah yang penting untuk membekali mahasiswa, terutama yang tengah menyelesaikan tugas akhir, dengan keterampilan yang relevan dan diperlukan di dalam dunia akademis.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/167</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i2.167</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 89-102</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 89-102</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/167/133</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/168</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:52:42Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Penyusunan Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Android </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Penyusunan Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Android </dc:title>
	<dc:creator>Firdaus, Sulton </dc:creator>
	<dc:creator>Yusuf, Muhammad </dc:creator>
	<dc:creator>Munir, Misbahul </dc:creator>
	<dc:creator>Rifa’i, M. Ma’shum </dc:creator>
	<dc:creator>Setyawan, M. Taufani </dc:creator>
	<dc:creator>Zainullah, Mahbub </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendampingan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Media Pemebelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Android</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendampingan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Media Pemebelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Android</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Lembaga Pengembangan Bahasa Asing adalah sebuah lembaga kursus yang fokus pada pengembangan bahasa arab dan inggris, yang berada di lingkungan PP. Nurul Jadid Paiton. Dalam praktek pengajaran yang terjadi, penggunaan media pembelajaran yang berbentukbukuatau kitab masihmenggunakanbuku, dimanaantaraisibuku dan tujuanpembelajarankurangsingkron, cendrungmembosankan dan kurangmenyesuaikanterhadaptingkatkompetensi dan latarbelakangpesertadidik, akibatnyadalammewujudkancapaiantujuanpembelajaransecarakomperhansiptidaksepenuhnyatercapaidenganbaik. Kegiatan Pendampingan penyusunan Media Pembelajaran berbasis Android inibertujuan : 1) Memberikanwawasan dan pengalamankepadatenagapendidik dan pengurus dalam mengembangkan media dan bahan ajar yang baik dan benar, 2) Tersusunnyabahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Metode yag ditempuh dalam pengabdian ini yaitu dalam bentuk pendampingan pelatihan penyusunan media pembelajaran. Dari kegiatanpendampingan yang telah dilakukan, mulai dari proses hingga penggunaan media yang di kembangkan, menjadikan para tenaga pendidk atau pengurus lembaga pengembangan bahas aasing, sangat bersemangat dan antusias untuk mengembangkan bahan ajar secara mandiri dan berkesinambungan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Lembaga Pengembangan Bahasa Asing adalah sebuah lembaga kursus yang fokus pada pengembangan bahasa arab dan inggris, yang berada di lingkungan PP. Nurul Jadid Paiton. Dalam praktek pengajaran yang terjadi, penggunaan media pembelajaran yang berbentukbukuatau kitab masihmenggunakanbuku, dimanaantaraisibuku dan tujuanpembelajarankurangsingkron, cendrungmembosankan dan kurangmenyesuaikanterhadaptingkatkompetensi dan latarbelakangpesertadidik, akibatnyadalammewujudkancapaiantujuanpembelajaransecarakomperhansiptidaksepenuhnyatercapaidenganbaik. Kegiatan Pendampingan penyusunan Media Pembelajaran berbasis Android inibertujuan : 1) Memberikanwawasan dan pengalamankepadatenagapendidik dan pengurus dalam mengembangkan media dan bahan ajar yang baik dan benar, 2) Tersusunnyabahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Metode yag ditempuh dalam pengabdian ini yaitu dalam bentuk pendampingan pelatihan penyusunan media pembelajaran. Dari kegiatanpendampingan yang telah dilakukan, mulai dari proses hingga penggunaan media yang di kembangkan, menjadikan para tenaga pendidk atau pengurus lembaga pengembangan bahas aasing, sangat bersemangat dan antusias untuk mengembangkan bahan ajar secara mandiri dan berkesinambungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2023-09-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/168</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v3i2.168</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 115-124</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat; 115-124</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/168/135</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/168</identifier>
				<datestamp>2024-11-26T03:51:30Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/185</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:53:40Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Advokasi Moderasi Pemikiran Keagamaan terhadap Tiga Dosa Besar Pendidikan dengan Menggunakan Paradigma Pancasila pada Remaja Ikatan Mahasiswa se-Kecamatan Wringin (IKMKW) Bondowoso</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Advokasi Moderasi Pemikiran Keagamaan Terhadap Tiga Dosa Besar Pendidikan dengan Menggunakan Paradigma Pancasila Pada Remaja Ikatan Mahasiswa Se-Kecamatan Wringin (IKMKW) Bondowoso</dc:title>
	<dc:creator>Khaer, Abu </dc:creator>
	<dc:creator>Ulum, Muhamad </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Advokasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Moderasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">intoleransi, perundungan, kekerasan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Advokasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Moderasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">intoleransi, perundungan, kekerasan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk advokasi memoderasi Pemikiran Keagamaan Para Remaja Terhadap Tiga Dosa Besar Pendidikan dengan menggunakan Paradigma Pancasila Pada Ikatan Mahasiswa Se-Kecamatan Wringin (IKMKW) Kabupaten Bondowoso. Tiga dosa besar pendidikan tersebut berupa intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan (bullying). Program ini bermanfaat untuk menjunjung tinggi keharomonisan, toleran, dan menghargai harkat, martabat, dan Hak Asasi Manusia dari remaja terhadap nilai-nilai kemanusiaan berlandaskan keluhuran Pancasila yang selaras dengan keagungan Islam. Tujuan itu berlandaskan pada upaya untuk menekan tindak kekerasan dengan memoderasi pemikiran yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta ajaran Islam atas tiga dosa besar pendidikan. Tempat lokasi penelitian ini, yaitu Ikatan Mahasiswa Se-Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso, bekerja sama dengan Pemerintahan Kecamatan Wringin dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wringin. Program yang diadvokasikan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan pada para remaja tingkatan Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum dan Perguruan Tinggi Agama, baik Negeri maupun Swasta. Hasil dari penelitian ini, para remaja menjadi mengerti bahwa dosa besar intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan (bullying) merupakan suatu perbuatah yang sangat merugikan individu pelaku itu sendiri. Terlebih, berlandaskan Pancasila dan Islam, dosa besar pendidikan tersebut, merugikan pelakunya di dunia hingga di akhirat kelak. Oleh karenanya, toleransi dengan saling menghormati, bergaul dengan norma agama menghindari dan menjauhi segala bentuk perbuatan yang mengarah pada zina, maupun sikap mengjungjung tinggi hak asasi manusia dalam kehidupan bermasyarakat merupakan suatu keniscayaan</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk advokasi memoderasi Pemikiran Keagamaan Para Remaja Terhadap Tiga Dosa Besar Pendidikan dengan menggunakan Paradigma Pancasila Pada Ikatan Mahasiswa Se-Kecamatan Wringin (IKMKW) Kabupaten Bondowoso. Tiga dosa besar pendidikan tersebut berupa intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan (bullying). Program ini bermanfaat untuk menjunjung tinggi keharomonisan, toleran, dan menghargai harkat, martabat, dan Hak Asasi Manusia dari remaja terhadap nilai-nilai kemanusiaan berlandaskan keluhuran Pancasila yang selaras dengan keagungan Islam. Tujuan itu berlandaskan pada upaya untuk menekan tindak kekerasan dengan memoderasi pemikiran yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta ajaran Islam atas tiga dosa besar pendidikan. Tempat lokasi penelitian ini, yaitu Ikatan Mahasiswa Se-Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso, bekerja sama dengan Pemerintahan Kecamatan Wringin dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wringin. Program yang diadvokasikan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan pada para remaja tingkatan Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum dan Perguruan Tinggi Agama, baik Negeri maupun Swasta. Hasil dari penelitian ini, para remaja menjadi mengerti bahwa dosa besar intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan (bullying) merupakan suatu perbuatah yang sangat merugikan individu pelaku itu sendiri. Terlebih, berlandaskan Pancasila dan Islam, dosa besar pendidikan tersebut, merugikan pelakunya di dunia hingga di akhirat kelak. Oleh karenanya, toleransi dengan saling menghormati, bergaul dengan norma agama menghindari dan menjauhi segala bentuk perbuatan yang mengarah pada zina, maupun sikap mengjungjung tinggi hak asasi manusia dalam kehidupan bermasyarakat merupakan suatu keniscayaan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/185</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i1.185</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 1-15</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 1-15</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/185/150</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/187</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:53:40Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Guru dalam Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka di MTs Al-Muttahidah, Sentong, Krejengan, Probolinggo</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">PKM PENDAMPINGAN GURU DALAM PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DI MTS AL-MUTTAHIDAH, SENTONG, KREJENGAN, PROBOLINGGO</dc:title>
	<dc:creator>Mudarris, Badrul </dc:creator>
	<dc:creator>Munir , Misbahul </dc:creator>
	<dc:creator>Fahim Sultoni, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pendampingan Guru</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Perangkat Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kurikulum Merdeka</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pendampingan Guru</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perangkat Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kurikulum Merdeka</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun perangkat pembelajaran secara lengkap agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, dan menyenangkan. Kurikulum Merdeka, yang terbilang masih baru diimplementasikan di beberapa sekolah, menjadi permasalahan yang harus segera diatasi. Karena kurangnya pengetahuan warga sekolah, termasuk guru, tentang kurikulum ini membuat implementasi Kurikulum Merdeka menjadi kurang maksimal di lapangan. Salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan melaksanakan pendampingan guru dalam pembuatan perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka. Bentuk kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan yang terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu pengenalan Impelementasi Kurikulum Merdeka (IKM), pendampingan dalam pembuatan perangkat Kurikulum Merdeka, serta pelatihan dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa: (a) ada beberapa komponen dalam Kurikulum Merdeka yang tidak jauh berbeda dengan Kurikulum Nasional, hanya terjadi perubahan nama, sehingga tidak terlalu menyulitkan guru untuk mengenal dan memahami kurikulum baru; (b) terdapat enam dimensi karakter pelajar Pancasila, yang harus diperoleh oleh siswa melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), serta Capaian Pembelajaran yang tergolong baru dan masih asing bagi guru, sehingga guru membutuhkan waktu lebih lama untuk menyusunnya menjadi perangkat pembelajaran; (c) kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru untuk mengenal lebih dalam tentang Kurikulum Merdeka, sehingga memudahkan guru dalam penerapannya selama proses pembelajaran.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun perangkat pembelajaran secara lengkap agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, dan menyenangkan. Kurikulum Merdeka, yang terbilang masih baru diimplementasikan di beberapa sekolah, menjadi permasalahan yang harus segera diatasi. Karena kurangnya pengetahuan warga sekolah, termasuk guru, tentang kurikulum ini membuat implementasi Kurikulum Merdeka menjadi kurang maksimal di lapangan. Salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan melaksanakan pendampingan guru dalam pembuatan perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka. Bentuk kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan yang terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu pengenalan Impelementasi Kurikulum Merdeka (IKM), pendampingan dalam pembuatan perangkat Kurikulum Merdeka, serta pelatihan dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa: (a) ada beberapa komponen dalam Kurikulum Merdeka yang tidak jauh berbeda dengan Kurikulum Nasional, hanya terjadi perubahan nama, sehingga tidak terlalu menyulitkan guru untuk mengenal dan memahami kurikulum baru; (b) terdapat enam dimensi karakter pelajar Pancasila, yang harus diperoleh oleh siswa melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), serta Capaian Pembelajaran yang tergolong baru dan masih asing bagi guru, sehingga guru membutuhkan waktu lebih lama untuk menyusunnya menjadi perangkat pembelajaran; (c) kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru untuk mengenal lebih dalam tentang Kurikulum Merdeka, sehingga memudahkan guru dalam penerapannya selama proses pembelajaran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/187</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i1.187</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 16-32</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 16-32</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/187/151</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/197</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:54:19Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Peningkatan Literasi Keuangan Digital pada Usaha Mikro di Kecamatan Jambesari Darussholah  Kabupaten Bondowoso</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENDAMPINGAN PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN DIGITAL PADA USAHA MIKRO DI KECAMATAN JAMBESARI DARUSSHOLAH  KABUPATEN BONDOWSO</dc:title>
	<dc:creator> Bahanan, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Saadah, Haqiqotus</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Literasi Keuangan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">UMKM</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kegiatan pendampingan peningkatan literasi keuangan digital pada usaha mikro di Kecamatan Jambesari Darussholah, Kabupaten Bondowoso bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam mengelola keuangan dengan memanfaatkan teknologi digital. Usaha mikro di daerah ini umumnya masih terbatas dalam literasi keuangan dan penggunaan aplikasi digital, yang berpotensi menghambat perkembangan dan daya saing mereka. Kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan intensif dalam penggunaan aplikasi keuangan digital seperti e-wallet, mobile banking, dan platform pemasaran online. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait literasi keuangan digital, dengan sebagian besar peserta mulai menerapkan penggunaan aplikasi keuangan dalam operasional sehari-hari. Selain itu, pelaku usaha juga mulai memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk, sehingga mampu memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi transaksi. Namun, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan akses internet dan kesenjangan keterampilan teknologi di kalangan pelaku usaha yang lebih senior. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan peningkatan infrastruktur digital untuk memastikan keberlanjutan dampak positif dari program ini</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kegiatan pendampingan peningkatan literasi keuangan digital pada usaha mikro di Kecamatan Jambesari Darussholah, Kabupaten Bondowoso bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam mengelola keuangan dengan memanfaatkan teknologi digital. Usaha mikro di daerah ini umumnya masih terbatas dalam literasi keuangan dan penggunaan aplikasi digital, yang berpotensi menghambat perkembangan dan daya saing mereka. Kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan intensif dalam penggunaan aplikasi keuangan digital seperti e-wallet, mobile banking, dan platform pemasaran online. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait literasi keuangan digital, dengan sebagian besar peserta mulai menerapkan penggunaan aplikasi keuangan dalam operasional sehari-hari. Selain itu, pelaku usaha juga mulai memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk, sehingga mampu memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi transaksi. Namun, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan akses internet dan kesenjangan keterampilan teknologi di kalangan pelaku usaha yang lebih senior. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan peningkatan infrastruktur digital untuk memastikan keberlanjutan dampak positif dari program ini</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/197</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i3.197</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 137-148</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 137-148</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/197/157</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/211</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:54:19Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">An Empowering Rural Economies through Sustainable Oyster Mushroom Cultivation : A Community-Based Approach in Bambang Village</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">An Pemberdayaan Ekonomi Pedesaan melalui Budidaya Jamur Tiram</dc:title>
	<dc:creator>Wibowo, Joko </dc:creator>
	<dc:creator>Fahrurrozi, Fahrurrozi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pemberdayaan Ekonomi Pedesaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pertanian Berkelanjutan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Budidaya Jamur Tiram</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Program Pengabdian kepada Masyarakat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Empowering Rural Economies; Sustainable Agriculture; Oyster Mushroom Cultivation; Community-Based Programs</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">The study investigated whether oyster mushroom cultivation could boost Bambang village’s economy. Its purpose was to assess cultivation’s impact on economic and social welfare, aiming to show how this agricultural initiative could enhance villagers'' livelihoods, provide stable income, and address social challenges by creating a supportive community. The research focused on improving both economic stability and social cohesion. The community service program included two main phases: training in oyster mushroom cultivation and forming a Women Farmers Group. The first phase provided two sessions with an expert, focusing on cultivation techniques. The second phase established a group for women in agriculture, fostering economic empowerment and sustainable skills with the support of a forest farmer group for resources and training. The community service program successfully trained 25 villagers in oyster mushroom cultivation, generating income and increasing economic resilience. Establishing the Women’s Farming Group further empowered women, promoting self-reliance in agriculture. These initiatives improved community knowledge and livelihoods. Plans include ongoing support for cultivation and marketing, alongside continued development of the Women's Farming Group to strengthen local economic growth. The community service programs in Bambang village effectively addressed the issues of low income, educational dropouts, and moral challenges by teaching oyster mushroom cultivation. This provided reliable income, enhanced social well-being, and empowered women through a farming group. The sustainable income potential revitalized community morale and plans aim to strengthen productivity, marketing, and cooperative development for lasting economic growth.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini meninvestigasi apakah budidaya jamur tiram dapat meningkatkan perekonomian di desa Bambang. Tujuannya adalah untuk menilai dampak budidaya jamur tiram terhadap kesejahteraan ekonomi dan sosial, yang bertujuan untuk menunjukkan bagaimana inisiatif di bidang pertanian ini dapat meningkatkan mata pencaharian penduduk desa, memberikan pendapatan yang stabil, dan mengatasi tantangan sosial dengan menciptakan komunitas yang saling mendukung. Penelitian ini berfokus pada peningkatan stabilitas ekonomi dan hubungan sosial. Program pengabdian masyarakat ini mencakup dua tahap utama: pelatihan budidaya jamur tiram dan pembentukan Kelompok Wanita Tani. Tahap pertama adalah pelatihan selama dua hari dengan mendatangkan seorang ahli, dengan fokus pada teknik budidaya. Tahap kedua membentuk Kelompok Wanita Tani, untuk mendorong pemberdayaan ekonomi dan keterampilan yang berkelanjutan dengan dukungan kelompok petani hutan sebagai sumber daya informasi dan pelatihan yang berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini berhasil melatih 25 warga desa dalam budidaya jamur tiram, menghasilkan pendapatan dan meningkatkan ketahanan ekonomi. Pembentukan Kelompok Tani Wanita semakin memberdayakan perempuan dan mendorong kemandirian di bidang pertanian. Inisiatif-inisiatif ini meningkatkan pengetahuan dan mata pencaharian masyarakat. Rencana yang akan datang mencakup dukungan berkelanjutan untuk budidaya dan pemasaran, di samping pengembangan Kelompok Wanita Tani yang berkelanjutan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal. Program-program pengabdian masyarakat di desa Bambang secara efektif mengatasi masalah-masalah seperti rendahnya pendapatan, putus sekolah, dan tantangan moral. Hal ini memberikan penghasilan yang dapat diandalkan, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan memberdayakan perempuan melalui kelompok tani. Potensi pendapatan yang berkelanjutan merevitalisasi moral masyarakat dan bertujuan untuk memperkuat produktivitas, pemasaran, dan pengembangan koperasi untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa yang akan datang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/211</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i3.211</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 149-164</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 149-164</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/211/162</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/211</identifier>
				<datestamp>2024-12-05T01:56:29Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/219</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:54:19Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pelatihan Analisis Pengembangan Ruang Lingkup Prioritas Manajemen Pembiayaan dalam Peningkatan Kualitas Layanan Direktorat Pengasuhan Santri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pelatihan Analisis Pengembangan Ruang Lingkup Prioritas Manajemen Pembiayaan dalam Peningkatan Kualitas Layanan Direktorat Pengasuhan Santri</dc:title>
	<dc:creator>Rifa’i, Moh. </dc:creator>
	<dc:creator>Febrianto, Febi </dc:creator>
	<dc:creator>Humaini, Moh. Lutfillah </dc:creator>
	<dc:creator>Firmansyah, Mohammad </dc:creator>
	<dc:creator>Khoironi, Weliya Alfin Robeth </dc:creator>
	<dc:creator>Hidayatulloh, Riza Syarief </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Manajemen Pembiayaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kualitas Layanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pengasuhan Santri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Manajemen Pembiayaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kualitas Layanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengasuhan Santri</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Analisis pengembangan ruang lingkup prioritas pembiayaan merupakan perihal penting. Penentuan yang relevan akan berimplikasi terhadap peningkatan layanan, karenanya hal ini membutuhkan pelatihan dan pendampingan bagi para pekerjanya. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui survei, diskusi, FGD, studi literatur, scheduling, dan peran partisipatif. Pendekatan PAR (Participatory Action Research) digunakan, dengan diawali diagnosa pemetakan persoalan, action plan, tindakan transformatif, pengamatan dan evaluasi, dan menyusun teori sebagai refleksi. Hasil pengabdian kepada Masyarakat terdiri atas pemberian materi dan praktek menganaisis pengembangan ruang lingkup prioritas pembiayaan dan pendampingan secara terencana guna me-monitoring dan mengevaluasi praktek-praktek yang perlu diperbaiki. Kegiatan diawali dengan survei lapangan dan identifikasi masalah, FGD, penyusunan materi sesuai kebutuhan personalia, penyusunan jadwal, serta penyaji materi, dan pelaksanaannya. Program pendampingan ini perlu diwujudkan dengan konsep win-win solution dengan cara melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi, yang bisa diagendakan minimal setiap tahun, sehingga menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas layanan pendidikan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Analisis pengembangan ruang lingkup prioritas pembiayaan merupakan perihal penting. Penentuan yang relevan akan berimplikasi terhadap peningkatan layanan, karenanya hal ini membutuhkan pelatihan dan pendampingan bagi para pekerjanya. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui survei, diskusi, FGD, studi literatur, scheduling, dan peran partisipatif. Pendekatan PAR (Participatory Action Research) digunakan, dengan diawali diagnosa pemetakan persoalan, action plan, tindakan transformatif, pengamatan dan evaluasi, dan menyusun teori sebagai refleksi. Hasil pengabdian kepada Masyarakat terdiri atas pemberian materi dan praktek menganaisis pengembangan ruang lingkup prioritas pembiayaan dan pendampingan secara terencana guna me-monitoring dan mengevaluasi praktek-praktek yang perlu diperbaiki. Kegiatan diawali dengan survei lapangan dan identifikasi masalah, FGD, penyusunan materi sesuai kebutuhan personalia, penyusunan jadwal, serta penyaji materi, dan pelaksanaannya. Program pendampingan ini perlu diwujudkan dengan konsep win-win solution dengan cara melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi, yang bisa diagendakan minimal setiap tahun, sehingga menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas layanan pendidikan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2021-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/219</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i3.219</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 165-187</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 165-187</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/219/168</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/220</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:54:01Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Pembuatan Conten Kreatif Media Sosial bagi Pemuda di Kampung Youtuber  Desa Posong Tapen Bondowoso</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENDAMPINGAN PEMBUATAN CONTEN KREATIF MEDIA SOSIAL BAGI PEMUDA DI KAMPUNG YOUTUBER  DESA POSONG TAPEN BONDOWOSO</dc:title>
	<dc:creator>Muhalli, Muhalli</dc:creator>
	<dc:creator>Pathollah, Akhmad Ghasi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Konten Kreatif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Media Sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Konten Kreatif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Media Sosial</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk menginternalisasikan aspek teoritik dan penguatan kecakapan praktik dalam pembuatan pembuatan konten kreatif media social. Adapun objek pengabdian dalam kegiatan ini adalah pemuda di Desa Posong Tapen Bondowoso, yang dikenal sebagai Kampung Youtuber. Di sisi lanjutannya, pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pemuda dalam pembuatan konten, termasuk teknik pengeditan video, penulisan skrip, penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak, serta strategi pemasaran. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendalaman empirik, penguatan teoritik, dan pelaksanaan praktik berbasis output. Melalui program ini, hasil pengabdian masyarakat adalah pemuda dapat menghasilkan konten yang lebih menarik dan berkualitas tinggi, serta mengembangkan potensi ekonomi mereka melalui monetisasi konten dan kolaborasi dengan merek. Selain itu, pendampingan juga mencakup pemahaman tentang hak cipta dan aspek hukum yang berkaitan dengan pembuatan konten, untuk melindungi karya mereka. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan kreatif, tetapi juga pada pemberdayaan pemuda untuk menciptakan peluang kewirausahaan digital yang berkelanjutan. Hasil dari pendampingan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemuda, baik dalam aspek kreatif maupun ekonomi.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pendampingan pembuatan konten kreatif media sosial bagi pemuda di Desa Posong Tapen Bondowoso, yang dikenal sebagai Kampung Youtuber. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pemuda dalam pembuatan konten, termasuk teknik pengeditan video, penulisan skrip, penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak, serta strategi pemasaran. Melalui program ini, diharapkan pemuda dapat menghasilkan konten yang lebih menarik dan berkualitas tinggi, serta mengembangkan potensi ekonomi mereka melalui monetisasi konten dan kolaborasi dengan merek. Selain itu, pendampingan juga mencakup pemahaman tentang hak cipta dan aspek hukum yang berkaitan dengan pembuatan konten, untuk melindungi karya mereka. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan kreatif, tetapi juga pada pemberdayaan pemuda untuk menciptakan peluang kewirausahaan digital yang berkelanjutan. Hasil dari pendampingan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemuda, baik dalam aspek kreatif maupun ekonomi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/220</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i2.220</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 64-74</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 64-74</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/220/160</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/222</identifier>
				<datestamp>2025-01-29T13:20:22Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/222</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:54:01Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengembangan Kecakapan Membuat Abon Cakalan pada Masyarakat Perempuan Tuna Karya</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Optimalisasi Potensi Mama Muda dalam Menanamkan Jiwa Entrepreneur </dc:title>
	<dc:creator>Surur, Miftahus</dc:creator>
	<dc:creator>Burhanuddin, Ainur Rahman </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Optimalisasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">SDM Mana Muda</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Optimalisasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">SDM Mama Muda</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perkembangan zaman yang semakin menuntut manusia uttuk menunjukkan kreatifitasnya dalam segala hal. Maka kompetensi sumber daya manusia dalam diri harus dapat dioptimalkan melalui pelatihan dan pengembangan yang berbasis kompetensi. Hal ini memberikan dampak yang positif ketika SDM yang kompeten mampu membawa keberhasilan pribadinya pada peningkatan kinerja ekonomi. Pengembangan SDM dalam diri memberikan kualitas dan kemampuan diri yang akan berdampak pada peningkatan kinerja ekonomi</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Perkembangan zaman yang semakin menuntut manusia uttuk menunjukkan kreatifitasnya dalam segala hal. Maka kompetensi sumber daya manusia dalam diri harus dapat dioptimalkan melalui pelatihan dan pengembangan yang berbasis kompetensi. Hal ini memberikan dampak yang positif ketika SDM yang kompeten mampu membawa keberhasilan pribadinya pada peningkatan kinerja ekonomi. Pengembangan SDM dalam diri memberikan kualitas dan kemampuan diri yang akan berdampak pada peningkatan kinerja ekonomi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/222</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i2.222</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 75-88</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 75-88</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/222/161</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/240</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:54:19Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Budaya Sehat Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting Bayi </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Budaya Sehat Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting Bayi </dc:title>
	<dc:creator>Ghasi Pathollah, Akhmad </dc:creator>
	<dc:creator>Muhalli, Muhalli</dc:creator>
	<dc:creator>Sukur, Hayi Abdus</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Masyarakat Perempuan Hamil</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Stunting Anak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Budaya Sehat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Aksi Penanganan </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Stunting Bayi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pendampingan budaya sehat dalam membangun aksi pencegahan terhadap stunting dan penanganan terhadapnya bila sudah terjadi. Fokus utamanya adalah pada penanaman kesadaran akan budaya sehat mulai dari makanan dan kebiasaan sehingga mampu menciptakan masyarakat yang bebas dari stunting. Selain itu, fenomena stunting yang terjadi pada anak-anak marak terjadi di pedesaan karena faktor budaya makan yang idak diperhatikan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun kepercayaan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Adapun hasil dari pengabdian ini antara lain ; meningkatnya kesadaran dan pemahaman masyarakat akan budaya makan yang sehat sebagai variabel penting dalam mencegah dan menangani masalah stunting; terbentuknya program kesehatan yang mengontrol kebiasaan ibu hamil dalam menghindari masalah stunting dan adanya aksi cepat tanggap tenaga kesehatan desa dalam mengidentifikasi dan mengurusi anak-anak yang stunting sedini mungkin sehingga masalah stunting bisa teratasi.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pendampingan budaya sehat dalam membangun aksi pencegahan terhadap stunting dan penanganan terhadapnya bila sudah terjadi. Fokus utamanya adalah pada penanaman kesadaran akan budaya sehat mulai dari makanan dan kebiasaan sehingga mampu menciptakan masyarakat yang bebas dari stunting. Selain itu, fenomena stunting yang terjadi pada anak-anak marak terjadi di pedesaan karena faktor budaya makan yang idak diperhatikan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun kepercayaan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Adapun hasil dari pengabdian ini antara lain ; meningkatnya kesadaran dan pemahaman masyarakat akan budaya makan yang sehat sebagai variabel penting dalam mencegah dan menangani masalah stunting; terbentuknya program kesehatan yang mengontrol kebiasaan ibu hamil dalam menghindari masalah stunting dan adanya aksi cepat tanggap tenaga kesehatan desa dalam mengidentifikasi dan mengurusi anak-anak yang stunting sedini mungkin sehingga masalah stunting bisa teratasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/240</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i3.240</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 206-218</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 206-218</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/240/187</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/242</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:54:01Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pembentukan Rukun Kifayah dalam Maksimalisasi Pengurusan Jenazah Perempuan Berbasis Program Fikih </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pembentukan Rukun Kifayah dalam Maksimalisasi Pengurusan Jenazah Perempuan Berbasis Program Fikih </dc:title>
	<dc:creator>Munir, Misbahul </dc:creator>
	<dc:creator>Anis Sulalah, Asia </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Jenazah Perempuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Fikih Kifayah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Rukun Kifayah Perempuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Rukun Kifayah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tajhizul Jenazah </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Masyarakat Perempuan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan masyarakat dalam maksimalisasi pengurusan jenazah perempuan di tengah masyarakat lewat pembentukan rukun kifayah dan pendalaman fikih tajhizul mayyit bagi perempuan. Pasalnya, pengurusan mayyit perempuan seringkali dilakukan oleh masyarakat perempuan yang awam dalam fikih sehingga kesalahan seringkali terjadi. Pendampingan tajhizul mayyit berbasis komunitas yang teorganisir menjadi penting untuk dilakukan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membentuk sebuah komunitas berbentuk organisasi rukun kifayah, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Adapun hasil pengabdian yang telah dilakukan adalah ; adanya rukun kifayah sebagai wadah komunitas masyarakat perempuan yang terorganisir; adanya program pendalaman fikih tajhizul jenazah; upaya untuk mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan sebagai aset rukun kifayah sekaligus sebagai persiapan kalau ada orang yang meninggal</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan masyarakat dalam maksimalisasi pengurusan jenazah perempuan di tengah masyarakat lewat pembentukan rukun kifayah dan pendalaman fikih tajhizul mayyit bagi perempuan. Pasalnya, pengurusan mayyit perempuan seringkali dilakukan oleh masyarakat perempuan yang awam dalam fikih sehingga kesalahan seringkali terjadi. Pendampingan tajhizul mayyit berbasis komunitas yang teorganisir menjadi penting untuk dilakukan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membentuk sebuah komunitas berbentuk organisasi rukun kifayah, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Adapun hasil pengabdian yang telah dilakukan adalah ; adanya rukun kifayah sebagai wadah komunitas masyarakat perempuan yang terorganisir; adanya program pendalaman fikih tajhizul jenazah; upaya untuk mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan sebagai aset rukun kifayah sekaligus sebagai persiapan kalau ada orang yang meninggal</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/242</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i2.242</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 122-136</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 122-136</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/242/186</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/244</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:53:40Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penguatan Pemahaman Ibu Hamil dalam Pencegahan dan Penanganan Resiko Tinggi Kehamilan  </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penguatan Pemahaman Ibu Hamil dalam Pencegahan dan Penanganan Resiko Tinggi Kehamilan  </dc:title>
	<dc:creator>Anis Sulalah, Asia </dc:creator>
	<dc:creator>Manna Wassalwa, Siti Masyarafatul </dc:creator>
	<dc:creator>Susanti, Desi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">pencegahan resiko tingi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">ibu hamil</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ibu Hamil</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Resiko Tinggi Kehamilan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Masyarakat Desa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang penguatan pemahaman ibu hamil dalam pencegahan resiko tinggi kehamilan. Pasalnya, kehamilan sebagai sebuah proses yang penting dalam keberlangsungan kehidupan, ia rentan dalam resiko terutama keguguran. Akibatnya, menjaga proses kehamilan agar aman dan lancar membutuhkan kesadaran dan pemahaman yang memadai sebab kehamilan terjadi dalam periode yang panjang serta menguras tenaga dan emosi. Hal itu menjadikan pendampingan dalam penguatan pemahaman akan resiko tinggi kehamilan menjadi sangat penting untuk dilakukan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun kepercayaan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Adapun hasil dari pengabdian ini adalah adanya beberapa ibu hamil yang gampang melakukan kegiatan-kegiatan yang secara prosedural akan berdampak pada resiko tinggi kehamilan dan ia tidak menyadarinya. Pendampingan ini dilakukan dengan melibatkan mitra tenang kesehatan desa untuk membentuk komunitas yang sadar sehat dan sadar akan pentingnya budaya sehat sehingga ibu hamil terutama, bisa terhindar dari resiko tinggi kehamilan</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang penguatan pemahaman ibu hamil dalam pencegahan resiko tinggi kehamilan. Pasalnya, kehamilan sebagai sebuah proses yang penting dalam keberlangsungan kehidupan, ia rentan dalam resiko terutama keguguran. Akibatnya, menjaga proses kehamilan agar aman dan lancar membutuhkan kesadaran dan pemahaman yang memadai sebab kehamilan terjadi dalam periode yang panjang serta menguras tenaga dan emosi. Hal itu menjadikan pendampingan dalam penguatan pemahaman akan resiko tinggi kehamilan menjadi sangat penting untuk dilakukan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun kepercayaan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Adapun hasil dari pengabdian ini adalah adanya beberapa ibu hamil yang gampang melakukan kegiatan-kegiatan yang secara prosedural akan berdampak pada resiko tinggi kehamilan dan ia tidak menyadarinya. Pendampingan ini dilakukan dengan melibatkan mitra tenang kesehatan desa untuk membentuk komunitas yang sadar sehat dan sadar akan pentingnya budaya sehat sehingga ibu hamil terutama, bisa terhindar dari resiko tinggi kehamilan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/244</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i1.244</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 52-63</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 52-63</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/244/184</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/246</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:54:01Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pencegahan Aksi Perundungan dengan Penguatan Karakter Berbasis Kecerdasan Emosional bagi Peserta Didik</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pencegahan Aksi Perundungan dengan Penguatan Karakter Berbasis Kecerdasan Emosional bagi Peserta Didik</dc:title>
	<dc:creator>Adi Suwarno, Suparjo </dc:creator>
	<dc:creator>Arifin, Zainul </dc:creator>
	<dc:creator>Muta’allim, Muta’allim</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">budaya bullying</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">anak usia dini</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">budaya bullying</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">anak usia dini</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan peserta didik sekolah dasar daalam pencegahan aksi perundungan dengan penguatan karakter berbasis kecerdasan emosional. Maraknya aksi perundungan di lingkungan sekolah menjadi sebuah ironi di tengah kampanye anti-bullying dalam pendidikan sekaligus adanya paradoks bahwa lingkungan pendidikan yang menjunjung tinggi akhlak dan karakter menjadi ladang tumbuhnya praktik perundugan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatnory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun kepercayaan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Hasil pendampingan yang telah dilakukan adalah; internalisasi kesadaran akan bahaya perundungan dalam pendidikan baik secara fisik maupun psikologis; adanya pola sikap yang telah membudaya yang membutuhkan perspektif baru agar tidak menjadi akar aksi perudungan yang tidak disadari dan terbentuknya budaya yang terbuka dan dinamis serta kondusif dalam perkembangan peserta didik tanpa perundungan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan peserta didik sekolah dasar daalam pencegahan aksi perundungan dengan penguatan karakter berbasis kecerdasan emosional. Maraknya aksi perundungan di lingkungan sekolah menjadi sebuah ironi di tengah kampanye anti-bullying dalam pendidikan sekaligus adanya paradoks bahwa lingkungan pendidikan yang menjunjung tinggi akhlak dan karakter menjadi ladang tumbuhnya praktik perundugan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatnory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun kepercayaan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Hasil pendampingan yang telah dilakukan adalah; internalisasi kesadaran akan bahaya perundungan dalam pendidikan baik secara fisik maupun psikologis; adanya pola sikap yang telah membudaya yang membutuhkan perspektif baru agar tidak menjadi akar aksi perudungan yang tidak disadari dan terbentuknya budaya yang terbuka dan dinamis serta kondusif dalam perkembangan peserta didik tanpa perundungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/246</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i2.246</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 110-121</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 110-121</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/246/185</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/247</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:53:40Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Pengurus Masjid dalam Optimalisasi Fungsi Manajemen dengan Implementasi Program Berbasis Komunitas </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Pengurus Masjid dalam Optimalisasi Fungsi Manajemen dengan Implementasi Program Berbasis Komunitas </dc:title>
	<dc:creator>Ghasi Pathollah, Akhmad </dc:creator>
	<dc:creator>Wafi, Ali </dc:creator>
	<dc:creator>Muhalli, Muhalli</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">optimalisasi fungsi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">manajemen masjid</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Fungsi Manajemen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Struktur Masjid </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Komunitas Masyarakat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pendampingan pengurus masjid dalam optimalisasi fungsi manajemen. Situasinya adalah keberadaan masjid yang memiliki pengurus namun tidak terstruktur dengan baik sehingga kegiatan masjid tidak memiliki orientasi dan aturan yang jelas dan pengeloaan keuangan yang tidak tertata dengan baik. Akibatnya, optimalisasi fungsi manajemen dengan pembentukan struktur ulang dari masjid desa Gentong ini menjadi program pengabdian masyarakat. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang dilakuan dengan beberapa tahapan mulai dari identifikasi masalah, membangun interaksi intensif dengan komunitas, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Adapun hasil dari pendampingan ini adalah terbentuknya struktur masjid yang bertanggung-jawab dalam pemetaan peran dalam kegiatan masyarakat di masjid baik harian, mingguan sampai tahunan, serta tatanan program yang menyasar pada kegiatan masjid yang memiliki dampak sosial kemasyarakatan yang penting seperti rukun kifayah sebagai kelompok pengurus urusan fardu kifayah, remaja masjid yang bertugas mengakomodir dan memobilisasi remaja dan pemuda dalam melakukan kegiatan dan lain sebagainya.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pendampingan pengurus masjid dalam optimalisasi fungsi manajemen. Situasinya adalah keberadaan masjid yang memiliki pengurus namun tidak terstruktur dengan baik sehingga kegiatan masjid tidak memiliki orientasi dan aturan yang jelas dan pengeloaan keuangan yang tidak tertata dengan baik. Akibatnya, optimalisasi fungsi manajemen dengan pembentukan struktur ulang dari masjid desa Gentong ini menjadi program pengabdian masyarakat. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang dilakuan dengan beberapa tahapan mulai dari identifikasi masalah, membangun interaksi intensif dengan komunitas, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Adapun hasil dari pendampingan ini adalah terbentuknya struktur masjid yang bertanggung-jawab dalam pemetaan peran dalam kegiatan masyarakat di masjid baik harian, mingguan sampai tahunan, serta tatanan program yang menyasar pada kegiatan masjid yang memiliki dampak sosial kemasyarakatan yang penting seperti rukun kifayah sebagai kelompok pengurus urusan fardu kifayah, remaja masjid yang bertugas mengakomodir dan memobilisasi remaja dan pemuda dalam melakukan kegiatan dan lain sebagainya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/247</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i1.247</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 44-51</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 44-51</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/247/183</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/251</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:53:40Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Masyarakat Pedesaan Dalam Penguatan Kesadaran akan Pentingnya Pendidikan dan Kesehatan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Masyarakat Pedesaan Dalam Penguatan Kesadaran akan Pentingnya Pendidikan dan Kesehatan</dc:title>
	<dc:creator>Arifin, Zainul </dc:creator>
	<dc:creator>Homaidi, Moh. </dc:creator>
	<dc:creator>Mahidin, La </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sosialisasi Pendidikan dan Kesehatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kualitas Mutu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Lembaga Pendidikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sosialisasi Pendidikan dan Kesehatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kualitas Mutu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Lembaga Pendidikan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pendampingan masyarakat pedesaan dalam membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kesehatan dalam meningkatkan kesejahteraan. Data menujukkan bahwa kemiskinan banyak terjadi pada masyarakat pedesaan karena rendahnya taraf pendidikan dan kesehatan.  Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun interasi intensif dengan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Hasil pendampingan yang telah dilakukan adalah; terbentuknya soliaritas dan kebesamaan dalam melangkah bersama demi membangun generasi yang sadar pendidikan dan kesehatan; terbentuknya komunitas dalam menjembatani problem masyarakat tentang pendidikan dan kesehatan dengan pemerintah desa serta adanya motivasi untuk melangkah maju dan beperan aktif dalam membangun generasi muda yang berpendidikan dan sadar sehat</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pendampingan masyarakat pedesaan dalam membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kesehatan dalam meningkatkan kesejahteraan. Data menujukkan bahwa kemiskinan banyak terjadi pada masyarakat pedesaan karena rendahnya taraf pendidikan dan kesehatan.  Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun interasi intensif dengan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Hasil pendampingan yang telah dilakukan adalah; terbentuknya soliaritas dan kebesamaan dalam melangkah bersama demi membangun generasi yang sadar pendidikan dan kesehatan; terbentuknya komunitas dalam menjembatani problem masyarakat tentang pendidikan dan kesehatan dengan pemerintah desa serta adanya motivasi untuk melangkah maju dan beperan aktif dalam membangun generasi muda yang berpendidikan dan sadar sehat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/251</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i1.251</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 33-43</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 33-43</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/251/182</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/256</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:54:19Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemberdayaan Santri Pondok Pesantren dalam Pengembangan Fikih di Pondok Pesantren Tahfidz </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pemberdayaan Santri Pondok Pesantren: Pengaruh Konteks Sosial dalam Pengembangan Fikih Di Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Kraksan Probolinggo</dc:title>
	<dc:creator>Khaer, Abu </dc:creator>
	<dc:creator>Moh. Ulum</dc:creator>
	<dc:creator>Refi Najma Fairus</dc:creator>
	<dc:creator>Siti Mariama</dc:creator>
	<dc:creator>Nita Honistiya</dc:creator>
	<dc:creator>Fitria Tahta Alfiana</dc:creator>
	<dc:creator>Jamilatul Hasanah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pemberdayaan Keagamaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Perubahan Sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Santri Tahfidz</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemberdayaan Keagamaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perubahan Sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Santri Tahfidz</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengabdian ini bertujuan untuk Pemberdayaan Santri Pondok Pesantren: Pengaruh Konteks Sosial dalam Pengembangan Fikih Di Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Kraksan Probolinggo. Meski para warga binaan ini merupakan kelompok santri penghafal Qur’an, akan tetapi Pemberdayaan Santri Pondok Pesantren terhadap Pengaruh Konteks Sosial dalam Pengembangan Fikih Di Pondok Pesantren merupakan hal yang perlu dilakukan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun kepercayaan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Hasil pendampingan yang telah dilakukan adalah; terbentuknya kesadaran untuk bersumbangsih pada kehidupan sosial bagi warga binaan yang dapat membentengi dirinya dari segala bentuk perubahan sosial yang merugikan; terbentuknya kesadaran beragama yang moderat melalui layanan segala bentuk keagamaan untuk mencegah dari radikalisme dan terorisme</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pengabdian ini bertujuan untuk Pemberdayaan Santri Pondok Pesantren: Pengaruh Konteks Sosial dalam Pengembangan Fikih Di Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Kraksan Probolinggo. Meski para warga binaan ini merupakan kelompok santri penghafal Qur’an, akan tetapi Pemberdayaan Santri Pondok Pesantren terhadap Pengaruh Konteks Sosial dalam Pengembangan Fikih Di Pondok Pesantren merupakan hal yang perlu dilakukan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun kepercayaan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Hasil pendampingan yang telah dilakukan adalah; terbentuknya kesadaran untuk bersumbangsih pada kehidupan sosial bagi warga binaan yang dapat membentengi dirinya dari segala bentuk perubahan sosial yang merugikan; terbentuknya kesadaran beragama yang moderat melalui layanan segala bentuk keagamaan untuk mencegah dari radikalisme dan terorisme</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/256</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i3.256</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 188-205</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 188-205</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/256/172</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/256</identifier>
				<datestamp>2025-01-27T01:44:51Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/257</identifier>
				<datestamp>2025-01-27T01:43:42Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/257</identifier>
				<datestamp>2025-03-12T07:54:01Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Wali Asuh dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Bimbingan Akademik Anak Asuh di Ma'had Aly Nurul Jadid </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Wali Asuh dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Bimbingan Akademik Anak Asuh di Ma'had Aly Nurul Jadid </dc:title>
	<dc:creator>Mudarris, Badrul </dc:creator>
	<dc:creator>Syaiful Bahri</dc:creator>
	<dc:creator>Moh. Sairofi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kualitas Wali Asuh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Anak Asuh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Ma'had Aly</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kualitas Wali Asuh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Anak Asuh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ma'had Aly</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Wali Asuh dalam Membimbing Anak Asuh di Ma'had Aly Nurul Jadid Paiton-Probolinggo merupakan inisiatif yang bertujuan untuk memperkuat peran dan kapasitas wali asuh dalam mendukung perkembangan holistik anak asuh. Pendampingan ini menekankan pada strategi manajemen disiplin yang adil dan bijaksana serta cara memotivasi anak asuh untuk belajar dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Kolaborasi antara wali asuh, orang tua, dan komunitas sekitar juga menjadi fokus utama untuk menciptakan sinergi dalam mendukung perkembangan anak asuh.Sebagai bagian dari program ini, panca kesadaran santri – yang meliputi kesadaran beragama, berbangsa, berbudaya, berorganisasi, dan berprestasi – diintegrasikan ke dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari. Penerapan panca kesadaran ini bertujuan untuk membentuk santri yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab sosial yang tinggi.Hasil yang diharapkan dari program ini mencakup peningkatan kompetensi wali asuh dalam aspek akademis dan spiritual, penguatan hubungan antara wali asuh dan anak asuh, serta pengembangan diri anak asuh dalam berbagai bidang, termasuk penerapan panca kesadaran santri. Program ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pertumbuhan fisik dan mental anak asuh, melalui dukungan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Dengan demikian, Ma'had Aly Nurul Jadid diharapkan dapat terus mencetak generasi ulama dan intelektual Muslim yang berwawasan luas, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi umat dan bangsa</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Wali Asuh dalam Membimbing Anak Asuh di Ma'had Aly Nurul Jadid Paiton-Probolinggo merupakan inisiatif yang bertujuan untuk memperkuat peran dan kapasitas wali asuh dalam mendukung perkembangan holistik anak asuh. Pendampingan ini menekankan pada strategi manajemen disiplin yang adil dan bijaksana serta cara memotivasi anak asuh untuk belajar dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Kolaborasi antara wali asuh, orang tua, dan komunitas sekitar juga menjadi fokus utama untuk menciptakan sinergi dalam mendukung perkembangan anak asuh.Sebagai bagian dari program ini, panca kesadaran santri – yang meliputi kesadaran beragama, berbangsa, berbudaya, berorganisasi, dan berprestasi – diintegrasikan ke dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari. Penerapan panca kesadaran ini bertujuan untuk membentuk santri yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab sosial yang tinggi.Hasil yang diharapkan dari program ini mencakup peningkatan kompetensi wali asuh dalam aspek akademis dan spiritual, penguatan hubungan antara wali asuh dan anak asuh, serta pengembangan diri anak asuh dalam berbagai bidang, termasuk penerapan panca kesadaran santri. Program ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pertumbuhan fisik dan mental anak asuh, melalui dukungan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Dengan demikian, Ma'had Aly Nurul Jadid diharapkan dapat terus mencetak generasi ulama dan intelektual Muslim yang berwawasan luas, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi umat dan bangsa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/257</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v4i2.257</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 89-109</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat; 89-109</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/257/173</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/270</identifier>
				<datestamp>2025-03-04T06:42:52Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penguatan Nilai-Nilai Religius Masyarakat melalui Program Pendampingan Pembacaan Sholawat Nariyah</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penguatan Nilai-Nilai Religius Masyarakat melalui Program Pendampingan Pembacaan Sholawat Nariyah</dc:title>
	<dc:creator>hasan, moh</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sholawat Nariyah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Nilai Religius</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Spiritual Masyarakat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk memahami penguatan nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat menjadi salah satu upaya strategis untuk membentuk karakter yang lebih berakhlak mulia, harmonis, dan berdaya tahan tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial. Program pendampingan pembacaan Sholawat Nariyah 4.444 kali ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual serta memperdalam nilai-nilai religius di kalangan masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini dirancang dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam pembacaan rutin Sholawat Nariyah, sebuah tradisi Islam yang diyakini memiliki banyak manfaat spiritual dan sosial. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pendampingan, serta pengawasan pelaksanaan program selama kurun waktu tertentu. Hasil dari program ini diharapkan mampu meningkatkan rasa kebersamaan, memperkuat ikatan sosial antarwarga, dan menghidupkan kembali semangat beragama dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembacaan sholawat secara massal diharapkan dapat membawa ketenangan batin dan kesejahteraan psikologis, sehingga tercipta masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera baik secara spiritual maupun sosial.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk memahami penguatan nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat menjadi salah satu upaya strategis untuk membentuk karakter yang lebih berakhlak mulia, harmonis, dan berdaya tahan tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial. Program pendampingan pembacaan Sholawat Nariyah 4.444 kali ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual serta memperdalam nilai-nilai religius di kalangan masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini dirancang dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam pembacaan rutin Sholawat Nariyah, sebuah tradisi Islam yang diyakini memiliki banyak manfaat spiritual dan sosial. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pendampingan, serta pengawasan pelaksanaan program selama kurun waktu tertentu. Hasil dari program ini diharapkan mampu meningkatkan rasa kebersamaan, memperkuat ikatan sosial antarwarga, dan menghidupkan kembali semangat beragama dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembacaan sholawat secara massal diharapkan dapat membawa ketenangan batin dan kesejahteraan psikologis, sehingga tercipta masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera baik secara spiritual maupun sosial.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/270</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i1.270</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 1-31</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 1-31</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/270/178</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/270</identifier>
				<datestamp>2025-03-04T06:49:04Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/306</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:32:51Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Biopore Infiltration Techniques and Vegetative Maintenance for Sustainable Water Resource Management</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Biopore Infiltration Techniques and Vegetative Maintenance for Sustainable Water Resource Management</dc:title>
	<dc:creator>Wibowo, Joko </dc:creator>
	<dc:creator>Hosniyeh, Hosniyeh</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Biopore</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Water-Absorbing Plants</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Maqoshid al-Shari'ah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Biopore</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Water-Absorbing Plants</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Maqoshid al-Shari'ah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">A major problem faced by the people of Sekarbanyu village was the water scarcity, Sumbermanjing Wetan district, Malang regency, especially during the dry season. Changes in land use and the lack of public awareness of the conservation of natural resources escalated this situation. This community service program aimed to define and investigate the implementation of a water source sustainability initiative program through the utilization of biopore techniques and the management of water-absorbing plants, applying a Participatory Action Research (PAR) framework according to Maqoshid al-Syari’ah principles. The methods applied in the community service program included observation, interviews, group discussions, and collaborative action with the community and village government. The results showed that biopores and reforestation facilitated the improvement of soil absorption, reduced water scarcity, and increased community awareness and participation in environmental preservation. The program also facilitated a synergy between technical solutions and Islamic spiritual values, making it a potential prototype to be replicated, adopted, and adapted in other regions with similar conditions.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">A major problem faced by the people of Sekarbanyu village was the water scarcity, Sumbermanjing Wetan district, Malang regency, especially during the dry season. Changes in land use and the lack of public awareness of the conservation of natural resources escalated this situation. This community service program aimed to define and investigate the implementation of a water source sustainability initiative program through the utilization of biopore techniques and the management of water-absorbing plants, applying a Participatory Action Research (PAR) framework according to Maqoshid al-Syari’ah principles. The methods applied in the community service program included observation, interviews, group discussions, and collaborative action with the community and village government. The results showed that biopores and reforestation facilitated the improvement of soil absorption, reduced water scarcity, and increased community awareness and participation in environmental preservation. The program also facilitated a synergy between technical solutions and Islamic spiritual values, making it a potential prototype to be replicated, adopted, and adapted in other regions with similar conditions.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/306</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i2.306</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 138-153</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 138-153</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/306/225</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/306</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:45:41Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/336</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:43:53Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/336</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:32:51Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Revitalisasi Produk Tradisional Lempeng melalui Pendampingan Sertifikasi Halal</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Revitalisasi Produk Tradisional Lempeng melalui Pendampingan Sertifikasi Halal</dc:title>
	<dc:creator>Miftahussurur, Wildan</dc:creator>
	<dc:creator>Aisyah, Silfin </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sertifikasi Halal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Produk Tradisional</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Lempeng</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sertifikasi Halal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Produk Tradisional</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Lempeng</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Program pendampingan sertifikasi halal dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk tradisional lempeng di Desa Ledokombo, Kabupaten Jember. Kegiatan ini bertujuan untuk merevitalisasi produk tradisional melalui pemenuhan standar halal-thayyib serta penguatan branding. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator dan pelaku UMKM sebagai mitra utama. Tahapan kegiatan meliputi pemetaan masalah, edukasi literasi halal, pendampingan teknis dan administratif, serta pembinaan kualitas kemasan. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi halal pelaku UMKM, yang semula terbatas pada pemahaman bahan utama, kini mencakup keseluruhan proses produksi. Selain itu, perbaikan tata kelola produksi dan inovasi kemasan membuat produk lempeng lebih layak bersaing di pasar modern. Sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi pelaku usaha. Program ini turut mendorong terbentuknya ekosistem halal berbasis komunitas yang memperkuat keberlanjutan usaha. Pendampingan dilakukan melalui membuktikan bahwa sertifikasi halal dapat menjadi instrumen strategis untuk revitalisasi produk tradisional. Keberhasilan ini menegaskan peran kolaboratif antara perguruan tinggi, masyarakat, dan lembaga terkait dalam pengembangan industri halal yang berdaya saing global.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Program pendampingan sertifikasi halal dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk tradisional lempeng di Desa Ledokombo, Kabupaten Jember. Kegiatan ini bertujuan untuk merevitalisasi produk tradisional melalui pemenuhan standar halal-thayyib serta penguatan branding. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator dan pelaku UMKM sebagai mitra utama. Tahapan kegiatan meliputi pemetaan masalah, edukasi literasi halal, pendampingan teknis dan administratif, serta pembinaan kualitas kemasan. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi halal pelaku UMKM, yang semula terbatas pada pemahaman bahan utama, kini mencakup keseluruhan proses produksi. Selain itu, perbaikan tata kelola produksi dan inovasi kemasan membuat produk lempeng lebih layak bersaing di pasar modern. Sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi pelaku usaha. Program ini turut mendorong terbentuknya ekosistem halal berbasis komunitas yang memperkuat keberlanjutan usaha. Pendampingan dilakukan melalui membuktikan bahwa sertifikasi halal dapat menjadi instrumen strategis untuk revitalisasi produk tradisional. Keberhasilan ini menegaskan peran kolaboratif antara perguruan tinggi, masyarakat, dan lembaga terkait dalam pengembangan industri halal yang berdaya saing global.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/336</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i2.336</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 103-118</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 103-118</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/336/223</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/349</identifier>
				<datestamp>2025-10-07T06:36:08Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Guru Ngaji dalam Peningkatan Kemampuan Santri Dalam Membaca dan Memahami Al-Qur’an </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Guru Ngaji dalam Peningkatan Kemampuan Santri Dalam Membaca dan Memahami Al-Qur’an </dc:title>
	<dc:creator>Muhalli, Muhalli</dc:creator>
	<dc:creator>Ghasi Pathollah, Akhmad </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Guru Ngaji</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kemampuan Membaca</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Memahami Al –Qur’an</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Guru Ngaji</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kemampuan Membaca</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Memahami Al –Qur’an</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendampingan guru ngaji dalam meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an pada santri di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) As-As’adah. Secara empirik, Guru Ngaji memiliki fungsi sebagai subjek yang menjadi fasilitator dalam membentuk murid yang memiliki kompetensi membaca al-Qur’an yang baik dan benar. Bahkan, dalam mode yang lebih dari itu adalah murid yang mampu mengambil pemahaman dari al-Qur’an secara baik. Program pendampingan dilakukan secara berkelanjutan dan bersifat spiritual, yang menekankan pada pengembangan aspek teknis dan karakter santri melalui pendekatan dialogis dan berbasis nilai-nilai Qur’ani. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung utama keberhasilan pendampingan meliputi keikhlasan dan kesungguhan guru ngaji, serta hubungan emosional yang hangat antara guru dan santri. Sebaliknya, kendala utama meliputi keterbatasan lingkungan dan sumber daya. Pendekatan yang holistik dan kontekstual terbukti mampu memperkuat kemampuan membaca, memahami isi, dan menanamkan nilai-nilai moral dalam Al-Qur’an, sekaligus membentuk karakter Qur’ani santri. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran Al-Qur’an berbasis nilai-nilai Qur’ani dan karakter, serta menjadi referensi bagi lembaga pendidikan agama Islam dalam merancang program pendampingan yang efektif.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendampingan guru ngaji dalam meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an pada santri di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) As-As’adah. Secara empirik, Guru Ngaji memiliki fungsi sebagai subjek yang menjadi fasilitator dalam membentuk murid yang memiliki kompetensi membaca al-Qur’an yang baik dan benar. Bahkan, dalam mode yang lebih dari itu adalah murid yang mampu mengambil pemahaman dari al-Qur’an secara baik. Program pendampingan dilakukan secara berkelanjutan dan bersifat spiritual, yang menekankan pada pengembangan aspek teknis dan karakter santri melalui pendekatan dialogis dan berbasis nilai-nilai Qur’ani. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung utama keberhasilan pendampingan meliputi keikhlasan dan kesungguhan guru ngaji, serta hubungan emosional yang hangat antara guru dan santri. Sebaliknya, kendala utama meliputi keterbatasan lingkungan dan sumber daya. Pendekatan yang holistik dan kontekstual terbukti mampu memperkuat kemampuan membaca, memahami isi, dan menanamkan nilai-nilai moral dalam Al-Qur’an, sekaligus membentuk karakter Qur’ani santri. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran Al-Qur’an berbasis nilai-nilai Qur’ani dan karakter, serta menjadi referensi bagi lembaga pendidikan agama Islam dalam merancang program pendampingan yang efektif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/349</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i1.349</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 32-49</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 32-49</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/349/207</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/355</identifier>
				<datestamp>2025-10-13T05:11:41Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Pencegahan Perundungan melalui Pola Asuh Demokratis pada Siswa Sekolah Dasar Negeri </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Pencegahan Perundungan melalui Pola Asuh Demokratis pada Siswa Sekolah Dasar Negeri </dc:title>
	<dc:creator>Adi Suwarno, Suparjo</dc:creator>
	<dc:creator>Munir, Misbahul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">bullying, pola asuh demokratis, pencegahan,</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Perundungan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pola Asuh Demokratis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kasus perundungan di lingkungan sekolah dasar masih menjadi persoalan serius yang berdampak pada psikologis dan sosial peserta didik. Program pengabdian ini bertujuan untuk mencegah perilaku bullying melalui penguatan pola asuh demokratis di kalangan orang tua siswa SDN Trebungan. Pendekatan yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang menitikberatkan pada pemetaan dan mobilisasi aset sosial, manusia, dan kelembagaan sebagai kekuatan lokal dalam pencegahan bullying. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu Discovery, Dream, Design &amp;amp; Mobilization, dan Destiny. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman orang tua tentang pola asuh demokratis, terbentuknya Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah, serta lahirnya Pakta Integritas Keluarga dan Sekolah Anti-Bullying sebagai bentuk komitmen bersama. Program ini juga berhasil membentuk 15 Peer Educator Orang Tua sebagai duta keberlanjutan dan menjadikan pencegahan bullying sebagai bagian dari budaya sekolah. Melalui pelembagaan prinsip komunikasi asertif, empati, dan resolusi konflik restoratif, SDN Trebungan bertransformasi menjadi lingkungan belajar yang lebih aman, suportif, dan berkarakter.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kasus perundungan di lingkungan sekolah dasar masih menjadi persoalan serius yang berdampak pada psikologis dan sosial peserta didik. Program pengabdian ini bertujuan untuk mencegah perilaku bullying melalui penguatan pola asuh demokratis di kalangan orang tua siswa SDN Trebungan. Pendekatan yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang menitikberatkan pada pemetaan dan mobilisasi aset sosial, manusia, dan kelembagaan sebagai kekuatan lokal dalam pencegahan bullying. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu Discovery, Dream, Design &amp;amp; Mobilization, dan Destiny. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman orang tua tentang pola asuh demokratis, terbentuknya Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah, serta lahirnya Pakta Integritas Keluarga dan Sekolah Anti-Bullying sebagai bentuk komitmen bersama. Program ini juga berhasil membentuk 15 Peer Educator Orang Tua sebagai duta keberlanjutan dan menjadikan pencegahan bullying sebagai bagian dari budaya sekolah. Melalui pelembagaan prinsip komunikasi asertif, empati, dan resolusi konflik restoratif, SDN Trebungan bertransformasi menjadi lingkungan belajar yang lebih aman, suportif, dan berkarakter.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/355</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i1.355</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 50-60</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 50-60</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/355/208</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/357</identifier>
				<datestamp>2025-10-13T18:43:07Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemberdayaan Pembelajaran Fikih Ibadah melalui Penerapan Metode Nazham Safînatun Najâh </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pemberdayaan Pembelajaran Fikih Ibadah melalui Penerapan Metode Nazham Safînatun Najâh </dc:title>
	<dc:creator>Wafi, Ali </dc:creator>
	<dc:creator> Muta'allim, Muta'allim</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Nazham Safînatun Najâh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Fikih Ibadah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Nazham Safînatun Najâh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Fikih Ibadah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Wonokusumo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, dalam meningkatkan pemahaman fikih ibadah melalui penerapan metode Nazham Safînatun Najâh. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya tingkat pendidikan formal dan terbatasnya metode pembelajaran agama yang menarik di kalangan masyarakat pedesaan. Metode nazham dipilih karena memiliki karakteristik unik berupa penyampaian materi dalam bentuk syair berirama, yang memudahkan peserta untuk menghafal dan memahami ajaran fiqh secara praktis. Kegiatan dilaksanakan di Musholla Al-Ma’arif dengan melibatkan tokoh agama, asatidz, mahasiswa, serta masyarakat setempat. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, wawancara, dokumentasi, pelatihan pembelajaran kitab Nazham Safînatun Najâh, serta evaluasi partisipatif terhadap hasil penerapan metode. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa metode nazham efektif dalam meningkatkan minat belajar dan pemahaman masyarakat terhadap fiqh ibadah, terutama dalam hal tata cara wudhu, shalat, dan puasa. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, serta mampu menghafal sebagian besar bait nazham dan menerapkannya dalam praktik ibadah harian. Dampak kegiatan juga terlihat pada penguatan karakter religius, peningkatan literasi keagamaan, serta pelestarian tradisi pesantren di masyarakat. Program ini merekomendasikan penerapan berkelanjutan metode Nazham Safînatun Najâh sebagai model pembelajaran agama berbasis komunitas yang adaptif terhadap konteks sosial budaya pedesaan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Wonokusumo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, dalam meningkatkan pemahaman fikih ibadah melalui penerapan metode Nazham Safînatun Najâh. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya tingkat pendidikan formal dan terbatasnya metode pembelajaran agama yang menarik di kalangan masyarakat pedesaan. Metode nazham dipilih karena memiliki karakteristik unik berupa penyampaian materi dalam bentuk syair berirama, yang memudahkan peserta untuk menghafal dan memahami ajaran fiqh secara praktis. Kegiatan dilaksanakan di Musholla Al-Ma’arif dengan melibatkan tokoh agama, asatidz, mahasiswa, serta masyarakat setempat. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, wawancara, dokumentasi, pelatihan pembelajaran kitab Nazham Safînatun Najâh, serta evaluasi partisipatif terhadap hasil penerapan metode. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa metode nazham efektif dalam meningkatkan minat belajar dan pemahaman masyarakat terhadap fiqh ibadah, terutama dalam hal tata cara wudhu, shalat, dan puasa. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, serta mampu menghafal sebagian besar bait nazham dan menerapkannya dalam praktik ibadah harian. Dampak kegiatan juga terlihat pada penguatan karakter religius, peningkatan literasi keagamaan, serta pelestarian tradisi pesantren di masyarakat. Program ini merekomendasikan penerapan berkelanjutan metode Nazham Safînatun Najâh sebagai model pembelajaran agama berbasis komunitas yang adaptif terhadap konteks sosial budaya pedesaan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/357</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i1.357</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 61-79</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 61-79</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/357/210</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/358</identifier>
				<datestamp>2025-10-15T05:07:11Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Sosialisasi Edukatif dalam Menumbuhkan Kepekaan Sosial dan Sikap Toleran Anak </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Sosialisasi Edukatif dalam Menumbuhkan Kepekaan Sosial dan Sikap Toleran Anak </dc:title>
	<dc:creator>Arifin, Zainal </dc:creator>
	<dc:creator>Susanti, Desi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kepekaan sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">sikap toleran anak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kepekaan sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">sikap toleran anak</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepekaan sosial anak dalam menumbuhkan sikap toleran melalui sosialisasi dan edukasi berbasis nilai-nilai lokal di Kabupaten Bondowoso. Fenomena menurunnya empati, rendahnya kemampuan anak dalam berinteraksi sosial, serta meningkatnya sikap individualistik menjadi dasar perlunya kegiatan ini. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Approach melalui empat tahap utama, yaitu: analisis kebutuhan, sosialisasi dan edukasi, implementasi pendampingan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan di SD dan TPQ mitra dengan melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tiga aspek utama: (1) aspek kognitif, berupa pemahaman anak terhadap pentingnya kepekaan sosial dan nilai toleransi; (2) aspek afektif, melalui tumbuhnya rasa empati, saling menghargai, dan kepedulian terhadap teman; serta (3) aspek psikomotorik, yang tercermin dari perilaku sosial positif seperti bekerja sama, berbagi, dan menghormati perbedaan. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk lingkungan pendidikan yang inklusif dan humanis. Kegiatan ini berimplikasi pada pentingnya penerapan pendidikan sosial-emosional berbasis nilai lokal sebagai strategi penguatan karakter anak di Bondowoso</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepekaan sosial anak dalam menumbuhkan sikap toleran melalui sosialisasi dan edukasi berbasis nilai-nilai lokal di Kabupaten Bondowoso. Fenomena menurunnya empati, rendahnya kemampuan anak dalam berinteraksi sosial, serta meningkatnya sikap individualistik menjadi dasar perlunya kegiatan ini. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Approach melalui empat tahap utama, yaitu: analisis kebutuhan, sosialisasi dan edukasi, implementasi pendampingan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan di SD dan TPQ mitra dengan melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tiga aspek utama: (1) aspek kognitif, berupa pemahaman anak terhadap pentingnya kepekaan sosial dan nilai toleransi; (2) aspek afektif, melalui tumbuhnya rasa empati, saling menghargai, dan kepedulian terhadap teman; serta (3) aspek psikomotorik, yang tercermin dari perilaku sosial positif seperti bekerja sama, berbagi, dan menghormati perbedaan. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk lingkungan pendidikan yang inklusif dan humanis. Kegiatan ini berimplikasi pada pentingnya penerapan pendidikan sosial-emosional berbasis nilai lokal sebagai strategi penguatan karakter anak di Bondowoso</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/358</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i1.358</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 80-92</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 80-92</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/358/211</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/358</identifier>
				<datestamp>2025-10-15T14:31:46Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/361</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:44:52Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/361</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:32:51Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Lingkungan melalui Program Pengabdian Multidomain Berbasis Eko-Karetan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Lingkungan melalui Program Pengabdian Multidomain Berbasis Eko-Karetan</dc:title>
	<dc:creator>Erlangga, Muhammad </dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuningsih, Riris </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Edukatif dan Partisipatif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Edukatif dan Partisipatif</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Desa Karetan memiliki potensi besar sebagai desa ramah lingkungan. Namun, masih ditemukan permasalahan berupa pengelolaan sampah yang belum efektif serta rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. Fokus pemberdayaan diarahkan pada peningkatan kesadaran lingkungan melalui program Eco Karetan berupa kerja bakti, edukasi sampah, serta pembuatan plang informasi tentang lamanya sampah terurai. Strategi utama yang digunakan dalam program kerja Eco Karetan adalah kombinasi dari pendekatan edukatif dan partisipatif. Seluruh program kerja yang dilaksanakan mulai dari bidang lingkungan, pendidikan, keagamaan, kesehatan, hingga ekonomi berhasil mencapai tujuan yang telah direncanakan. Program Eco Karetan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong. Pembuatan buku saku Majmu’ Al-Aurod mempermudah jamaah Muslimat dan Fatayat dalam melaksanakan kegiatan keagamaan secara tertib dan seragam. Seminar moderasi beragama memperkuat pemahaman siswa dan guru tentang pentingnya toleransi dan sikap moderat dalam kehidupan beragama. Secara keseluruhan, program ini tidak hanya menghasilkan output berupa produk dan kegiatan, tetapi juga menciptakan perubahan perilaku, peningkatan kapasitas, dan penguatan budaya positif di masyarakat. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat setempat.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Desa Karetan memiliki potensi besar sebagai desa ramah lingkungan. Namun, masih ditemukan permasalahan berupa pengelolaan sampah yang belum efektif serta rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. Fokus pemberdayaan diarahkan pada peningkatan kesadaran lingkungan melalui program Eco Karetan berupa kerja bakti, edukasi sampah, serta pembuatan plang informasi tentang lamanya sampah terurai. Strategi utama yang digunakan dalam program kerja Eco Karetan adalah kombinasi dari pendekatan edukatif dan partisipatif. Seluruh program kerja yang dilaksanakan mulai dari bidang lingkungan, pendidikan, keagamaan, kesehatan, hingga ekonomi berhasil mencapai tujuan yang telah direncanakan. Program Eco Karetan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong. Pembuatan buku saku Majmu’ Al-Aurod mempermudah jamaah Muslimat dan Fatayat dalam melaksanakan kegiatan keagamaan secara tertib dan seragam. Seminar moderasi beragama memperkuat pemahaman siswa dan guru tentang pentingnya toleransi dan sikap moderat dalam kehidupan beragama. Secara keseluruhan, program ini tidak hanya menghasilkan output berupa produk dan kegiatan, tetapi juga menciptakan perubahan perilaku, peningkatan kapasitas, dan penguatan budaya positif di masyarakat. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat setempat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/361</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i2.361</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 119-137</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 119-137</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/361/224</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/371</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:33:10Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peningkatan Strategi Pemasaran Syariah Dan Gerakan Sadar Halal Pada Masyarakat Pelaku UMKM</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Peningkatan Strategi Pemasaran Syariah Dan Gerakan Sadar Halal Pada Masyarakat Pelaku UMKM</dc:title>
	<dc:creator>Ridho, Zainur</dc:creator>
	<dc:creator>Siti Aisyah</dc:creator>
	<dc:creator>Inayah Swasti Ratih</dc:creator>
	<dc:creator>Nuriawati</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pemasaran Syariah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sadar Halal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Jamur Tiram</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemasaran Syariah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sadar Halal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Jamur Tiram</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM Mahkota Jamur dalam menerapkan strategi pemasaran syariah dan gerakan sadar halal guna memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang melibatkan empat tahapan kegiatan, yaitu: persiapan, pelatihan, pendampingan lanjutan, dan evaluasi. Materi pengabdian meliputi pelatihan etika pemasaran syariah, manajemen promosi halal, serta pendampingan proses sertifikasi halal bekerja sama dengan LPPOM MUI dan Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mulai menerapkan strategi pemasaran digital berbasis nilai-nilai Islam melalui media sosial dengan promosi yang jujur, transparan, dan beretika. Selain itu, upaya pendaftaran sertifikasi halal mulai dilakukan untuk memperkuat citra dan kepercayaan konsumen. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan omzet, reputasi, serta kepercayaan konsumen terhadap produk jamur tiram. Penerapan integrasi antara pemasaran syariah dan kesadaran halal terbukti memperkuat nilai keberkahan dan keberlanjutan usaha. Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan pembentukan Komunitas UMKM Halal Pajarakan sebagai wadah penguatan dan pendampingan berkelanjutan bagi pelaku UMKM di wilayah tersebut.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM Mahkota Jamur dalam menerapkan strategi pemasaran syariah dan gerakan sadar halal guna memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang melibatkan empat tahapan kegiatan, yaitu: persiapan, pelatihan, pendampingan lanjutan, dan evaluasi. Materi pengabdian meliputi pelatihan etika pemasaran syariah, manajemen promosi halal, serta pendampingan proses sertifikasi halal bekerja sama dengan LPPOM MUI dan Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mulai menerapkan strategi pemasaran digital berbasis nilai-nilai Islam melalui media sosial dengan promosi yang jujur, transparan, dan beretika. Selain itu, upaya pendaftaran sertifikasi halal mulai dilakukan untuk memperkuat citra dan kepercayaan konsumen. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan omzet, reputasi, serta kepercayaan konsumen terhadap produk jamur tiram. Penerapan integrasi antara pemasaran syariah dan kesadaran halal terbukti memperkuat nilai keberkahan dan keberlanjutan usaha. Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan pembentukan Komunitas UMKM Halal Pajarakan sebagai wadah penguatan dan pendampingan berkelanjutan bagi pelaku UMKM di wilayah tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/371</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i3.371</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 3 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 167-180</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 3 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 167-180</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/371/227</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/372</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:43:00Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/372</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:32:51Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Peningkatan Pemasaran Digital untuk Mengembangkan Usaha Sakinah Frozen Food</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Peningkatan Pemasaran Digital untuk Mengembangkan Usaha Sakinah Frozen Food</dc:title>
	<dc:creator>Widad, Romzatul </dc:creator>
	<dc:creator>Faizah, Maulida Ghina </dc:creator>
	<dc:creator>Lestari, Dewi Citra Ayu </dc:creator>
	<dc:creator>Nabila, Izzatin </dc:creator>
	<dc:creator>Jannah, Fatimah tul Horayyah </dc:creator>
	<dc:creator>Maufiroh, Wasilatul </dc:creator>
	<dc:creator>Hasanah, Usmiatul </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemasaran Digital</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Media Sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">UMKM</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pemasaran Digital</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Media Sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">UMKM</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sakinah Frozen Food merupakan salah satu usaha mikro yang menjual aneka makanan beku seperti nugget, bakso, dan sosis.Meskipun memiliki kualitas produk yang baik dan permintaan pasar lokal yang stabil, mitra menghadapi tantangan dalam hal perluasan jangkauan pemasaran. Pemasaran yang dilakukan masih dengan cara yang lama, seperti penjualan langsung dan promosi dari mulut ke mulut, sehingga tidak mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin digital. Di sisi lain, perkembangan teknologi komunikasi telah membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk menjangkau konsumen lebih luas melalui media sosial. Akan tetapi mitra belum memiliki keterampilan yang memadai dalam menggunakan media digital secara efektif.Bentuk pengabdian yang dilaksanakan adalah program pendampingan intensif untuk meningkatkan kemampuan pemasaran digital mitra. Pendampingan difokuskan pada penggunaan tiga saluran digital yang paling relevan dan mudah diakses, yaitu Instagram, WhatsApp Business, dan Facebook Page dan Tiktok. Kegiatan mencakup pendampingan teknis pembuatan akun bisnis, pengelolaan konten promosi baik foto produk, caption menarik, dan jadwal posting, strategi komunikasi pelanggan melalui WhatsApp, serta peningkatan jangkauan melalui fitur promosi dan interaksi yang disediakan oleh Instagram, Tiktok dan Facebook.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan signifikan dalam pengelolaan media sosial, pemahaman strategi digital marketing, dan volume pesanan harian.Kesimpulannya, pendampingan ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas pemasaran digital mitra dengan pendekatan yang sederhana namun tepat guna.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Sakinah Frozen Food merupakan salah satu usaha mikro yang menjual aneka makanan beku seperti nugget, bakso, dan sosis.Meskipun memiliki kualitas produk yang baik dan permintaan pasar lokal yang stabil, mitra menghadapi tantangan dalam hal perluasan jangkauan pemasaran. Pemasaran yang dilakukan masih dengan cara yang lama, seperti penjualan langsung dan promosi dari mulut ke mulut, sehingga tidak mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin digital. Di sisi lain, perkembangan teknologi komunikasi telah membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk menjangkau konsumen lebih luas melalui media sosial. Akan tetapi mitra belum memiliki keterampilan yang memadai dalam menggunakan media digital secara efektif.Bentuk pengabdian yang dilaksanakan adalah program pendampingan intensif untuk meningkatkan kemampuan pemasaran digital mitra. Pendampingan difokuskan pada penggunaan tiga saluran digital yang paling relevan dan mudah diakses, yaitu Instagram, WhatsApp Business, dan Facebook Page dan Tiktok. Kegiatan mencakup pendampingan teknis pembuatan akun bisnis, pengelolaan konten promosi baik foto produk, caption menarik, dan jadwal posting, strategi komunikasi pelanggan melalui WhatsApp, serta peningkatan jangkauan melalui fitur promosi dan interaksi yang disediakan oleh Instagram, Tiktok dan Facebook.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan signifikan dalam pengelolaan media sosial, pemahaman strategi digital marketing, dan volume pesanan harian.Kesimpulannya, pendampingan ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas pemasaran digital mitra dengan pendekatan yang sederhana namun tepat guna.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/372</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i2.372</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 93-102</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 93-102</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/372/222</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/419</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:32:51Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Membaca Kitab Fathul Qorib dalam Pengembangan Literasi Fikih Santri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pendampingan Membaca Kitab Fathul Qorib dalam Pengembangan Literasi Fikih Santri</dc:title>
	<dc:creator>Ulum, Moh. </dc:creator>
	<dc:creator>Khaer, Abu </dc:creator>
	<dc:creator>Kamal, Musthofa </dc:creator>
	<dc:creator>Potabuga, Fajar Diansa </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Literasi Fikih</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Fathul Qorib </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kitab Kuning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Literasi Fikih</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Fathul Qorib </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kitab Kuning</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pondok Pesantren Mambaul Ulum merupakan lembaha pendidikan Islam yang memadukan sistem pembelajaran khas pesantren dengan kurikulum madrasah diniyah. Salah satu fokus dalam kurikulum madrasah diniyah adalah pembelajaran fikih melalui kitab Fathul Qorib yang merupakan rujukan dalam memahami dasar-dasar hukum Islam. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan berbagai kendala, terutama rendahnya kemampuan santri dalam membaca dan memahami teks berbahasa Arab klasik. Kondisi tersebut disebabkan oleh minimnya penguasaan terhadap ilmu alat seperti nahwu dan sharaf yang seharusnya menjadi dasar dalam memahami struktur kalimat dan makna terminologi fikih. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) saat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca kitab fikih dasar dan pemahaman hukum Islam santri madrasah diniyah melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan aplikatif. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu (1) koordinasi dan pemetaan kebutuhan santri, (2) pelaksanaan klinik baca kitab dalam kelompok kecil, dan (3) penyelenggaraan forum diskusi serta simulasi penerapan hukum fikih. Pendekatan yang digunakan menekankan penguasaan teks dan pengembangan berpikir kritis melalui metode seperti presentasi, studi kasus dan role play. Sebagai hasil yang diharapkan, santri mampu memahami teks fikih secara lebih baik, mengaitkan isi kitab dengan kehidupan sosial, serta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan membaca kitab melalui hasil tes, refleksi mingguan dan evaluasi dari tim pelaksana bersama pengurus madrasah.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pondok Pesantren Mambaul Ulum merupakan lembaha pendidikan Islam yang memadukan sistem pembelajaran khas pesantren dengan kurikulum madrasah diniyah. Salah satu fokus dalam kurikulum madrasah diniyah adalah pembelajaran fikih melalui kitab Fathul Qorib yang merupakan rujukan dalam memahami dasar-dasar hukum Islam. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan berbagai kendala, terutama rendahnya kemampuan santri dalam membaca dan memahami teks berbahasa Arab klasik. Kondisi tersebut disebabkan oleh minimnya penguasaan terhadap ilmu alat seperti nahwu dan sharaf yang seharusnya menjadi dasar dalam memahami struktur kalimat dan makna terminologi fikih. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) saat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca kitab fikih dasar dan pemahaman hukum Islam santri madrasah diniyah melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan aplikatif. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu (1) koordinasi dan pemetaan kebutuhan santri, (2) pelaksanaan klinik baca kitab dalam kelompok kecil, dan (3) penyelenggaraan forum diskusi serta simulasi penerapan hukum fikih. Pendekatan yang digunakan menekankan penguasaan teks dan pengembangan berpikir kritis melalui metode seperti presentasi, studi kasus dan role play. Sebagai hasil yang diharapkan, santri mampu memahami teks fikih secara lebih baik, mengaitkan isi kitab dengan kehidupan sosial, serta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan membaca kitab melalui hasil tes, refleksi mingguan dan evaluasi dari tim pelaksana bersama pengurus madrasah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/419</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.59106/salwatuna.v5i2.419</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol. 5 No. 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 154-166</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat; Vol 5 No 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat; 154-166</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>2797-2429</dc:source>
	<dc:source>10.59106/salwatuna.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/salwatuna/article/view/419/226</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.localhost:article/419</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T13:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>salwatuna:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
